Studi Mengungkapkan Bahwa Olahraga di Usia Lanjut Turunkan Risiko Demensia

Ruth Meliana | Suara.com

Minggu, 23 November 2025 | 13:05 WIB
Studi Mengungkapkan Bahwa Olahraga di Usia Lanjut Turunkan Risiko Demensia
Ilustrasi berolahraga (Pexels)

Suara.com - Sebuah penelitian besar dari Amerika Serikat menunjukkan bahwa rutin berolahraga di usia pertengahan hingga lanjut dapat mengurangi risiko demensia hingga 45 persen. Mengutip dari Science Alert (21/11/2025), temuan ini berasal dari Framingham Heart Study, salah satu studi kesehatan jangka panjang paling terkenal di dunia.

Penelitian ini menegaskan kembali pesan klasik para dokter: aktivitas fisik baik untuk otak. Namun lebih dari itu, studi ini juga menjawab sejumlah pertanyaan penting yang selama ini menjadi perdebatan, termasuk apakah olahraga tetap bermanfaat bagi mereka yang memiliki risiko genetik terhadap demensia.

Mengutip Science Alert (21/11/2025), analisis ini mencakup 4.290 peserta dari Framingham Heart Study Offspring Cohort. Program ini dimulai pada 1948, ketika lebih dari 5.000 warga Framingham, Massachusetts, direkrut untuk mempelajari faktor risiko jangka panjang penyakit jantung.

Pada 1971, generasi kedua — anak-anak dan pasangan dari peserta awal — juga ikut serta dan menjalani pemeriksaan rutin setiap empat hingga delapan tahun.

Dalam studi terbaru, peserta memberikan laporan sendiri mengenai tingkat aktivitas fisik mereka, termasuk kegiatan ringan seperti naik tangga hingga olahraga intens. Data tersebut kemudian dianalisis berdasarkan tiga kelompok umur:

  • Usia muda (26–44 tahun) – data diambil pada akhir 1970-an
  • Usia pertengahan (45–64 tahun) – diperiksa pada akhir 1980-an hingga 1990-an
  • Usia lanjut (65+ tahun) – dievaluasi pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an

Para peneliti kemudian mencatat siapa yang mengembangkan demensia dan pada usia berapa diagnosis diberikan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik tertinggi pada usia pertengahan dan lanjut berkaitan dengan penurunan risiko demensia antara 41 hingga 45 persen dibandingkan mereka yang jarang bergerak. Hubungan ini tetap kuat bahkan setelah peneliti menyesuaikan faktor risiko lain, seperti usia, tingkat pendidikan, tekanan darah tinggi, dan diabetes.

Sebaliknya, olahraga di usia muda ternyata tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap risiko demensia di kemudian hari. Para ilmuwan menduga bahwa perubahan biologis yang terkait dengan penuaan — seperti perubahan pembuluh darah otak dan peradangan kronis — mungkin membuat aktivitas fisik pada usia lebih tua justru lebih berperan sebagai pelindung.

Dari seluruh peserta, 13,2 persen (567 orang) akhirnya mengalami demensia. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional Amerika dan beberapa negara lain, kemungkinan karena lamanya masa pemantauan dan kecermatan proses diagnosis.

Salah satu aspek unik studi ini adalah analisis terhadap peran gen APOE ε4, alel yang diketahui meningkatkan risiko Alzheimer. Temuannya mengejutkan:

  • Di usia pertengahan, aktivitas fisik hanya menurunkan risiko demensia pada peserta tanpa alel APOE ε4.
  • Namun di usia lanjut, olahraga memberikan manfaat baik bagi pembawa maupun non-pembawa gen tersebut.

Artinya, meski seseorang memiliki kecenderungan genetik terhadap Alzheimer, tetap ada manfaat besar dari tetap aktif secara fisik saat memasuki usia 65 tahun ke atas.

Para peneliti menilai temuan ini dapat membantu menggambarkan strategi yang lebih tepat sasaran dalam kampanye kesehatan masyarakat, terutama untuk kelompok dengan risiko genetik.

Meski hasilnya kuat, studi ini memiliki beberapa batasan. Aktivitas fisik dilaporkan oleh peserta sendiri, sehingga potensi salah ingat tidak dapat dihindari. Penelitian juga tidak dapat menentukan jenis olahraga apa yang paling efektif.

Selain itu, sebagian besar peserta adalah warga keturunan Eropa dari satu kota yang sama, sehingga generalisasi ke populasi global perlu dilakukan dengan hati-hati.

Kasus demensia pada peserta usia muda pun relatif jarang, sehingga peneliti tidak dapat menarik kesimpulan yang kuat tentang pengaruh olahraga di usia 20–30-an.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aero Sport di Era Liburan Keluarga: Ketika Langit Jadi Ruang Rekreasi Baru

Aero Sport di Era Liburan Keluarga: Ketika Langit Jadi Ruang Rekreasi Baru

Lifestyle | Jum'at, 21 November 2025 | 14:48 WIB

Pagi, Siang, atau Malam: Kapan Waktu Olahraga Terbaik? Cari Tahu yang Paling Tepat Untukmu

Pagi, Siang, atau Malam: Kapan Waktu Olahraga Terbaik? Cari Tahu yang Paling Tepat Untukmu

Your Say | Kamis, 20 November 2025 | 16:56 WIB

7 Rekomendasi Outfit Pilates Hijab yang Nyaman dan Stylish, Harga Terjangkau

7 Rekomendasi Outfit Pilates Hijab yang Nyaman dan Stylish, Harga Terjangkau

Lifestyle | Rabu, 19 November 2025 | 21:28 WIB

Terkini

Nilai TKA SD dan SMP Maksimalnya Berapa? Ini Cara Baca Hasilnya

Nilai TKA SD dan SMP Maksimalnya Berapa? Ini Cara Baca Hasilnya

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:51 WIB

Berapa Durasi Film Pesta Babi yang Tayang Gratis di YouTube?

Berapa Durasi Film Pesta Babi yang Tayang Gratis di YouTube?

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:20 WIB

Kenali Undertone Kulitmu, Ini 5 Cara Mencegah agar Bedak Tidak Flashback di Kamera

Kenali Undertone Kulitmu, Ini 5 Cara Mencegah agar Bedak Tidak Flashback di Kamera

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:05 WIB

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2026

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2026

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:25 WIB

6 Shio Bebas dari Masa Sulit dan Ketiban Hoki Besar di Minggu 24 Mei 2026

6 Shio Bebas dari Masa Sulit dan Ketiban Hoki Besar di Minggu 24 Mei 2026

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:07 WIB

7 Cara Cek Bansos Kemensos yang Mudah dan Akurat 2026, Cek Namamu di Sini!

7 Cara Cek Bansos Kemensos yang Mudah dan Akurat 2026, Cek Namamu di Sini!

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:10 WIB

Bukan Sekadar Olahraga, Footgolf Jadi Cara Baru Cari Sehat Sekaligus Bangun Relasi

Bukan Sekadar Olahraga, Footgolf Jadi Cara Baru Cari Sehat Sekaligus Bangun Relasi

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:08 WIB

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Race Day, Alternatif Adidas Adizero Versi Murah

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Race Day, Alternatif Adidas Adizero Versi Murah

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:05 WIB

5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan

5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:03 WIB

Cara Mudah Cek Penerima Bansos BPNT 2026 Lewat HP, Segera Cair Bulan Ini

Cara Mudah Cek Penerima Bansos BPNT 2026 Lewat HP, Segera Cair Bulan Ini

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:36 WIB