Beda Pendidikan Menkeu Purbaya vs Dedi Mulyadi, Adu Argumen APBD Jabar Rp4,1 Triliun

Farah Nabilla

Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:06 WIB
Beda Pendidikan Menkeu Purbaya vs Dedi Mulyadi, Adu Argumen APBD Jabar Rp4,1 Triliun
Menkeu Purbaya, Gubernur Jabar KDM [kolase]

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) tengah menjadi sorotan karena adu argumen.

Isu krusialnya adalah terkait dugaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat senilai lebih dari Rp4,17 triliun yang disebut-sebut "mengendap" di perbankan dalam bentuk deposito.

Ketegangan itu tak hanya menjadi perdebatan soal angka dan data, tetapi juga menyoroti latar belakang pendidikan keduanya. Simak beda pendidikan Menkeu Purbaya dan KDM yang tengah beradu argumen soal APBD Jabar berikut ini.

Pendidikan Menkeu Purbaya

Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan yang baru. [Dok. Antara]
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan yang baru. [Dok. Antara]

Meski kini menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa tidak memulai perjalanannya sebagai seorang ekonom murni. Dia justru mendapat gelar sarjana dari ranah teknik.

Purbaya meraih gelar Sarjana dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan jurusan Teknik Elektro. Latar belakang sebagai insinyur ini disebut sebagai salah satu keunggulannya karena memberikan kerangka berpikir yang logis, terstruktur, dan berbasis data.

Setelahnya, Purbaya punya ketertarikan dalam bidang ekonomi yang diwujudkannya dengan menempuh pendidikan tinggi di Amerika Serikat. Tak tanggung-tanggung, Purbaya berhasil meraih dua gelar bergengsi sekaligus dari Purdue University, Indiana yakni Master of Science (M.S.) dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) di bidang Ekonomi.

Kombinasi langka antara ilmu teknik yang presisi dan ilmu ekonomi yang strategis ini menjadikan Purbaya sebagai seorang teknokrat yang komplet. Diketahui Purbaya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025 lalu untuk menggantikan Sri Mulyani.

Pendidikan Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi  (Dok: DPR)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Dok: DPR)

Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) hadir dengan jejak pendidikan yang kental dengan aktivisme dan kebijakan publik. KDM menyelesaikan pendidikan dasarnya di SD Negeri Sukabati Subang pada tahun 1978-1984.

Selanjutnya, dia melanjutkan ke SMP Negeri 1 Kalijati Subang pada tahun 1984-1987. Pendidikan menengah atas Dedi tempuh di SMA Negeri Purwadadi Subang pada tahun 1987-1990.

baca juga

Usai menyelesaikan pendidikan menengah, Dedi Mulyadi sempat bekerja dan aktif di berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan sebelum akhirnya masuk ke perguruan tinggi. Pada tahun 1995, Dedi memulai pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Purnawarman Purwakarta. Dia pun lulus pada tahun 1999 dengan gelar Sarjana Hukum (S.H.).

Fokus studinya pada hukum membentuk pemahaman KDM tentang regulasi, sistem pemerintahan yang efektif, dan keadilan. Selama kuliah, dia aktif berorganisasi, bahkan pernah menjabat Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Purwakarta.

Untuk memperkuat kapasitas manajerialnya sebagai pemimpin daerah, Dedi Mulyadi kemudian melanjutkan ke jenjang magister dan meraih gelar di bidang Magister Manajemen dari Universitas Widyatama, Bandung, pada tahun 2021. Dedi Mulyadi diketahui resmi menjabat Gubernur Jabar sejak 20 Februari 2025, usai memenangkan Pilkada Jabar 2024.

Purbaya vs KDM: Adu Data dan Transparansi APBD Jabar

Purbaya Yudhi Sadewa yang kini jadi Menteri Keuangan (Menkeu)
Purbaya Yudhi Sadewa yang kini jadi Menteri Keuangan (Menkeu)

Pemicu adu argumen ini adalah pernyataan Menkeu Purbaya bahwa total dana daerah yang mengendap di perbankan mencapai Rp234 triliun. Secara spesifik, Pemprov Jabar berada di urutan kelima penyimpan dana tertinggi dengan angka Rp4,17 triliun, di bawah Provinsi Jakarta (Rp14,6 triliun).

Purbaya menegaskan data ini bersumber langsung dari Bank Indonesia (BI), bank sentral yang menerima laporan rutin dari perbankan. "Tanya saja ke Bank Sentral. Itu kan data dari sana," ujar Purbaya menanggapi tantangan KDM yang ingin sang Menkeu mengumumkan temuannya secara transparan.

Selain itu Purbaya menepis tudingan bahwa dirinya menuding langsung Pemprov Jawa Barat. Dia mengatakan, data mengenai dana APBD yang mengendap di bank sebelumnya pun telah disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disuruh Prabowo Pindahkan Uang Korupsi Rp 13,2 T, Purbaya: LPDP Uangnya Masih Kebanyakan

Disuruh Prabowo Pindahkan Uang Korupsi Rp 13,2 T, Purbaya: LPDP Uangnya Masih Kebanyakan

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 19:40 WIB

Baru Sebulan Lebih Jabat Menkeu, Purbaya Dianggap Berkinerja Baik, Apa Rahasianya?

Baru Sebulan Lebih Jabat Menkeu, Purbaya Dianggap Berkinerja Baik, Apa Rahasianya?

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 19:15 WIB

Menkeu Purbaya Ungkap Nasib Insentif Mobil, Singgung Kesiapan Industri Otomotif

Menkeu Purbaya Ungkap Nasib Insentif Mobil, Singgung Kesiapan Industri Otomotif

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 19:01 WIB

Ditantang Dedi Mulyadi, Menkeu Purbaya: Mungkin Anak Buahnya Ngibulin Dia

Ditantang Dedi Mulyadi, Menkeu Purbaya: Mungkin Anak Buahnya Ngibulin Dia

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:39 WIB

Terkini

9 Jam Melawan Maut di Masalembo, Cerita 5 ABK KM Virgo Bertahan Hidup Berbekal Tabung Elpiji Kosong

9 Jam Melawan Maut di Masalembo, Cerita 5 ABK KM Virgo Bertahan Hidup Berbekal Tabung Elpiji Kosong

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:31 WIB

Trik Dapatkan Tiket VIP ZAP Fest Lewat Promo Top Up Saldo BRI

Trik Dapatkan Tiket VIP ZAP Fest Lewat Promo Top Up Saldo BRI

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 15:30 WIB

Belajar Tidak Menilai Orang dari Luarnya lewat Novel Senior

Belajar Tidak Menilai Orang dari Luarnya lewat Novel Senior

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 15:30 WIB

Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara

Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:28 WIB

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:27 WIB

Amanda Rigby Blasteran Mana? Ternyata Statusnya WNA

Amanda Rigby Blasteran Mana? Ternyata Statusnya WNA

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 15:22 WIB

Dicopot dari Menkeu, Dirjen Bea Cukai Bantah Ada Konflik Internal dengan Purbaya

Dicopot dari Menkeu, Dirjen Bea Cukai Bantah Ada Konflik Internal dengan Purbaya

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 15:20 WIB

Manfaatkan Potongan Harga Belanja Harian dari BRI JCB Platinum

Manfaatkan Potongan Harga Belanja Harian dari BRI JCB Platinum

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 15:19 WIB

Amerika Serikat Tunda Aturan Baru Pembatasan Visa Pelajar dan Jurnalis Asing

Amerika Serikat Tunda Aturan Baru Pembatasan Visa Pelajar dan Jurnalis Asing

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:17 WIB

Danantara Mau Genggam Saham BEI 40%, Keluarkan Dana Rp517,5 Miliar

Danantara Mau Genggam Saham BEI 40%, Keluarkan Dana Rp517,5 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 15:16 WIB

×