Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

HSBC Indonesia Sebut Suntikan Dana Rp200 Triliun Ala Menkeu Purbaya Belum Ngefek

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:08 WIB
HSBC Indonesia Sebut Suntikan Dana Rp200 Triliun Ala Menkeu Purbaya Belum Ngefek
International Wealth and Premier Banking Director at HSBC Indonesia, Lanny Hendra, di Gedung WTC, Selasa (21/10/2025). [Suara.com/Rina]
  • Suntikan dana Rp200 triliun ke sejumlah perbankan ala Menkeu Purbaya dinilai belum ngefek.
  • HSBC Indonesia menilai dampak kebijakan fiskal masif ini terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia belum dapat terlihat.
  • Meskipun likuiditas di pasar perbankan meningkat, HSBC menyatakan tidak merasakan dampak langsung berupa persaingan ketat, misalnya dalam perang suku bunga.

Suara.com - Kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyuntikkan dana sebesar Rp200 triliun dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke sejumlah bank BUMN menuai respons dari sektor perbankan.

PT HSBC Indonesia menilai bahwa dampak kebijakan fiskal masif ini terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia belum dapat terlihat dalam waktu singkat dan masih perlu dimonitor secara ketat.

International Wealth and Premier Banking Director HSBC Indonesia, Lanny Hendra, menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan kebijakan yang bertujuan untuk memperkuat likuiditas perbankan dan mendorong penyaluran kredit produktif tersebut.

"Saat ini kita terus monitor, maksudnya kan banyak juga kalau melihat kebijakan-kebijakan yang baru, dan ini akan perlu waktu ya untuk progresnya," kata Lanny di WTC, Selasa (21/10/2025).

Lanny Hendra mengakui bahwa penempatan dana sebesar Rp200 triliun tersebut secara langsung telah meningkatkan likuiditas perbankan. Indikasi awal terlihat dari pergerakan data penarikan giro. Ia optimis peningkatan kredit, yang menjadi tujuan utama kebijakan ini, akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Sekarang kan banyak yang melihat datanya itu, karena penempatan dana ke uang-uang itu, jadi mulai banyak penarikan dari Giro itu," ujarnya.

Meskipun likuiditas di pasar perbankan meningkat, HSBC menyatakan tidak merasakan dampak langsung berupa persaingan ketat, misalnya dalam perang suku bunga.

"Kalau kita (HSBC) cukup stabil. Kita juga udah ada di pasar ini cukup lama, jadi kita sih tidak melihat ada tiba-tiba naik turun gitu, kondisi kita cukup stabil dan progresif," jelas Lanny.

Sebagai informasi, injeksi dana segar Rp200 triliun tersebut disalurkan pada 12 September lalu kepada lima bank, yaitu Bank Mandiri, BNI, dan BRI yang masing-masing menerima Rp55 triliun, BTN sebesar Rp25 triliun, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp10 triliun. Menkeu Purbaya bahkan berencana menyuntikkan tambahan Rp70 triliun lagi, dengan fokus penempatan ke Bank Pembangunan Daerah (BPD) seperti Bank Jatim, Bank Jakarta, dan BJB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dedi Mulyadi Tantang Purbaya Soal Dana APBD Rp4,17 Triliun Parkir di Bank

Dedi Mulyadi Tantang Purbaya Soal Dana APBD Rp4,17 Triliun Parkir di Bank

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 16:42 WIB

Prabowo Wajibkan Menteri Pakai Mobil Maung, Pindad Belum Siap Produksi?

Prabowo Wajibkan Menteri Pakai Mobil Maung, Pindad Belum Siap Produksi?

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 16:10 WIB

China Sindir Menkeu Purbaya Soal Emoh Bayar Utang Whoosh: Untung Tak Cuma Soal Angka!

China Sindir Menkeu Purbaya Soal Emoh Bayar Utang Whoosh: Untung Tak Cuma Soal Angka!

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 15:11 WIB

Terkini

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 23:33 WIB

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:51 WIB

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:49 WIB

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:43 WIB

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:25 WIB

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:17 WIB

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB