Tragedi Udayana: Mahasiswa Tewas Lompat dari Lantai 4, Chat Olok-olok BEM Viral Jadi Sorotan

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 22 Oktober 2025 | 12:37 WIB
Tragedi Udayana: Mahasiswa Tewas Lompat dari Lantai 4, Chat Olok-olok BEM Viral Jadi Sorotan
Ilustrasi universitas udayana (unud) (tangkapan layar/ist)
  • Kematian mahasiswa Universitas Udayana, Timothy Anugerah Saputera, memicu kontroversi luas akibat viralnya percakapan nirempati dari sesama mahasiswa
  • Pihak universitas dan kepolisian menyatakan percakapan tersebut bukan penyebab langsung kematian Timothy, namun sanksi tegas tetap diberikan
  • Kasus ini menyoroti masalah serius terkait kegagalan pendidikan karakter, relasi kuasa dalam organisasi mahasiswa

Suara.com - Kematian tragis seorang mahasiswa Universitas Udayana, Timothy Anugerah Saputera (22), yang diduga melompat dari lantai empat gedung FISIP pada Rabu (15/10), membuka kotak pandora persoalan empati dan dugaan perundungan di lingkungan kampus. Kasus ini meledak di media sosial bukan hanya karena peristiwa jatuhnya, tetapi juga karena viralnya percakapan nirempati di grup WhatsApp yang justru datang dari sesama mahasiswa, termasuk anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

Alih-alih menunjukkan simpati, isi percakapan di grup tersebut justru berisi olok-olok terhadap Timothy yang saat itu tengah kritis. Obrolan yang tersebar luas ini sontak memicu amarah warganet dan mengarahkan sorotan tajam pada budaya perundungan di perguruan tinggi.

Menanggapi kegaduhan tersebut, pihak Universitas Udayana merilis pernyataan resmi pada Jumat (17/10). Pihak kampus mengklaim bahwa percakapan tak berempati itu terjadi setelah Timothy meninggal dunia.

"Dengan demikian, ucapan nirempati yang beredar di media sosial tidak berkaitan atau menjadi penyebab mendiang menjatuhkan diri dari lantai atas gedung FISIP," demikian bunyi salah satu poin pernyataan tersebut sebagaimana diwartakan BBC Indonesia, Rabu (22/10/2025).

Meski begitu, pihak universitas tetap menjatuhkan sanksi. Sejumlah anggota himpunan mahasiswa dan BEM yang terlibat dalam percakapan viral itu diberhentikan dari jabatannya, sementara enam mahasiswa FISIP lainnya diganjar sanksi nilai D selama satu semester.

Kronologi dan Penyelidikan yang Penuh Kejanggalan

Peristiwa nahas ini bermula pada Rabu (15/10) sekitar pukul 08.30 WITA. Saksi mata menyebut Timothy, yang mengenakan kemeja putih, terlihat panik di lantai empat sebelum melepas sepatu dan melompat. Ia sempat dilarikan ke RSUP Prof. Ngoerah namun nyawanya tak tertolong.

Sehari setelahnya, obrolan yang mengolok-olok Timothy viral dan isu perundungan mencuat. Keluarga yang tak terima dengan simpang siur informasi, termasuk soal lokasi jatuh dan CCTV yang disebut tak berfungsi, akhirnya membuat laporan ke polisi pada 18 Oktober. Ayah Timothy, Lukas Triana Putra, menuntut pengusutan tuntas untuk mengungkap penyebab pasti kematian anaknya.

Pihak kepolisian telah memeriksa 19 saksi. Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Laksmi Trisnadewi, pada 20 Oktober menyatakan kecil kemungkinan Timothy menjadi korban perundungan. “Jadi dari kesaksian rekan-rekannya, mereka segan karena korban ini orangnya pintar dan berbicara sangat berbobot. Karena korban ini berprinsip, bukan tipe yang akan gampang dibully seperti itu,” ucap Laksmi.

Namun, kejanggalan muncul terkait CCTV. Polisi awalnya menyebut kamera di lantai empat tidak berfungsi, tetapi Ketua Unit Komunikasi Publik Universitas Udayana, Ni Nyoman Dewi Pascarani, membantahnya dan mengatakan CCTV berfungsi baik, hanya saja posisi Timothy berada di titik buta (blindspot).

Pakar Soroti Relasi Kuasa BEM dan Kegagalan Pendidikan Karakter

Keterlibatan anggota BEM dalam percakapan nirempati ini menjadi sorotan khusus. Psikolog dari Universitas Atma Jaya, Eunike Sri Tyas Suci, menjelaskan bahwa mahasiswa yang berada di organisasi seperti BEM cenderung merasa memiliki otoritas lebih.

Menurutnya, jika tidak disadari, posisi ini potensial membuat mereka menjadi pelaku perundungan. “Organisasi ini seharusnya menjadi wadah untuk para mahasiswanya berkembang dan berpikir kritis. Bukan menjadikan mereka punya kuasa,” kata Tyas. Ia menambahkan, “Karena sangat mungkin juga justru mereka berpikir sebaliknya, BEM adalah tempat mereka mempunyai kuasa itu untuk mengatur orang lain, untuk melihat dengan perspektif mereka sendiri.”

Pandangan serupa diungkapkan sosiolog dari Universitas Indonesia, Ida Ruwaida Noor. Ia menyebut fenomena ini mencerminkan "kegagalan" institusi pendidikan dalam membangun karakter dan menanamkan nilai kemanusiaan. Menurutnya, status dan jabatan di BEM tidak menjamin kepribadian positif.

“Kecuali sejak awal, ada mekanisme seleksi yang mampu mendeteksi hal tersebut. Selain juga di organisasi sejak awal sudah dibangun Kode Etik yang harus dipatuhi seluruh warga organisasi. Salah satunya nol toleransi pada berbagai bentuk kekerasan, termasuk bullying,” ucap Ida.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Suami di Aceh Ceraikan Istri 2 Hari Jelang Dilantik PPPK, Baju Dinas Dibeli dari Jual Cabai

Viral! Suami di Aceh Ceraikan Istri 2 Hari Jelang Dilantik PPPK, Baju Dinas Dibeli dari Jual Cabai

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 12:28 WIB

Viral Cerai Jelang Pelantikan PPPK, Berapa Gaji Suami Melda Safitri?

Viral Cerai Jelang Pelantikan PPPK, Berapa Gaji Suami Melda Safitri?

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 09:33 WIB

Melda Safitri Diceraikan Suami Jelang Pelantikan PPPK: Sudah Temani Berjuang dari Nol

Melda Safitri Diceraikan Suami Jelang Pelantikan PPPK: Sudah Temani Berjuang dari Nol

Lifestyle | Rabu, 22 Oktober 2025 | 08:53 WIB

Murid SMP Kena Bully Gegara Salah Kirim Stiker, Menteri PPPA Soroti Kondisi Korban

Murid SMP Kena Bully Gegara Salah Kirim Stiker, Menteri PPPA Soroti Kondisi Korban

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 08:04 WIB

Viral Guru Tanya Hukum Makan Sisa MBG Untuk Siswa yang Tidak Masuk, Halal atau Haram?

Viral Guru Tanya Hukum Makan Sisa MBG Untuk Siswa yang Tidak Masuk, Halal atau Haram?

Entertainment | Rabu, 22 Oktober 2025 | 07:45 WIB

Jeritan Hati Wanita yang Dilarang Menikah Ibunya Sendiri, Terhalang Tembok yang Tinggi!

Jeritan Hati Wanita yang Dilarang Menikah Ibunya Sendiri, Terhalang Tembok yang Tinggi!

Entertainment | Rabu, 22 Oktober 2025 | 08:00 WIB

Ditandu hingga Lakukan Prosesi Basuh Kaki, Video 'Pangeran' Gibran Tuai Perbincangan Netizen

Ditandu hingga Lakukan Prosesi Basuh Kaki, Video 'Pangeran' Gibran Tuai Perbincangan Netizen

Tekno | Selasa, 21 Oktober 2025 | 17:00 WIB

Terkini

Bongkar SDB Milik Rizal Bea Cukai di Medan, KPK Sita Logam Mulia hingga Valas Senilai Rp2 Miliar!

Bongkar SDB Milik Rizal Bea Cukai di Medan, KPK Sita Logam Mulia hingga Valas Senilai Rp2 Miliar!

News | Rabu, 22 April 2026 | 08:19 WIB

Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang

Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:53 WIB

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:44 WIB

Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta

Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:05 WIB

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

News | Selasa, 21 April 2026 | 22:11 WIB

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:42 WIB

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:25 WIB

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:02 WIB

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:58 WIB