Tuntas! Warga dan Relawan Sukses Hijaukan Ratusan Hektare Lahan di Sekitar Sungai Bodri

Rendy Adrikni Sadikin

Rabu, 17 Desember 2025 | 10:00 WIB
Tuntas! Warga dan Relawan Sukses Hijaukan Ratusan Hektare Lahan di Sekitar Sungai Bodri
Sejumlah produk organik yang dihasilkan warga di sekitar DAS Bodri.(Dokumentasi pribadi)
baca 10 detik
  • Momentum ini malah menjadi titik awal untuk cara kerja yang lebih baik demi memelihara ekosistem di DAS Bodri.
  • Program tersebut berhasil merehabilitasi 841 hektare lahan melebihi target, serta menyalurkan dana Rp5,2 miliar kepada 15 mitra.
  • Rencana ke depan mencakup pembentukan Forum Komunikasi DAS Bodri 2026 dengan fokus zonasi rehabilitasi ekologis yang berkelanjutan.

Suara.com - It’s a wrap! Kelompok relawan alam ARUPA bersamuh untuk menutup program Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF SGP) Indonesia Fase 7 di kawasan Sungai Bodri, Jawa Tengah. Acara ini menjadi momen refleksi hasil kerja keras menjaga alam dan ekonomi warga di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bodri.

Dalam acara yang digelar di Quest Hotel Simpang Lima, Semarang, Selasa (16/12/2025) ini, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jateng Harso Susilo, mengingatkan rampungnya tahap ini bukanlah akhir dari segalanya. Momentum ini malah menjadi titik awal untuk cara kerja yang lebih baik demi memelihara ekosistem di DAS Bodri.

"Closing Fase 7 ini merupakan titik awal transisi untuk pengelolaan DAS secara tepat. Tantangan ke depan adalah bagaimana praktik baik, inovasi tata kelola, dan kolaborasi yang sudah terbentuk dapat direplikasi agar pembangunan berkelanjutan (SDGs) benar-benar terwujud tanpa ada yang ditinggalkan," tutur Harso Susilo.

Turut menjadi narasumber dalam diskusi tersebut, Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia Sidi Rana Menggala juga memberikan panduan penting tentang cara menjaga bumi agar tetap sehat di masa depan. Dia memberikan arahan strategis terkait pendekatan sistem kebumian perlu didorong secara bersama-sama oleh multipihak.

"Kita menghadapi krisis planet. Sehingga pendekatan kita harus terkoneksi dalam satu sistem. Keterlibatan kelompok perempuan harus mencapai 50 persen, pemuda 25 persen, masyarakat adat 15 persen, dan kelompok difabel 10 persen. Investasi bukan hanya untuk alam, tetapi untuk kehidupan," terang Sidi Rana Menggala.

Sementara itu, Direktur Eksekutif ARUPA, Edi Suprapto, memberikan pujian setinggi-tingginya kepada warga di lapangan yang telah berjuang bersama. Ia berharap apa yang sudah berjalan bagus bisa dilanjutkan secara mandiri oleh warga desa.

Edi mengatakan, "Kami berterima kasih kepada 15 lembaga mitra, mulai dari kelompok tani-nelayan hingga kelompok perempuan yang telah bekerja sama dengan luar biasa. Kami berpesan agar apa yang sudah dicapai di titik ini dipertahankan dan ditingkatkan secara mandiri oleh komunitas."

Pertemuan ini menjadi ajang bagi banyak pihak untuk membagikan apa saja pencapaian yang sudah berhasil dilakukan. Manajer Program ARUPA untuk GEF SGP Indonesia, Rosikhul Ilmi, memaparkan data mencengangkan. Ya, selama Juni 2023 hingga Desember 2025, program ini berhasil merehabilitasi 841 hektare lahan, padahal targetnya hanya 500 hektare!

Buku yang mengupas soal ekosistem Daerah Aliran Sungai Bodri di Jawa Tengah.(Dokumentasi Pribadi)
Buku yang mengupas soal ekosistem Daerah Aliran Sungai Bodri di Jawa Tengah.(Dokumentasi Pribadi)

Selain itu, terdapat 3.499 hektare lahan yang pengelolaannya ditingkatkan melalui praktik ramah lingkungan, seperti penggunaan pupuk organik dan pembuatan rorak (sedimen trap). Sebanyak Rp5,2 miliar dana telah disalurkan dan dikelola secara akuntabel oleh 15 mitra tingkat tapak untuk menjawab tantangan ekologis, ekonomi, sosial, dan politik yang dihadapi sehari-hari.

Acara ini pun dimeriahkan dengan pameran produk buatan warga serta foto-foto perjalanan program. Cerita dari kelompok ibu-ibu juga menunjukkan perubahan besar, di mana kini kaum perempuan tidak lagi hanya jadi penonton, tapi sudah berani memimpin dan menjadi penggerak utama dalam menjaga lingkungan di sepanjang Sungai Bodri.

Sebagai langkah awal menuju kerja sama yang lebih kompak, pertemuan ini menghasilkan janji tertulis untuk rencana kerja Forum Komunikasi DAS Bodri 2026. Rencananya pun terbagi jelas: bagian atas sungai fokus menanam kembali hutan; bagian tengah fokus jalur hijau dan aturan desa; bagian pantai bakal fokus menanam mangrove serta memasang penahan ombak.

Semangat keberlanjutan ini juga dikunci dengan janji bersama untuk tidak membeda-bedakan peran laki-laki dan perempuan. Janji ini memastikan setiap orang punya hak yang sama untuk berbicara dan mengambil keputusan penting. Dengan dukungan anggaran dari pemerintah daerah, warga di sekitar Sungai Bodri kini siap melanjutkan perjuangan menjaga alam demi kesejahteraan anak cucu mereka nanti.

Sekadar informasi, Sungai Bodri sendiri melintasi empat wilayah kabupaten: Wonosobo, Temanggung, Kendal, dan Semarang. Dengan luas sekitar 652 kilometer persegi, airnya mengalir dari lereng Gunung Prau sampai ke Laut Jawa. Sungai ini sangat penting bagi warga, terutama untuk pengairan sawah dan kebutuhan air waduk di wilayah Kendal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:59 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, Ahmad Luthfi Perketat Perlindungan Lahan Sawah di Jateng

Jaga Ketahanan Pangan, Ahmad Luthfi Perketat Perlindungan Lahan Sawah di Jateng

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:53 WIB

Kemarau Panjang Bikin Waduk Gembong Makin Mengering

Kemarau Panjang Bikin Waduk Gembong Makin Mengering

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 08:00 WIB

Dari Jawa Tengah, MTQ Nasional XXXI Pancarkan Kedamaian dan Pererat Kebersamaan

Dari Jawa Tengah, MTQ Nasional XXXI Pancarkan Kedamaian dan Pererat Kebersamaan

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:17 WIB

Jejak Hubungan Bupati Pemalang dan Ayah Staf KPK, Ada Peran Oknum DPRD Jateng

Jejak Hubungan Bupati Pemalang dan Ayah Staf KPK, Ada Peran Oknum DPRD Jateng

News | Jum'at, 11 September 2026 | 13:58 WIB

Perputaran Ekonomi MTQ Nasional di Jateng Diperkirakan Capai Rp1,2 Triliun

Perputaran Ekonomi MTQ Nasional di Jateng Diperkirakan Capai Rp1,2 Triliun

News | Rabu, 09 September 2026 | 16:30 WIB

Kebakaran TPA Putri Cempo, Baru 1,5 Hektare Berhasil Dipadamkan

Kebakaran TPA Putri Cempo, Baru 1,5 Hektare Berhasil Dipadamkan

Foto | Selasa, 08 September 2026 | 17:20 WIB

Lima Bandara Buka 24 Jam untuk Tampung Penerbangan Terdampak Krakatau

Lima Bandara Buka 24 Jam untuk Tampung Penerbangan Terdampak Krakatau

Foto | Senin, 07 September 2026 | 17:33 WIB

Utamakan Kebersamaan, Ahmad Luthfi Bangun Jawa Tengah Lewat 'Collaborative Government'

Utamakan Kebersamaan, Ahmad Luthfi Bangun Jawa Tengah Lewat 'Collaborative Government'

News | Sabtu, 05 September 2026 | 21:22 WIB

Terkini

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:10 WIB

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 22:08 WIB

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:00 WIB

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:57 WIB

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 21:53 WIB

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:49 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:46 WIB

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

×