Ulat di Menu MBG SMAN 1 Kamal Diklaim Bisa Dikonsumsi: Benarkah?

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 30 Oktober 2025 | 13:21 WIB
Ulat di Menu MBG SMAN 1 Kamal Diklaim Bisa Dikonsumsi: Benarkah?
Ulat di menu MBG di SMAN 1 Kamal, Bangkalan, Jawa Timur (Instagram)
baca 10 detik
  • Dua ekor ulat ditemukan dalam porsi sayur daun singkong program MBG di SMAN 1 Kamal, Bangkalan, dan langsung ditindak oleh pihak sekolah.

  • Kepala SPPG Gili Timur, Diandra Dieva Pertiwi, menyatakan bahwa ulat tersebut adalah jenis Samia Cynthia Ricini yang secara teknis aman dikonsumsi dan tinggi protein.

  • Pernyataan tersebut memicu kontroversi di media sosial, dengan warganet mempertanyakan standar kebersihan dan menolak normalisasi kontaminasi dalam makanan sekolah.

Suara.com - Dua ekor ulat ditemukan dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Kamal, Bangkalan, Jawa Timur. Pihak SPPG menyatakan bahwa ulat tersebut aman dikonsumsi karena merupakan jenis yang hidup alami di daun singkong.

Kasus ini terjadi pada Senin, 27 Oktober 2025, ketika salah satu porsi MBG yang disajikan kepada siswa SMAN 1 Kamal ditemukan mengandung dua ekor ulat mati di dalam sayur daun singkong.

Foto temuan tersebut sempat beredar di grup WhatsApp dan dikonfirmasi oleh Kepala SMAN 1 Kamal, Mohammad Sairi, yang menyebut bahwa hanya satu porsi makanan yang terkontaminasi dan tidak sempat dikonsumsi.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gili Timur, Diandra Dieva Pertiwi, memberikan klarifikasi bahwa ulat tersebut merupakan jenis Samia Cynthia Ricini, yaitu ulat yang biasa hidup di batang atau daun singkong.

Diandra menyebut bahwa jenis ulat ini dapat dikonsumsi dan memiliki kandungan protein tinggi. Meski begitu, ia mengakui adanya kelalaian dalam proses penyajian dan menegaskan bahwa evaluasi akan dilakukan untuk meningkatkan pengawasan dapur MBG.

Namun, pernyataan dari Diandra justru memicu reaksi kontra dari warganet, seperti yang terlihat dalam postingan akun X @nuicemedia pada Kamis (30/10/2025).

Akun X tersebut mengunggah tangkapan layar sebuah berita mengenai kasus temuan ulat di menu MBG di SMAN 1 Kamal, Bangkalan, Jawa Timur.

"Emang bener ada ulat atau larva serangga yang bisa dimakan, tapi nggak di menu MBG juga. Bener tinggi protein tapi nggak semua orang toleran sama protein serangga, yang ada badan langsung nolak karena dikira zat berbahaya dan berujung alergi," komentar seorang warganet kesal.

"Itu namanya kontaminasi. Ulat sebagai pangan dengan tingkat protein tinggi silakan dimakan, tapi bukan berarti makanan yang dicap steril dari proses boleh ada ulat dan dibilang itu protein. Heran, yang begini aja dinormalisasi mulu," imbuh warganet lainnya.

baca juga

"Udah kontaminasi jelas begini masih dibilang aman untuk dikonsumsi? Gws deh lu pada," sindir warganet lainnya.

Benarkah Ulat di Dalam Menu MBG di Atas Bisa Dikonsumsi?

Ulat Samia Cynthia Ricini merupakan salah satu jenis ulat sutra. Nama lain dari ulat ini adalah Eri Slikworm atau ulat sutra eri India.

Berdasarkan penelitian 2020 di jurnal internasional pusat penelitian Mesir, ulat Samia cynthia ricini memang dapat dikonsumsi dan sudah dilakukan sejak puluhan tahun lalu, terutama oleh suku Bodo di Assam, India.

Oleh suku Bodo, ulat Samia cynthia ricini dimakan karena rasanya yang khas. Rasa tersebut berasal dari kandungan lemaknya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulat ini memiliki beberapa nutrisi penting, seperti protein, lemak, karbohidrat, mineral dan kalori yang tinggi yakni 430,19 kkal.

Meski begitu, peneliti tetap menyarankan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut terkait serangga yang dapat dikonsumsi untuk mengevaluasi kandungan nutrisi secara keseluruhan.

Terlebih, studi lain pernah menemukan adanya kandungan logam berat pada serangga yang diteliti.

"Oleh karena itu, setiap serangga yang dapat dimakan harus menjalani penelitian yang tepat untuk mengevaluasi kandungan mineralnya yang melibatkan unsur-unsur toksik juga," tandas Kushal Choudhury, salah satu peneliti dalam jurnalnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Sebut Rp10 Ribu Cukup untuk Menu MBG Ayam dan Telur: Presiden Sendiri yang Hitung

BGN Sebut Rp10 Ribu Cukup untuk Menu MBG Ayam dan Telur: Presiden Sendiri yang Hitung

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 15:58 WIB

BGN Sebut Presiden Sudah Hitung Sendiri: Menu MBG Rp 10 Ribu Bisa Pakai Ayam dan Telur

BGN Sebut Presiden Sudah Hitung Sendiri: Menu MBG Rp 10 Ribu Bisa Pakai Ayam dan Telur

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 14:54 WIB

Menu MBG di SMPN 281 dan SMAN 62 Jaktim Dikeluhkan, Telur Mentah dan Sayur Beraroma Tidak Sedap

Menu MBG di SMPN 281 dan SMAN 62 Jaktim Dikeluhkan, Telur Mentah dan Sayur Beraroma Tidak Sedap

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 10:27 WIB

Terkini

Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun

Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:01 WIB

4 Chemical Sunscreen Tanpa Pewangi Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Sensitif

4 Chemical Sunscreen Tanpa Pewangi Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro

Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Duaaarrr! Ranjau Bom Selat Hormuz Meledak Membakar 4 Tanker

Duaaarrr! Ranjau Bom Selat Hormuz Meledak Membakar 4 Tanker

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:56 WIB

KPK Geledah 6 Perusahaan Terafiliasi PT Djarum, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

KPK Geledah 6 Perusahaan Terafiliasi PT Djarum, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Gagal Salip Kendaraan, Pengendara Motor Terjun Bebas dari Jembatan Layang Pesing Daan Mogot

Gagal Salip Kendaraan, Pengendara Motor Terjun Bebas dari Jembatan Layang Pesing Daan Mogot

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik

Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bocoran iPhone Air 2 Terbaru: Layar 120Hz, Kamera Ganda 48MP, dan Chipset 2nm

Bocoran iPhone Air 2 Terbaru: Layar 120Hz, Kamera Ganda 48MP, dan Chipset 2nm

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Muncul Kode RAMA Jatah Duit untuk Menteri, KPK Jelaskan Alasan Tak Pernah Periksa Agus Andrianto

Muncul Kode RAMA Jatah Duit untuk Menteri, KPK Jelaskan Alasan Tak Pernah Periksa Agus Andrianto

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:36 WIB

×