Momen Bersejarah, Kronologi 20 Oktober Diperingati Jadi Hari Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Yasinta Rahmawati

Senin, 20 Oktober 2025 | 17:29 WIB
Momen Bersejarah, Kronologi 20 Oktober Diperingati Jadi Hari Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden
Pelantikan Presiden RI Prabowo Subianto/Kemhan.go.id

Suara.com - Hari ini Senin 20 Oktober 2025, tepat satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Berdasarkan hasil survei lembaga terpercaya, publik puas dengan kinerja mereka.

Publik memberikan penilaian apa adanya dengan skala bervariasi tergantung lembaga surveinya, hasil rata-rata merasa puas di awal pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Terlepas dari potret publik yang puas dengan kinerja pemerintahan yang dipimpin Prabowo Subianto saat ini, tahukah Anda bahwa setiap 5 tahun, tanggal 20 Oktober diperingati sebagai hari pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia?

Kalau kembali pada beberapa puluh tahun ke belakang, pelantikan presiden itu tidak selalu berada di tanggal maupun bulan yang sama (20 Oktober). Pernah juga Maret, Mei, Juli.

Berdasarkan penelusuran berbagai sumber, pelantikan Presiden setiap tanggal 20 Oktober itu ternyata memiliki perjalanan panjang, mulai era Soekarno sampai Prabowo Subianto.

Daripada penasaran, berikut penjelasan singkat tentang kronologi setiap tanggal 20 Oktober diperingati sebagai hari pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Kronologi dan Sejarah Panjang Peringatan Pelantikan Presiden 20 Oktober

Kalau melihat masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia, 20 Oktober bukan ditetapkan sebagai tanggal pelantikan awal.

Pasca Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2025, Ir Soekarno dan Drs Mohammad Hatta tidak serta merta menjadi Presiden serta Wakil Presiden.

baca juga

Melainkan, pihak Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang menunjuk Bung Karno sebagai Presiden RI pertama, diikuti Bung Hatta untuk menempati posisi Wakil Presiden RI pertama.

Dengan kata lain, penetapan Bung Karno dan Bung Hatta sebagai Presiden serta Wapres pertama RI telah melalui sidang PPKI pada 18 Agustus 1945, bersamaan dengan penetapan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Saat awal berdiri, RI mengalami gejolak politik yang luar biasa. Salah satunya mengenai masa jabatan pemimpin. Ketika Ir Soekarno menjabat sebagai Presiden pertama RI, tidak ada pembatasan masa jabatan.

Hal tersebut yang menyebabkan Soekarno maupun Soeharto punya masa jabatan panjang. Padahal, ketentuan waktu jabatan Presiden serta Wakil Presiden sudah diatur pada pasal 7 UUD 1945 yakni 5 tahun.

Namun, ketentuan tersebut seolah tidak diindahkan. Praktik yang terjadi di lapangan malah berkebalikan dengan pasal tersebut, Presiden yang sama dipilih lagi terus-menerus. Contohnya Presiden Soekarno dan Soeharto terpilih lebih dari dua kali masa jabatan.

Seiring berjalannya waktu, mulai muncul aspirasi politik yang menghendaki adanya masa kekuasaan Presiden dikurangi. Akhirnya, sampai sekarang tetap berpegang pada pasal UUD 1945.

Hasil amandemen menegaskan, masa jabatan Presiden 5 tahun, bisa dipilih kembali menduduki jabatan untuk satu kali masa jabatan atau sebatas dua periode saja.

Terkait tanggal dan bulan pelantikan Presiden beserta wakilnya, awalnya tidak 20 Oktober. Terselip kronologi panjang hingga ditetapkannya tanggal tersebut.

Berawal dari Presiden Soeharto mengucap sumpah jabatan pada 27 Maret 1968 untuk berkuasa 5 tahun. Setelah itu, kembali dilantik pada 27 Maret 1973 dan 1978. Selanjutnya begitu terus setiap 5 tahun sekali Presiden RI ke-2 mengucap sumpahnya.

Kebiasaan mengucap janji pada 27 Maret, mulai berubah pada tahun 1983. Saat itu, Presiden Soeharto dan wakilnya mempercepat waktu pengucapan sumpah tepatnya pada 11 Maret 1983.

Dari situlah muncul kebiasaan baru, Presiden dan Wapres yang dipilih oleh MPR akan mengucap sumpah setiap 11 Maret. Tanggal kembali berubah, ketika BJ Habibie sebagai Wapres menggantikan Presiden Soeharto yang mengundurkan diri, tepatnya pada 21 Mei 1998.

Masih tanggal yang sama, akhirnya BJ Habibie mengucap sumpah jabatan sebagai Presiden RI. Lagi-lagi, prahara politik kembali terjadi hingga pelantikan Presiden baru tidak sampai 21 Mei 2003.

Pada tahun 1999, pertanggungjawaban Presiden BJ Habibie ditolak oleh MPR. Sehingga mewajibkan ada pemilihan untuk Presiden dan Wapres yang dilakukan MPR.

Lalu, terpilih Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarno Putri untuk menggantikan BJ Habibie. Mereka dilantik sebagai Presiden RI ke-4 dan Wapres ke-8 pada 20 Oktober 1999.

Dari situlah, awal mula rutinitas pengucapan sumpah jabatan pada 20 Oktober bermula. Meskipun Presiden RI ke-5 Megawati sempat dilantik pada 23 Juli 2001 menggantikan Abdurrahman Wahid.

Namun setelahnya, karena ada pemilihan langsung oleh rakyat, bukan lagi MPR, setiap 20 Oktober diperingati sebagai hari pelantikan Presiden RI, terhitung mulai Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo hingga Prabowo Subianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggal 20 Oktober Hari Apa? Ini Fakta Menarik yang Jarang Diketahui

Tanggal 20 Oktober Hari Apa? Ini Fakta Menarik yang Jarang Diketahui

Lifestyle | Senin, 20 Oktober 2025 | 10:09 WIB

Karya Didit Hediprasetyo Putra Prabowo, dari Paris Fashion Week hingga Dekorasi Pelantikan Presiden

Karya Didit Hediprasetyo Putra Prabowo, dari Paris Fashion Week hingga Dekorasi Pelantikan Presiden

Lifestyle | Minggu, 20 Oktober 2024 | 17:10 WIB

Bersandingan dengan Gibran Rakabuming, Raut Wajah Ma'ruf Amin Dinilai Mewakili Publik: Mimpi Buruk Indonesia

Bersandingan dengan Gibran Rakabuming, Raut Wajah Ma'ruf Amin Dinilai Mewakili Publik: Mimpi Buruk Indonesia

Entertainment | Minggu, 20 Oktober 2024 | 14:39 WIB

Terkini

Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo

Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:15 WIB

4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik

4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:05 WIB

Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen

Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen

Surakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:03 WIB

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:02 WIB

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:00 WIB

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:56 WIB

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:52 WIB

BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP

BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:51 WIB

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:40 WIB

Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel

Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:38 WIB

×