- DAS Bodri melintasi empat kabupaten di Jawa Tengah dan merupakan sumber air penting bagi irigasi serta waduk.
- Workshop di Semarang pada 16 Desember 2025 menguatkan Fordas Bodri untuk melanjutkan pelestarian pascaprogram GEF SGP.
- Pengelolaan DAS Bodri berfokus pada tiga pilar utama: tata kelola, rencana kerja strategis wilayah, dan kemandirian ekonomi komunitas.
Pilar kedua diwujudkan lewat rencana kerja strategis spesifik per wilayah. Strategi ini mencakup pemulihan lahan kritis di kawasan hulu, penerapan sabuk hijau di wilayah tengah, hingga restorasi mangrove dan perlindungan pesisir di area hilir. Dengan pendekatan ini, setiap zona mendapatkan penanganan yang sesuai dengan karakteristik ekologisnya.
Nah, keberlanjutan ini semakin paripurna dengan pilar kemandirian ekonomi komunitas. Melalui hilirisasi produk lokal, seperti komoditas kopi dari Tretep, masyarakat dikasih akses meningkatkan nilai tambah ekonomi mereka. Insentif ekonomi diharapkan bisa mendorong masyarakat menjaga dan merawat lingkungan sumber penghidupan mereka.
Melalui kesepakatan ini, Fordas Bodri kini memegang peran sebagai dirigen kolaborasi yang memastikan sinergi antara komunitas, pemerintah, dan sektor swasta. Dengan semangat "Salam Lestari", para pemangku kepentingan berkomitmen agar keberhasilan di Fase 7 ini menjadi fondasi kokoh bagi pengelolaan DAS Bodri yang lebih tangguh di masa depan.
