Pria itu disebut berusia sekitar 29 tahun sehingga menciptakan jurang usia dan ketimpangan kuasa yang besar. Proses grooming berlangsung perlahan dan nyaris tak disadari.
Aurelie menggambarkan bagaimana pelaku mulai mengontrol hidupnya, dari cara berpakaian, pergaulan, hingga komunikasi dengan orang-orang terdekat. Perlahan, batas antara perhatian dan manipulasi menjadi kabur.
Buku tersebut tidak hanya menjadi catatan luka masa lalu, tetapi juga bentuk perlawanan dan penyembuhan. Aurelie berharap kisahnya dapat menjadi peringatan bagi publik tentang bahaya grooming yang kerap tersembunyi di balik relasi yang tampak "normal".
Kontributor : Trias Rohmadoni