Dari Krisis Usia Petani ke Peluang Baru bagi Anak Muda Indonesia

Chandra Iswinarno

Selasa, 23 Desember 2025 | 19:49 WIB
Dari Krisis Usia Petani ke Peluang Baru bagi Anak Muda Indonesia
Asisten Deputi Pengembangan Kepemudaan Global Kemenpora RI, Esa Sukmawijaya membuka Farmers’ Regeneration Summit di Jakarta, Senin (22/12/2025). Pemotongan buah menandai operasi regenerasi petani bagi anak muda. [Dok]
baca 10 detik
  • FAO dan Kemenpora menjalankan operasi regenerasi petani dengan menyasar pemuda sebagai agripreneur masa depan.
  • Program Petani Keren membekali anak muda dengan modul pertanian modern, teknologi, pasar, dan kewirausahaan.
  • Kolaborasi lintas sektor dan koperasi dinilai krusial untuk keberlanjutan regenerasi petani nasional.

Suara.com - Krisis usia petani mendorong Kemenpora dan FAO menjalankan operasi regenerasi petani nasional. Program Petani Keren menjadi strategi utama untuk menarik anak muda masuk ke sektor pertanian modern.

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia bersama Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) menggelar Farmers’ Regeneration Summit di Jakarta.

Kegiatan ini menjadi puncak pelaksanaan program Petani Keren yang menyasar generasi muda.

Forum ini dirancang untuk memperkuat peran pemuda dalam sistem pertanian berbasis inovasi dan kewirausahaan. Pendekatan ini ditujukan untuk menjawab ketimpangan usia petani di Indonesia.

Terminal Workshop Regenerasi Petani dibuka dengan potong buah bersama pemangku kepentingan dan komunitas cost player. Momentum ini menandai peluncuran modul pembelajaran Petani Keren.

Modul tersebut berbasis usia dan mencakup pemetaan keanekaragaman hayati lokal serta permintaan pasar.

Materi juga membahas pertanian ramah lingkungan, teknologi pertanian, dan pengolahan hasil bernilai tambah.

Sebanyak 100 anak muda berusia 17–35 tahun dari berbagai daerah telah mengikuti pelatihan ini. Sebagian peserta mulai berkembang menjadi agripreneur dan membangun usaha pertanian mandiri.

FAO juga meluncurkan modul adaptasi Youth and United Nations Global Alliance (YUNGA) untuk anak usia 7–17 tahun. Modul ini disesuaikan dengan konteks Indonesia bersama World Food Forum Indonesia.

baca juga

Dalam acara tersebut, FAO menyerahkan policy brief kepada Kemenpora RI sebagai bahan kebijakan.

Data BPS 2023 menunjukkan hampir 80 persen petani Indonesia berusia di atas 40 tahun, sementara setengah pengangguran berasal dari usia 15–29 tahun.

Policy brief menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membuka akses pemuda terhadap lahan, modal, dan teknologi. Penguatan koperasi serta kelembagaan ekonomi juga dinilai krusial.

“Regenerasi petani adalah isu lintas generasi dan lintas sektor. Kementerian Pemuda dan Olahraga percaya bahwa keterlibatan anak muda dalam sektor pertanian, peternakan, dan perikanan harus didorong melalui pendekatan kewirausahaan dan kepemimpinan yang inovatif," Asisten Deputi Pengembangan Kepemudaan Global Kemenpora RI, Esa Sukmawijaya.

" Hal ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional dan upaya untuk mengejar pertumbuhan ekonomi inklusif,” ujarnya.

Selain modul pembelajaran, program Petani Keren mengembangkan model pertanian cerdas, semi-intensif, dan permakultur. Model ini diterapkan di Jakarta dan Lampung sebagai ruang belajar langsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beli Cabai dari Petani Aceh, Rano Karno Pastikan Ketersediaan Pangan Jakarta Aman hingga Januari

Beli Cabai dari Petani Aceh, Rano Karno Pastikan Ketersediaan Pangan Jakarta Aman hingga Januari

News | Senin, 22 Desember 2025 | 15:18 WIB

Mentan Amran Lapor ke Prabowo Petani Mulai Sejahtera

Mentan Amran Lapor ke Prabowo Petani Mulai Sejahtera

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 13:39 WIB

Kuasa Hukum: Banyak Pasal Dipreteli Polisi dalam Kasus Penembakan 5 Petani Bengkulu Selatan

Kuasa Hukum: Banyak Pasal Dipreteli Polisi dalam Kasus Penembakan 5 Petani Bengkulu Selatan

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 17:03 WIB

Terkini

Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari

Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:13 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut

Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:02 WIB

Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna

Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:35 WIB

3 Review Facial Wash Non SLS Wardah, Tidak Bikin Wajah Ketarik  setelah Cuci Muka

3 Review Facial Wash Non SLS Wardah, Tidak Bikin Wajah Ketarik setelah Cuci Muka

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:05 WIB

5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!

5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:20 WIB

Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital

Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:02 WIB

Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?

Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

6 Tips Feng Shui untuk Menjual Rumah, Cepat Laku dengan Harga Tinggi

6 Tips Feng Shui untuk Menjual Rumah, Cepat Laku dengan Harga Tinggi

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:15 WIB

Awas Tertipu, Begini Cara Membedakan Sunscreen Facetology Asli dan Palsu

Awas Tertipu, Begini Cara Membedakan Sunscreen Facetology Asli dan Palsu

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:05 WIB

Bukan Cuma Estetik, Begini Cara Memilih Lantai Rumah yang Awet, Aman, dan Minim Perawatan

Bukan Cuma Estetik, Begini Cara Memilih Lantai Rumah yang Awet, Aman, dan Minim Perawatan

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:51 WIB

×