- Sinar UV dapat membuat sel kulit bereaksi dengan memproduksi melanin.
- Produksi melanin bisa terganggu sehingga menimbulkan flek hitam saat terkena sinar matahari berlebihan.
- Pola makan sehat dari buah dan sayur tertentu bisa membantu mencegah hiperpigmentasi.
Suara.com - Sinar matahari bisa menjadi musuh besar bagi kulit. Sinar UV dapat membuat sel kulit bereaksi dengan memproduksi melanin atau pigmen pelindung yang menyerap sinar UV untuk melawan paparan sinar matahari.
Namun, jika terkena sinar matahari secara berlebihan, produksi melanin bisa terganggu sehingga menimbulkan flek hitam dan membuat warna kulit tampak tidak merata.
Masalah ini juga diperburuk oleh produksi radikal bebas, molekul tidak stabil yang dapat mengoksidasi sel-sel kulit dan merusak proses alami seperti pembentukan melanin.
Melansir dari Reborn pada Selasa, 11 November 2025, pola makan sehat dari buah dan sayur tertentu bisa membantu mencegah hiperpigmentasi dan menjaga kulit cerah.

1. Makanan kaya vitamin C
Contoh: jeruk, kiwi, stroberi, tomat, paprika, selada air
Vitamin C berperan penting dalam pembentukan melanin karena dibutuhkan untuk menghasilkan enzim tirosinase yang mengubah tirosin menjadi melanin.
Kekurangan vitamin C bisa mengganggu proses ini dan menyebabkan pigmentasi kulit tidak merata.
Selain itu, vitamin C membantu pembentukan kolagen yang menjadi komponen utama kulit sehingga luka, termasuk bekas jerawat, bisa sembuh tanpa meninggalkan noda hitam.
Baca Juga: 6 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Buah Segar, Bikin Mood Auto Naik
Vitamin C juga berfungsi sebagai pelindung dari stres oksidatif akibat sinar UV dan polusi, membantu mencegah hiperpigmentasi.
2. Makanan kaya karotenoid
Contoh: tomat, wortel, labu, ubi jalar, mangga, aprikot, melon, bayam, kangkung
Karotenoid adalah pigmen alami dalam buah dan sayuran yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.
Kandungan seperti beta-karoten, lutein, dan zeaxanthin dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat UV dengan menyerap sebagian sinar ultraviolet, sehingga mencegah stimulasi berlebih pada produksi melanin.
3. Makanan kaya polifenol