Turis di Bali Dilarang Menyentuh Monyet Liar, Ini Alasannya

Yasinta Rahmawati

Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:34 WIB
Turis di Bali Dilarang Menyentuh Monyet Liar, Ini Alasannya
Ilustrasi monyet - (Pixabay/da-holledauer)

Suara.com - Para wisatawan yang berlibur ke Bali kini diingatkan untuk tidak menyentuh monyet liar, terutama saat mengunjungi tempat wisata populer seperti Sangeh Monkey Forest. Imbauan ini disampaikan setelah meningkatnya kasus kontak langsung antara turis dan hewan yang berpotensi menularkan rabies.

Mengutip dari The Bali Sun (21/10/2025), pengelola Alas Pala Sangeh Monkey Forest baru-baru ini memasang papan peringatan baru di berbagai titik kawasan wisata.

Papan berwarna hijau itu bertuliskan dalam bahasa Inggris, "Please Don’t Touch the Monkeys", dan versi bahasa Indonesianya, "Dilarang Menyentuh Monyet".

Papan peringatan ini sengaja ditempatkan di area yang mudah terlihat, termasuk di sepanjang jalan raya dan trotoar di depan hutan. Tujuannya, agar wisatawan yang melintas tanpa masuk melalui pintu utama tetap menyadari larangan tersebut.

Menurut I.B. Gede Pujawan, Kepala Pengelolaan Pariwisata Sangeh Monkey Forest, pihaknya memasang tanda-tanda itu untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

Ia menegaskan bahwa monyet di kawasan tersebut hidup liar dan tidak boleh disentuh, sama seperti yang berlaku di Uluwatu dan tempat wisata serupa lainnya di Bali.

Ilustrasi monyet. (Pixabay/seth0s)
Ilustrasi monyet. (Pixabay/seth0s)

"Kadang turis tidak sengaja berhenti di pinggir jalan untuk melihat monyet tanpa lewat gerbang utama. Di area timur hutan yang langsung berbatasan dengan jalan umum, memang sulit untuk kami awasi," ujarnya kepada The Bali Sun (21/10/2025).

Hutan Sangeh sendiri memiliki luas sekitar 14 hektare dan dihuni oleh beberapa kelompok monyet ekor panjang. Karena itu, satwa-satwa ini bebas keluar-masuk area hutan, bahkan kadang muncul di area pemukiman atau jalan raya sekitar.

Meski petugas selalu memberikan pengarahan sebelum wisatawan masuk kawasan wisata, masih ada saja turis yang mengabaikan aturan.

baca juga

"Beberapa wisatawan tetap nekat mendekat, memotret terlalu dekat, bahkan mencoba menyentuh monyet," kata Pujawan.

Akibatnya, pengelola mencatat lebih dari 20 kasus kontak langsung antara turis dan monyet sejak Januari hingga September 2025. Sebagian besar berupa cakaran ringan, namun ada juga beberapa kasus gigitan.

"Kalau cakaran ringan masih bisa diobati dengan protokol vaksin anti-rabies biasa. Tapi kalau gigitan, apalagi di bagian leher atau kepala, langsung kami bawa ke pusat rabies terdekat," jelasnya.

Beruntung, pengelola mendapatkan dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Badung. Setiap wisatawan yang terluka mendapat vaksin anti-rabies (VAR) dan serum secara gratis di pusat kesehatan yang telah ditunjuk.

Selain risiko rabies, perilaku menyentuh atau memberi makan monyet juga dianggap mengganggu keseimbangan ekosistem. Hewan-hewan tersebut bisa menjadi agresif jika terbiasa berinteraksi dengan manusia atau menerima makanan dari turis.

Karena itu, pengelola juga melarang wisatawan membawa tas plastik yang bisa menarik perhatian monyet, menatap mata monyet terlalu lama (karena dianggap sebagai bentuk tantangan), memberi makan hewan, dan merokok di area hutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibunuh di Toilet Masjid, Modus Keji Pelaku Sodomi Anak di Majalengka: Dibujuk Ini saat Main Sepeda!

Dibunuh di Toilet Masjid, Modus Keji Pelaku Sodomi Anak di Majalengka: Dibujuk Ini saat Main Sepeda!

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 15:06 WIB

Tragedi Udayana: Mahasiswa Tewas Lompat dari Lantai 4, Chat Olok-olok BEM Viral Jadi Sorotan

Tragedi Udayana: Mahasiswa Tewas Lompat dari Lantai 4, Chat Olok-olok BEM Viral Jadi Sorotan

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 12:37 WIB

Bali Jadi Tuan Rumah Kompetisi Robotik Internasional untuk Generasi Muda

Bali Jadi Tuan Rumah Kompetisi Robotik Internasional untuk Generasi Muda

Foto | Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:23 WIB

Terkini

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit

Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?

Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega

8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga

Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga

Jogja | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Kolaborasi Motul dan Von Dutch Rayakan Budaya Kustom Lewat Kampanye Lifestyle Otomotif

Kolaborasi Motul dan Von Dutch Rayakan Budaya Kustom Lewat Kampanye Lifestyle Otomotif

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:25 WIB

×