Hindari Kesalahan! 5 Kandungan Skincare yang Tak Seharusnya Dipadukan

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Senin, 05 Januari 2026 | 14:37 WIB
Hindari Kesalahan! 5 Kandungan Skincare yang Tak Seharusnya Dipadukan
Ilustrasi skincare berbagai kandungan. [pexels.com]

Suara.com - Ketika mencoba merawat kulit, banyak orang menghabiskan waktu dan uang untuk produk perawatan kulit. 

Namun, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan: tidak semua bahan skincare dapat digunakan secara bersamaan. 

Dilansir dari Alodokter, mengkombinasikan produk secara sembarangan bisa berakibat buruk bagi kesehatan kulit. 

Berikut lima kandungan skincare yang sebaiknya tidak dipadukan, agar kulit tetap sehat dan terawat.

1. Retinol dan Asam Alfa Hidroksi (AHA)

Retinol, yang merupakan turunan dari vitamin A, dan AHA, seperti asam glikolat, memiliki manfaat yang luar biasa untuk kulit. 

Keduanya dapat membantu memperbaiki struktur kulit, mengangkat sel-sel kulit mati, serta mencegah tanda-tanda penuaan. Namun, kedua bahan ini juga memiliki efek eksfoliasi yang kuat.

Jika dipakai secara bersamaan, penggunaan retinol dan AHA dapat menyebabkan kulit terlalu kering, menyebabkan kemerahan, pengelupasan, dan rasa perih. 

Disarankan, gunakan masing-masing produk ini pada hari yang berbeda. Misalnya, gunakan retinol pada hari Senin dan AHA pada hari Selasa.

Baca Juga: 5 Serum Lokal di Bawah Rp50 Ribu untuk Ibu Rumah Tangga, Bikin Wajah Cerah dan Glowing

2. Retinol dan Benzoil Peroksida

Bagi Anda yang memiliki masalah jerawat, mungkin Anda sudah familiar dengan retinol dan benzoil peroksida. 

Namun, perlu dicatat bahwa kedua bahan ini tidak dapat digunakan secara bersamaan. 

Kombinasi ini dapat memicu iritasi dan mengurangi efektivitas masing-masing produk.

Benzoil peroksida, yang umum dalam produk menghilangkan jerawat, dapat menghilangkan aktivitas retinol. 

Sebaiknya, gunakan benzoil peroksida di pagi hari dan retinol di malam hari, atau gunakan keduanya pada hari yang terpisah.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI