- Urutan skincare yang benar, meliputi pembersih hingga primer, esensial agar riasan menempel sempurna.
- Langkah wajib dimulai dari pembersih, toner, pelembap, dan tabir surya dengan tekstur ringan sesuai jenis kulit.
- Pemberian waktu jeda yang cukup antar produk skincare penting agar make up tahan lama dan tidak pecah.
Suara.com - Make up yang crack, patchy, atau mudah luntur sering kali bukan salah produk complexion yang digunakan. Faktanya, urutan skincare sebelum make up memegang peran penting agar hasil riasan bisa menempel sempurna dan tidak mudah longsor, terutama di cuaca panas dan lembap seperti di Indonesia.
Banyak orang mengira semakin banyak skincare yang dipakai sebelum make up akan membuat kulit lebih siap. Padahal, salah urutan atau tekstur yang tidak tepat justru bisa membuat foundation cepat geser.
Lalu, bagaimana urutan skincare yang benar sebelum make up agar hasilnya flawless dan tahan lama?
![Ilustrasi meggunakan skincare. [pexels.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/12/10/89369-ilustrasi-meggunakan-skincare-pexelscom.jpg)
1. Cleanser: Pastikan Wajah Benar-benar Bersih
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah membersihkan wajah menggunakan facial wash sesuai jenis kulit. Sisa minyak, debu, dan skincare malam yang masih menempel bisa membuat base make up tidak menempel dengan baik.
Untuk kulit berminyak, pilih cleanser dengan hasil akhir bersih tanpa rasa licin. Sementara pemilik kulit kering sebaiknya menggunakan pembersih dengan kandungan pelembap agar kulit tidak tertarik sebelum make up.
2. Toner: Menyeimbangkan dan Menyiapkan Kulit
Setelah cuci muka, lanjutkan dengan toner. Fungsi toner bukan hanya menyegarkan, tetapi juga membantu menyeimbangkan pH kulit dan membuat skincare selanjutnya lebih mudah menyerap.
Gunakan hydrating toner untuk kulit kering atau normal, sedangkan kulit berminyak bisa memilih toner yang membantu mengontrol sebum. Aplikasikan secukupnya dan tepuk perlahan, jangan digeser berlebihan.
3. Serum (Opsional, Tapi Disarankan)
Serum menjadi langkah opsional, namun sangat membantu jika dipilih dengan tepat. Gunakan serum dengan tekstur ringan seperti gel atau watery agar tidak membuat make up mudah bergeser.
Hindari penggunaan serum terlalu banyak atau yang terlalu oily di pagi hari. Cukup satu sampai dua tetes untuk memberikan hidrasi atau efek glow sehat dari dalam.
4. Moisturizer: Kunci Agar Make Up Tidak Crack
Moisturizer adalah kunci utama agar make up tidak pecah atau menggumpal. Kulit yang terhidrasi dengan baik akan membuat foundation menempel lebih rata dan halus.
Pilih pelembap sesuai jenis kulit. Untuk kulit berminyak pakai yang gel atau water-based moisturizer. Untuk kulit kering:, pakai moisturizer cream ringan dengan cepat meresap. Pastikan pelembap benar-benar menyerap sebelum lanjut ke tahap berikutnya.
5. Sunscreen: Wajib Dipakai Sebelum Make Up
Sunscreen tidak boleh dilewatkan meski akan menggunakan foundation atau cushion. Gunakan sunscreen dengan tekstur ringan dan non-greasy agar tidak membuat make up mudah geser.
Tunggu sekitar 5–10 menit setelah aplikasi sunscreen sebelum lanjut ke make up. Langkah ini penting agar lapisan pelindung kulit sudah set dengan baik.
6. Primer (Jika Diperlukan)
Primer membantu mengunci skincare dan membuat permukaan kulit lebih halus. Untuk kulit berminyak, pilih mattifying primer, sedangkan kulit kering bisa menggunakan hydrating primer.
Gunakan primer secukupnya, terutama di area T-zone atau pori-pori besar. Terlalu banyak primer justru bisa membuat make up menggumpal.
Urutan skincare sebelum make up yang benar dimulai dari cleanser, toner, serum, moisturizer, sunscreen, lalu primer. Kunci agar make up tidak longsor adalah memilih tekstur skincare yang ringan dan memberi waktu jeda sebelum mengaplikasikan produk complexion.
Dengan urutan yang tepat, make up tidak hanya terlihat lebih flawless, tetapi juga bisa bertahan lebih lama tanpa crack atau geser, bahkan saat beraktivitas seharian.