Apa Arti Broken Strings? Judul Buku Aurelie Moeremans yang Memilukan

Ruth Meliana Suara.Com
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:42 WIB
Apa Arti Broken Strings? Judul Buku Aurelie Moeremans yang Memilukan
buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)
Baca 10 detik
  • Buku memoar Aurelie Moeremans berjudul Broken Strings membahas pengalaman traumatis grooming sejak usia lima belas tahun.
  • Judul tersebut metaforis melambangkan hilangnya masa muda, kebebasan, dan rasa aman akibat manipulasi dewasa.
  • Respons publik sangat besar; buku ini memicu diskusi luas mengenai isu grooming dan kekerasan pada remaja.

Suara.com - Buku berjudul Broken Strings: Kepingan Masa Muda yang Patah karya Aurelie Moeremans tengah menjadi perbincangan panas di media sosial.

Judul buku Broken Strings bukan hanya sekadar rangkaian indah, melainkan simbol pengalaman traumatis yang dialami Aurelie.

Apa arti Broken Strings?

buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)
buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)

 

Secara harfiah, "Broken Strings" dapat diterjemahkan sebagai "senar yang putus".

Dalam konteks musik, senar yang putus pada alat musik seperti gitar melambangkan ketidakharmonisan, kegagalan untuk menghasilkan nada indah, dan akhir dari sesuatu yang pernah utuh.

Namun, bagi Aurelie Moeremans, judul ini jauh lebih metaforis. Ia merepresentasikan kehilangan masa muda yang dicuri oleh pengalaman traumatis, di mana "senar" itu adalah ikatan emosional, kebebasan, dan rasa aman yang hancur akibat manipulasi dan kontrol dari orang lain.

Aurelie menggunakan metafora ini untuk menggambarkan bagaimana masa remajanya dirampas, meninggalkan fragmen-fragmen kenangan yang menyakitkan, seperti potongan senar yang tak lagi bisa dimainkan.

Di balik karier gemilangnya, Aurelie menyimpan cerita kelam yang jarang diketahui publik. Buku Broken Strings adalah memoar pribadi yang ditulisnya untuk berbagi pengalaman sebagai penyintas grooming sejak usia 15 tahun.

Grooming, yang merupakan proses manipulasi emosional oleh orang dewasa terhadap anak atau remaja untuk tujuan eksploitasi, menjadi tema sentral dalam buku ini.

Aurelie mengisahkan bagaimana ia terjebak dalam hubungan tidak sehat dengan seorang pria yang jauh lebih tua, yang memanfaatkan kerentanan usianya untuk mengendalikan dan menyakitinya secara emosional maupun fisik.

Baca Juga: Biodata dan Agama Aurelie Moeremans yang Rilis Buku Broken Strings

Mengapa judul Broken Strings memilukan?

Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)
Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)

 

Broken Strings tidak hanya melambangkan kehancuran pribadi Aurelie Moeremans, tapi juga mencerminkan pengalaman ribuan korban serupa di masyarakat.

Di Indonesia, isu grooming dan kekerasan terhadap perempuan sering kali tersembunyi di balik tabu sosial.

Buku ini menjadi suara bagi yang bisu, mengingatkan bahwa trauma masa kecil bisa meninggalkan luka abadi, seperti senar yang putus dan tak mudah diperbaiki.

Judul ini memilukan karena ia menyiratkan hilangnya kepolosan dan kebahagiaan yang seharusnya dimiliki seorang remaja, digantikan oleh rasa takut dan ketidakpastian.

Aurelie sendiri mengungkapkan bahwa menulis buku ini adalah bentuk katarsis, sekaligus upaya untuk mencegah orang lain mengalami hal serupa.

Respons publik terhadap Broken Strings sangat luar biasa. Sejak dirilis, buku ini menjadi viral di media sosial, dengan ribuan review dan cerita pribadi dari pembaca yang ikut berbagi pengalaman mereka.

Banyak yang memuji keberanian Aurelie karena berani membuka luka lama demi kepentingan publik.

Di platform seperti Instagram dan X, diskusi tentang grooming meningkat, mendorong kesadaran tentang perlindungan anak dan remaja.

Bahkan, ada link gratis untuk membaca buku Broken Strings, membuatnya lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.

Namun, tidak sedikit juga yang merasa sedih dan terguncang setelah membacanya, karena cerita ini terlalu relatable bagi sebagian orang.

Jika kamu tertarik membaca buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans, sebaiknya perhatikan trigger warnings terlebih dahulu.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI