Banjir Sumatera Tidak Ditetapkan sebagai Bencana Nasional, Kenapa? Ini Kata BNPB

Nur Khotimah

Sabtu, 29 November 2025 | 12:58 WIB
Banjir Sumatera Tidak Ditetapkan sebagai Bencana Nasional, Kenapa? Ini Kata BNPB
Kenapa Banjir Sumatera Tidak Ditetapkan Sebagai Bencana Nasional? (bnpb.go.id)

Suara.com - Banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, mulai dari Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat, menyerakkan duka mendalam.

Data BNPB per Jumat (28/11/2025) sore mencatat 174 orang meninggal dunia dan lebih dari 12.500 kepala keluarga terpaksa mengungsi. 

Meski dampaknya besar, pemerintah tidak menetapkan peristiwa ini sebagai bencana nasional.

Karena itu, warga pun juga bertanya-tanya kenapa banjir Sumatera tidak ditetapkan sebagai bencana nasional?

Melalui siaran pers resmi BNPB, Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Suharyanto, menjawab pertanyaan tersebut.

Kenapa Banjir Sumatera Tidak Ditetapkan sebagai Bencana Nasional?

Banjir Sumatera menyebabkan pasokan BBM terganggu. Foto: Warga mengevakuasi keluarganya saat limpahan banjir bandang di kawasan Pasar Baru, Padang, Sumatera Barat, Jumat (28/11/2025). [Antara]
Banjir Sumatera menyebabkan pasokan BBM terganggu. Foto: Warga mengevakuasi keluarganya saat limpahan banjir bandang di kawasan Pasar Baru, Padang, Sumatera Barat, Jumat (28/11/2025). [Antara]

Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Suharyanto menjelaskan bahwa penetapan status bencana nasional tidak hanya melihat jumlah korban atau luas wilayah terdampak.

Ada sejumlah parameter struktural yang menjadi acuan, antara lain:

  • Skala kerusakan absolut di wilayah terdampak
  • Lumpuhnya sistem pemerintahan daerah
  • Terhentinya layanan publik secara menyeluruh
  • Hilangnya kendali koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat

Menurutnya, situasi banjir di Sumatera saat ini belum mencapai ambang tersebut.

Pemerintah daerah di tiga provinsi tersebut masih dapat menjalankan fungsi pemerintahan, mengoordinasikan penanganan darurat, dan mempertahankan akses layanan publik, meski dengan banyak kendala di lapangan.

baca juga

Suharyanto juga menyoroti maraknya unggahan media sosial yang memperlihatkan kondisi mencekam, warga terisolasi, hingga putusnya jaringan komunikasi di beberapa titik.

Menurutnya, narasi tersebut memperkuat persepsi bahwa bencana berada di luar kendali.

Namun setelah tim gabungan turun ke lokasi, kondisi sebagian besar wilayah ternyata lebih terkendali dibanding gambaran awal yang beredar secara viral.

Banyak daerah yang sebelumnya dilaporkan terisolasi kini sudah dapat dijangkau setelah cuaca mulai cerah dan debit air menurun.

Meski mayoritas wilayah sudah menunjukkan pemulihan, Suharyanto menegaskan bahwa Tapanuli Tengah (Tapteng) masih menjadi area dengan kondisi paling kritis.

Tim BNPB menyebutkan bahwa daerah ini mengalami kerusakan terparah, baik dari sisi jumlah korban jiwa maupun kesulitan akses menuju lokasi.

Jalan penghubung antara Tapanuli Utara–Sibolga menjadi titik yang paling menantang untuk dibuka. Namun, upaya pembukaan akses dilakukan secara paralel dengan evakuasi korban serta distribusi logistik bagi warga yang masih membutuhkan.

Cuaca cerah dalam beberapa hari terakhir membantu mempercepat proses evakuasi dan penyaluran bantuan. Tim gabungan akhirnya dapat mencapai sejumlah lokasi yang sebelumnya benar-benar tidak bisa ditembus.

Karena bencana banjir tersebut tidak ditetapkan sebagai bencana nasional. Untuk memahami kenapa banjir Sumatera tidak masuk kategori bencana nasional, Suharyanto mengingatkan kembali bahwa Indonesia jarang menetapkan status tersebut.

Dalam sejarah, hanya dua peristiwa yang ditetapkan sebagai bencana nasional:

  1. Tsunami Aceh 2004, yang melumpuhkan total pemerintah daerah dan infrastruktur publik.
  2. Pandemi Covid-19, yang berdampak nasional dan mengganggu seluruh sendi kehidupan.

Sementara beberapa bencana besar lainnya seperti Gempa Palu, Gempa NTB, hingga Gempa Cianjur juga tidak dinaikkan statusnya menjadi bencana nasional, meski skala kerusakan sangat besar.

Dengan kata lain, penetapan status bencana nasional memiliki batasan yang ketat dan hanya diberlakukan ketika pemerintah daerah benar-benar tidak mampu lagi bekerja.

BNPB menyalurkan logistik darurat, menugaskan personel tambahan, dan mengerahkan alat berat untuk membuka akses jalan di beberapa kabupaten.

BNPB memastikan pemerintah tetap melakukan langkah-langkah percepatan pemulihan, mulai dari pemetaan kerusakan, penanganan korban, hingga persiapan rehabilitasi pasca bencana.

Demikian itu alasan kenapa banjir sumatera tidak ditetapkan sebagai bencana banjir. Dengan mempertimbangkan parameter formal dan kondisi nyata di lapangan, pemerintah menilai bahwa banjir dan longsor di Sumatera saat ini masih bisa ditangani dalam tingkat bencana daerah.

Meski demikian, keterlibatan pemerintah pusat tetap intensif untuk memastikan kebutuhan korban terpenuhi dan proses penanganan berjalan cepat.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta mengikuti arahan resmi dari pemerintah agar penanganan bencana berlangsung efektif dan tidak menimbulkan kepanikan yang tidak perlu.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Jawab Desakan Status Bencana Nasional: Kita Monitor Terus, Bantuan Tak Akan Putus

Prabowo Jawab Desakan Status Bencana Nasional: Kita Monitor Terus, Bantuan Tak Akan Putus

News | Jum'at, 28 November 2025 | 21:51 WIB

Gerak Cepat Athari Gauthi Ardi Terobos Banjir Sumbar, Ribuan Bantuan Disiapkan

Gerak Cepat Athari Gauthi Ardi Terobos Banjir Sumbar, Ribuan Bantuan Disiapkan

News | Jum'at, 28 November 2025 | 20:25 WIB

Video Longsor dan Banjir Bandang Terjang Danau Maninjau, Rumah Hancur dan Jalan Amblas

Video Longsor dan Banjir Bandang Terjang Danau Maninjau, Rumah Hancur dan Jalan Amblas

Video | Sabtu, 29 November 2025 | 07:00 WIB

Terkini

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 12:50 WIB

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

×