Tren Kecantikan 2026: Kulit Sehat, Regeneratif, dan Minim Downtime Jadi Standar Baru

Vania Rossa

Rabu, 19 November 2025 | 12:57 WIB
Tren Kecantikan 2026: Kulit Sehat, Regeneratif, dan Minim Downtime Jadi Standar Baru
Bincang tren kecantikan 2026. (Suara.com/Clarencia)
baca 10 detik
  • Tahun 2026 menandai pergeseran tren kecantikan menuju perawatan yang lebih regeneratif, alami, dan berfokus pada hasil jangka panjang.
  • Masyarakat semakin memilih treatment non-invasif yang memperbaiki kualitas kulit dari dalam tanpa downtime.
  • Pembukaan klinik kecantikan baru turut memperkuat akses masyarakat terhadap treatment modern yang sesuai dengan arah tren tersebut.

Suara.com - Tren kecantikan 2026 bergerak ke arah yang semakin matang dan berfokus pada kualitas kulit jangka panjang. Alih-alih hanya mengejar tampilan glowing instan, masyarakat kini semakin sadar bahwa kesehatan kulit adalah fondasi utama kecantikan.

Hal ini tercermin dari meningkatnya minat terhadap perawatan yang bersifat regeneratif, non-invasif, serta memberikan hasil yang lebih stabil tanpa waktu pemulihan panjang.

Teknologi kecantikan pun berkembang mengikuti kebutuhan tersebut. Perawatan yang menargetkan lapisan kulit lebih dalam—bukan hanya permukaan—menjadi primadona.

Treatment berbasis growth factor, skin booster canggih, serta teknik lifting tanpa bedah diprediksi semakin populer berkat kemampuannya memperbaiki struktur kulit secara menyeluruh.

Pendekatan preventive and restorative juga makin diminati karena masyarakat mulai melihat skincare dan treatment sebagai investasi jangka panjang.

dr. Astri Dwihartari, dokter kecantikan MS Glow Aesthetic Clinic, menguatkan arah tren ini.

Menurutnya, 2026 akan menjadi era ketika hasil alami dan perbaikan kulit komprehensif menjadi preferensi utama.

“Masyarakat kini cenderung mencari hasil jangka panjang dan kualitas kulit yang terus membaik. Karena itu kami membawa treatment seperti Glow Lift dan Cell Booster untuk memperbaiki struktur kulit secara menyeluruh,” ujarnya.

Selain fokus pada regenerasi, tren kecantikan tahun depan juga ditandai dengan meningkatnya kebutuhan self-care menyambut gaya hidup urban yang makin padat.

baca juga

Konsumen menginginkan perawatan yang efisien, aman, dan memberikan pengalaman relaksasi tanpa mengorbankan hasil.

Karenanya, klinik-klinik kecantikan makin mengembangkan treatment yang time-friendly, serta menyediakan paket personalisasi sesuai tipe dan kondisi kulit masing-masing.

Pada momentum berkembangnya tren tersebut, MS Glow Aesthetic Clinic meresmikan cabang terbarunya di Jl. Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan.

Kehadiran klinik ini sekaligus menegaskan komitmen mereka terhadap tren glowing treatment regeneratif yang kini semakin diminati.

Didirikan oleh pengusaha Shandy Purnamasari di bawah J99 Corp, pembukaan cabang baru yang dihadiri langsung oleh Shandy dan suaminya, Gilang Widya Pramana, ini juga menjadi bagian dari misi mereka memperluas akses perawatan kulit berkualitas.

Pembukaan menjelang akhir tahun dipilih karena kebutuhan self-care masyarakat cenderung meningkat.

Sebagai brand lokal yang tumbuh dari UMKM, MS Glow turut menghadirkan program Sustainaglowity yang menggabungkan kecantikan, keberlanjutan, dan pemberdayaan pelaku usaha kecil.

Tahun ini mereka berkolaborasi dengan UMKM Batik Sailendra dan Akar Wangi untuk menghadirkan merchandise eksklusif yang dibuat oleh pengrajin lokal. Pelanggan dapat memperolehnya melalui minimal transaksi tertentu selama periode grand opening.

“Di MS Glow, kami berupaya menjaga standar pelayanan agar konsisten dan transparan, dengan mengutamakan konsultasi mendalam supaya setiap treatment benar-benar sesuai kebutuhan kulit. Semoga cabang Jakarta Selatan ini menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi siapa pun yang ingin merawat diri. Kami akan terus berinovasi agar pelanggan semakin percaya diri setiap harinya,” tutup Shandy.

(Clarencia Gita Jelita)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajib Tahu! 4 Sunscreen Ampuh Lawan Polusi Urban Bikin Wajah Auto Glowing Tanpa Flek

Wajib Tahu! 4 Sunscreen Ampuh Lawan Polusi Urban Bikin Wajah Auto Glowing Tanpa Flek

Your Say | Minggu, 16 November 2025 | 12:04 WIB

Pentingnya Memilih Klinik Kecantikan yang Terpercaya: Belajar dari Kiprah Widya Esthetic Clinic

Pentingnya Memilih Klinik Kecantikan yang Terpercaya: Belajar dari Kiprah Widya Esthetic Clinic

Lifestyle | Sabtu, 15 November 2025 | 07:56 WIB

Kulit Sehat Bukan Cuma dari Skincare, tapi Juga Gaya Hidup Aktif

Kulit Sehat Bukan Cuma dari Skincare, tapi Juga Gaya Hidup Aktif

Lifestyle | Minggu, 09 November 2025 | 11:26 WIB

Terkini

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Bekaci | Rabu, 16 September 2026 | 09:47 WIB

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

×