Suara.com - Memilih sandal atau alas kaki untuk orang tua tidak bisa disamakan dengan memilih sandal untuk usia muda. Di usia lanjut, kondisi kaki mengalami banyak perubahan, mulai dari kulit yang semakin tipis, telapak kaki yang lebih datar, hingga keseimbangan tubuh yang menurun. Karena itu, sandal empuk untuk kesehatan lansia bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga soal keamanan dan pencegahan resiko cedera.
Sebelum membeli sandal baru untuk ayah atau ibu, ada baiknya Anda memahami kriteria alas kaki yang ideal bagi lansia. Ukuran menjadi faktor utama. Sandal yang terlalu sempit berisiko menyebabkan lecet, sementara sandal yang terlalu longgar dapat membuat lansia mudah tersandung dan jatuh. Menariknya, ukuran kaki lansia bisa berubah seiring waktu karena faktor usia dan kondisi kesehatan, sehingga pengecekan ukuran kaki secara berkala sangat dianjurkan.
Setidaknya ada enam aspek penting yang perlu diperhatikan saat memilih sandal atau sepatu untuk lansia. Pertama, bantalan bagian dalam (cushion) harus lembut, empuk, dan tidak menimbulkan gesekan. Kulit lansia cenderung lebih kering karena lapisan lemak di bawah kulit semakin menipis, sehingga sangat mudah lecet jika terkena gesekan berlebih.
Kedua, bantalan pada bagian telapak bawah sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kaki lansia yang umumnya lebih datar. Sandal dengan desain lengkung (arch support) dapat membantu menopang telapak kaki agar lebih stabil dan nyaman.
Ketiga, pada beberapa lansia yang mengalami perubahan posisi kaki, misalnya kaki cenderung berputar ke dalam dibutuhkan tambahan bantalan khusus untuk membantu meluruskan kembali posisi pergelangan kaki.
Keempat, sol sandal harus anti slip. Lansia lebih berisiko terpeleset, terutama di lantai licin atau basah. Sol yang mencengkeram lantai dengan baik akan membantu mencegah jatuh.
Kelima, sandal sebaiknya mudah dipakai tanpa perlu membungkuk. Lansia umumnya mengalami keterbatasan gerak, sehingga sandal yang bisa langsung digunakan saat duduk atau berdiri jauh lebih praktis. Sistem perekat sederhana lebih disarankan dibanding tali atau kancing kecil.
Keenam, bagian toe box atau ruang jari harus cukup luas. Jari-jari kaki lansia membutuhkan ruang agar tidak saling bergesekan, yang bisa menyebabkan luka atau iritasi.
Dengan memahami kriteria tersebut, Anda bisa lebih bijak dalam memilih sandal empuk untuk kesehatan lansia. Berikut beberapa rekomendasi sandal yang cukup populer di pasaran.
Baca Juga: 5 Semir Rambut Tanpa Bleaching untuk Tutupi Uban, Aman Buat Lansia
1. ZeeBee Sandal

Harga: Rp60.000
ZeeBee Sandal cocok untuk penggunaan sehari-hari di rumah. Sandal ini terbuat dari bahan karet yang empuk, elastis, dan nyaman di kaki. Keunggulan lainnya adalah desain antiselip yang aman digunakan di lantai licin, termasuk kamar mandi. Varian warna cerah yang segar juga membuat sandal ini tidak terkesan membosankan. Selain itu, bahannya cepat kering sehingga praktis untuk lansia yang aktif di dalam rumah.
2. ATT Sandal Jepit

Harga: Rp20.000
Jika mencari sandal kesehatan dengan harga terjangkau, ATT Sandal Jepit bisa menjadi pilihan. Sandal ini berbahan karet yang lentur, empuk, tahan lama, dan mudah dibersihkan. Desainnya cukup trendi sehingga tidak terlihat seperti sandal terapi. Meski sederhana, sandal ini diklaim memiliki sol antiselip yang aman untuk lansia saat beraktivitas ringan di rumah maupun di luar.
3. VIONIC Amber Pearl

Harga: Rp2,2 jutaan
Untuk lansia perempuan yang mengutamakan kenyamanan sekaligus estetika, VIONIC Amber Pearl layak dipertimbangkan. Sandal ini menggunakan material kulit PU dengan alas EVA berlapis microfiber, sehingga empuk saat digunakan.