- Isu perselingkuhan selebgram Julia Prastini alias Jule sedang ramai dibicarakan.
- Isu ini muncul setelah foto-foto yang diduga Jule bersama pria lain beredar.
- Menurut psikologi ada beberapa penyebab mengapa orang berselingkuh padahal sudah menikah.
Suara.com - Isu perselingkuhan selebgram Julia Prastini alias Jule sedang ramai dibicarakan. Isu ini muncul setelah foto-foto yang diduga Jule bersama pria lain beredar.
Jule sendiri belum angkat suara terkait isu perselingkuhan yang menyeret namanya. Sementara itu, sang suami, Na Daehoon, sudah membuat klarifikasi lewat media sosial.
Suami Jule mengabarkan kondisi dirinya dan anak-anak, sekaligus meminta maaf jika masalah rumah tangganya membuat banyak orang merasa sedih dan khawatir.
"Saya baik-baik saja dan kuat, terutama demi anak-anak," tulis Daehoon dikutip pada Rabu, 22 Oktober 2025.
Pria berkewarganegaraan asal Korea Selatan itu juga meminta agar orang-orang tidak membahas masalah ini di depan anak-anak.
Ia pun berencana rehat sejenak dari media sosial guna menjaga kesehatan mentalnya.
Dari kasus Jule ini, ada beberapa alasan kenapa orang berselingkuh meski sudah menikah. Berikut 7 alasan utama menurut psikologi melansir dari laman Your Tango.

1. Depresi dan kesehatan mental yang rentan
Orang yang sedang depresi atau cemas sering merasa membutuhkan pelarian. Berselingkuh bisa menjadi cara mereka merasa dicintai dan bahagia, walau hanya sebentar.
2. Merasa putus asa dan tidak akan bahagia lagi
Ada yang terjebak dalam perselingkuhan karena merasa hidupnya sudah hancur dan tidak ada harapan. Pasangan selingkuh membuat mereka merasa hidup lagi, meski cuma sementara.
3. Tidak bahagia dalam pernikahan dan bingung cara memperbaiki
Meski sudah coba terapi atau kencan romantis, kadang pernikahan tetap terasa tidak bahagia. Mereka lalu mencari orang lain untuk memenuhi kebutuhan emosional.
4. Merasa kesepian dan ditinggalkan secara emosional
Suami atau istri yang sibuk dan tidak perhatian bikin pasangan merasa sendirian. Bertemu orang yang mau mendengar dan peduli bisa menjadi salah satu pelarian.
5. Melupakan rasa sakit karena trauma
Saat mengalami masa sulit atau trauma, ada yang mencari pelarian lewat hubungan lain agar bisa merasakan sesuatu selain sakit.
6. Merasa didengar dan dipahami setelah lama diabaikan
Seringnya, perselingkuhan dimulai dari pertemanan yang mendalam di luar rumah. Merasa didengar dan dipahami bikin mereka jatuh cinta dan terjebak.
7. Sulit melepaskan karena merasa butuh
Meski sadar perselingkuhan salah, rasa kecanduan akan perhatian dan keintiman membuat mereka susah berhenti dan sering kembali ke pola yang sama.
Simpulannya, perselingkuhan bukan hanya tentang fisik, tetapi lebih kepada kebutuhan emosional dan pencarian harapan hidup. Meski demikian, tindakan ini tidak dapat dibenarkan.
Sayangnya, karena merasa sangat bergantung pada hubungan tersebut untuk bertahan, banyak orang terjebak dalam siklus yang justru memperburuk masalah yang mereka hadapi.