5 Penyebab Rambut Beruban selain karena Faktor Usia, Sudah Tahu?

Yasinta Rahmawati | Dita Alvinasari | Suara.com

Jum'at, 09 Januari 2026 | 09:35 WIB
5 Penyebab Rambut Beruban selain karena Faktor Usia, Sudah Tahu?
Ilustrasi rambut beruban (Freepik)
  • Rambut bisa beruban bukan hanya karena usia.
  • Faktor genetik, stres, gaya hidup, dan kekurangan nutrisi ikut memengaruhi.
  • Simak tips untuk menunda uban dini dan menjaga kesehatan rambut.

Suara.com - Rambut beruban sering kali dianggap sebagai tanda penuaan yang tidak terelakkan. Banyak orang merasa kaget atau bahkan tidak percaya diri ketika menemukan helai rambut putih.

Padahal, meskipun uban memang identik dengan usia lanjut, faktanya rambut beruban juga bisa muncul lebih awal, bahkan saat seseorang masih berusia 20-an atau 30-an.

Secara umum, rambut mulai berubah warna menjadi abu-abu atau putih pada rentang usia 30 hingga 40 tahun. Namun, pada sebagian orang, proses ini bisa terjadi jauh lebih cepat.

Melansir dari laman American Academy of Dermatology, dalam dunia medis, kondisi rambut yang berubah menjadi abu-abu atau putih dikenal dengan istilah canities. Kondisi ini berkaitan erat dengan berkurangnya pigmen alami pada rambut.

Nah, selain faktor usia, ada beberapa penyebab yang bisa membuat rambut beruban lebih cepat. Yuk, simak penjelasan lengkapnya sampai selesai agar kamu tahu cara mengantisipasinya.

Ilustrasi rambut beruban.[freepik.com/freepik]
Ilustrasi rambut beruban (Freepik/freepik)

1. Proses Alami Rambut Menjadi Uban

Warna rambut ditentukan oleh pigmen bernama melanin. Pigmen inilah yang memberi warna hitam, cokelat, atau pirang pada rambut seseorang.

Melanin diproduksi di dalam folikel rambut oleh sel khusus yang disebut melanosit. Sel ini bekerja aktif setiap kali rambut memasuki fase pertumbuhan.

Rambut manusia memiliki siklus alami yang terdiri dari fase tumbuh, fase istirahat, dan fase rontok. Siklus ini terus berulang sepanjang hidup.

Setiap satu siklus rambut dapat berlangsung selama beberapa tahun. Namun, setelah sekitar 7-15 siklus, kemampuan folikel rambut untuk memproduksi melanin akan menurun.

Ketika produksi melanin berhenti atau berkurang drastis, rambut yang tumbuh berikutnya akan kehilangan warnanya dan tampak abu-abu atau putih.

2. Faktor Genetik dan Riwayat Keluarga

Selain usia, faktor genetik memegang peran besar dalam menentukan kapan seseorang mulai beruban.

Jika orang tua atau anggota keluarga mengalami uban dini, kemungkinan besar kondisi serupa juga akan dialami oleh keturunannya.

Gen tertentu dapat memengaruhi kecepatan berkurangnya produksi melanin pada folikel rambut.

3. Stres sebagai Penyebab Uban Dini

Stres ternyata tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga berpengaruh pada kondisi rambut.

Saat seseorang mengalami stres berat, tubuh akan memicu respons "fight or flight" dan melepaskan hormon norepinefrin.

Hormon ini dapat menyebabkan sel melanosit keluar dari folikel rambut, sehingga produksi melanin terganggu.

Penelitian menunjukkan bahwa stres kronis dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan, termasuk uban.

4. Pengaruh Gaya Hidup Tidak Sehat

Gaya hidup yang tidak sehat juga menjadi salah satu penyebab munculnya uban lebih cepat.

Kebiasaan merokok, misalnya, diketahui dapat merusak sel-sel dalam tubuh, termasuk sel penghasil melanin.

Kurang tidur dan pola makan yang buruk juga dapat mempercepat proses penuaan rambut.

5. Kekurangan Nutrisi dan Kondisi Medis

Kekurangan vitamin dan mineral tertentu, seperti vitamin B12, zat besi, dan tembaga, dapat memengaruhi warna rambut.

Selain itu, kondisi medis tertentu seperti gangguan tiroid atau penyakit autoimun juga bisa memicu uban dini.

Dalam kasus seperti ini, konsultasi dengan dokter atau dermatolog sangat disarankan untuk mengetahui penyebab pastinya.

Apakah Uban Bisa Dicegah atau Dihentikan?

Hingga saat ini, belum ada pengobatan medis yang benar-benar mampu mengembalikan warna rambut yang telah beruban.

Namun, jika uban disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu, penanganan yang tepat bisa membantu memperlambat prosesnya.

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa uban berpotensi kembali berwarna jika faktor pemicunya, seperti stres berat, berhasil dikendalikan.

Cara Menunda Munculnya Uban Rambut

Meskipun tidak bisa sepenuhnya dicegah, munculnya uban dapat diperlambat dengan perubahan gaya hidup.

Menjaga pola makan seimbang yang kaya antioksidan, vitamin, dan mineral sangat dianjurkan.

Tidur yang cukup dan berkualitas juga membantu regenerasi sel tubuh, termasuk sel rambut.

Mengelola stres melalui olahraga, meditasi, atau hobi dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan rambut.

Selain itu, melindungi rambut dari paparan sinar UV berlebihan juga penting untuk menjaga kesehatan folikel rambut.

Mengatasi Uban dari Sisi Penampilan

Jika uban sudah terlanjur muncul dan mengganggu rasa percaya diri, pewarna rambut bisa menjadi solusi sementara.

Pewarna alami seperti henna cenderung lebih aman bagi kulit kepala, meskipun warnanya lebih cepat pudar.

Sementara itu, pewarna sintetis bersifat lebih tahan lama, tetapi perlu diperhatikan kandungannya agar tidak menimbulkan iritasi.

Menjaga Kesehatan Rambut Secara Menyeluruh

Selain menunda uban, menjaga kesehatan rambut secara keseluruhan sangat penting.

Rutin membersihkan rambut, menggunakan produk yang sesuai jenis rambut, dan menjaga hidrasi dapat membantu rambut tetap kuat.

Rambut sehat cenderung lebih tahan terhadap kerusakan dan perubahan warna dini.

Jika uban muncul secara prematur dan cepat, pemeriksaan ke dokter atau dermatolog dapat membantu menemukan penyebabnya.

Dokter dapat mendiagnosis gangguan hormon, kekurangan nutrisi, atau kondisi medis lain yang memengaruhi rambut.

Penanganan dini bisa memperlambat proses uban dan menjaga kesehatan rambut secara optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Conditioner Rambut Terbaik untuk Lansia, Bisa Dibeli di Indomaret

5 Rekomendasi Conditioner Rambut Terbaik untuk Lansia, Bisa Dibeli di Indomaret

Lifestyle | Jum'at, 09 Januari 2026 | 07:20 WIB

5 Sampo Non SLS di Bawah Rp50 Ribu, Rahasia Rambut Sehat dan Berkilau

5 Sampo Non SLS di Bawah Rp50 Ribu, Rahasia Rambut Sehat dan Berkilau

Lifestyle | Kamis, 08 Januari 2026 | 18:30 WIB

Urutan Hair Care Natur untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Rambut Sehat Seperti Muda

Urutan Hair Care Natur untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Rambut Sehat Seperti Muda

Lifestyle | Kamis, 08 Januari 2026 | 17:00 WIB

5 Rekomendasi Hair Oil Rosemary untuk Cegah Kebotakan dan Rambut Rontok di Usia 30-an

5 Rekomendasi Hair Oil Rosemary untuk Cegah Kebotakan dan Rambut Rontok di Usia 30-an

Lifestyle | Kamis, 08 Januari 2026 | 14:30 WIB

Terkini

Kesempatan Belajar AI Kini Makin Terbuka untuk Penyandang Disabilitas

Kesempatan Belajar AI Kini Makin Terbuka untuk Penyandang Disabilitas

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:47 WIB

Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal Pertanda Apa? Ini Artinya

Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal Pertanda Apa? Ini Artinya

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:10 WIB

Viral Skincare Berlapis Bisa Rusak Skin Barrier, Kasus Kulit Sensitif Meningkat

Viral Skincare Berlapis Bisa Rusak Skin Barrier, Kasus Kulit Sensitif Meningkat

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:36 WIB

7 Rekomendasi Sepatu Jalan Nyaman untuk Traveling Agar Kaki Tidak Pegal

7 Rekomendasi Sepatu Jalan Nyaman untuk Traveling Agar Kaki Tidak Pegal

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:30 WIB

4 Pilihan Sepatu Lari Diadora di Sports Station, Harga Diskon Cuma Rp300 Ribuan

4 Pilihan Sepatu Lari Diadora di Sports Station, Harga Diskon Cuma Rp300 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:15 WIB

Satwa Liar Muncul di Perkotaan, Benarkah Tanda Rusaknya Habitat Alami?

Satwa Liar Muncul di Perkotaan, Benarkah Tanda Rusaknya Habitat Alami?

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:30 WIB

Cushion Make Over Tahan Berapa Lama? Ini Varian, Manfaat, dan Harganya

Cushion Make Over Tahan Berapa Lama? Ini Varian, Manfaat, dan Harganya

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:05 WIB

4 Doa Buka Puasa Arafah 9 Zulhijah Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

4 Doa Buka Puasa Arafah 9 Zulhijah Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:35 WIB

Cuma Sampai Magrib! Baca Zikir Singkat Ini di Hari Arafah, Amalannya Dipakai Para Nabi

Cuma Sampai Magrib! Baca Zikir Singkat Ini di Hari Arafah, Amalannya Dipakai Para Nabi

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:16 WIB

3 Rekomendasi Pelembap Mengandung Zinc Oxide, Bisa Redakan Kemerahan hingga Kontrol Sebum

3 Rekomendasi Pelembap Mengandung Zinc Oxide, Bisa Redakan Kemerahan hingga Kontrol Sebum

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:50 WIB