Dari Minuman Kekinian hingga Dessert Estetik, Ini Dia Tren Kuliner Viral 2025

Vania Rossa

Senin, 12 Januari 2026 | 15:21 WIB
Dari Minuman Kekinian hingga Dessert Estetik, Ini Dia Tren Kuliner Viral 2025
Tren Kuliner Viral. (dok. Dairy Champ)
baca 10 detik
  • Industri makanan dan minuman Indonesia tumbuh 6,49% hingga kuartal III 2025, dipicu tren konsumsi digital dan menu viral.
  • UMKM kuliner menjadi penopang ekonomi nasional dengan kontribusi PDB sekitar 61,9% pada pertengahan 2025.
  • Dairy Champ mendukung UMKM dengan bahan baku praktis seperti kental manis pouch dan susu evaporasi nol kolesterol.

Suara.com - Tren kuliner viral sepanjang 2025 jadi motor penggerak pertumbuhan industri makanan dan minuman di Indonesia, seiring berubahnya perilaku konsumsi masyarakat yang semakin dipengaruhi media sosial dan platform digital.

Data Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) mencatat sektor ini tumbuh positif hingga 6,49 persen pada kuartal ketiga 2025, melampaui target tahun sebelumnya, dengan UMKM kuliner berperan besar sebagai penggerak utama perekonomian nasional.

Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya permintaan produk kuliner yang praktis, memiliki tampilan menarik, serta mudah diakses melalui layanan pesan-antar digital. Di saat yang sama, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)—yang sebagian besar bergerak di bidang kuliner—tetap menjadi tulang punggung perekonomian nasional, dengan kontribusi sekitar 61,9 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan jumlah unit usaha yang menembus 65 juta pada pertengahan 2025.

Popularitas kuliner kekinian dengan visual estetik menjadi salah satu faktor utama pertumbuhan tersebut, terutama di kalangan Generasi Z.

Sepanjang 2025, tren makanan dan minuman viral didominasi oleh camilan inovatif berbasis keju seperti dimsum keju, jajanan pedas berbahan aci, makanan Korea, dessert lumer, donat dengan beragam topping, hingga jajanan nostalgia yang dikemas ulang secara modern. Sementara itu, minuman fusion—mulai dari matcha hingga kopi dengan sentuhan rasa manis dan creamy—terus mencuri perhatian di media sosial seperti TikTok dan Instagram.

Karakter menu yang sederhana, mudah dibuat, dan “fotogenik” menjadi kunci viralnya berbagai produk kuliner tersebut. Kombinasi rasa manis, gurih, dan creamy pun menjadi benang merah yang konsisten diminati konsumen, sekaligus membuka ruang eksplorasi yang luas bagi pelaku UMKM untuk terus berinovasi.

Memasuki 2026, tren kuliner diproyeksikan akan semakin beragam. Makanan dan minuman fungsional dengan nilai kesehatan, penggunaan bahan plant-based, comfort food lokal dengan sentuhan modern, hingga minuman berlapis berwarna-warni diperkirakan masih mendominasi minat pasar. Di tengah dinamika tersebut, penggunaan kental manis dan susu evaporasi dinilai tetap relevan sebagai elemen rasa dan tekstur creamy, dengan arah inovasi yang semakin mengakomodasi pilihan yang lebih sehat.

Melihat peluang tersebut, PT Etika Beverages Indonesia melalui merek Dairy Champ turut mendukung pelaku UMKM kuliner dalam menghadirkan inovasi menu yang selaras dengan tren pasar. Dukungan ini diwujudkan melalui penyediaan bahan baku yang membantu menciptakan rasa konsisten, tekstur creamy yang disukai konsumen, serta proses produksi yang lebih efisien untuk kebutuhan bisnis sehari-hari.

Salah satu produk yang ditawarkan adalah kental manis Dairy Champ dalam kemasan pouch 2,5 kilogram yang dirancang khusus untuk kebutuhan usaha agar lebih praktis dan ekonomis. Selain itu, Dairy Champ juga menghadirkan susu evaporasi dengan 0 persen kolesterol sebagai alternatif bahan baku yang lebih sehat. Produk ini dapat digunakan sebagai pengganti santan maupun susu cair dalam berbagai menu—mulai dari kopi, minuman manis dan creamy, hingga olahan makanan—tanpa menghilangkan cita rasa gurih dan tekstur yang diinginkan konsumen.

baca juga

“Melalui produk seperti Dairy Champ Kental Manis dan susu evaporasi, pelaku UMKM dapat mengembangkan berbagai kreasi minuman dan dessert kekinian tanpa mengorbankan kualitas rasa. Kami memahami UMKM membutuhkan bahan baku yang stabil dan mudah diaplikasikan untuk beragam menu,” ujar Marketing Manager PT Etika Beverages Indonesia, Dodi Afandi.

Ia menambahkan, inovasi susu evaporasi 0 persen kolesterol dihadirkan untuk menjawab tren menu yang semakin mengarah pada pilihan yang lebih sehat, tanpa mengorbankan rasa dan tekstur yang sudah menjadi preferensi konsumen.

“Kami berharap Dairy Champ dapat menjadi solusi bagi pelaku usaha untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing di tengah tren kuliner yang terus berubah,” katanya.

Tren kuliner viral sepanjang 2025 menjadi bukti bahwa kreativitas menu, kekuatan visual, serta dukungan bahan baku yang tepat mampu membuka peluang besar bagi UMKM untuk tumbuh dan bersaing. Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, Dairy Champ juga aktif membagikan inspirasi resep melalui akun Instagram @dairychamp.id. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seni Olfaktori: Mengunci Mood Lewat Aroma Dessert yang Bisa Dimakan

Seni Olfaktori: Mengunci Mood Lewat Aroma Dessert yang Bisa Dimakan

Lifestyle | Senin, 12 Januari 2026 | 08:43 WIB

Mewah, SPPG Nganjuk Hadirkan MBG dengan Menu Kuliner Nusantara

Mewah, SPPG Nganjuk Hadirkan MBG dengan Menu Kuliner Nusantara

Foto | Kamis, 08 Januari 2026 | 19:11 WIB

Mengenal Lebih Dekat Kuliner Tempoyang: Kekayaan Rasa dalam Setiap Sajian

Mengenal Lebih Dekat Kuliner Tempoyang: Kekayaan Rasa dalam Setiap Sajian

Lifestyle | Kamis, 08 Januari 2026 | 11:51 WIB

Terkini

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Drama Kalung Berlian Rp300 Juta Jatuh di Bandara Soetta yang Berakhir Manis

Drama Kalung Berlian Rp300 Juta Jatuh di Bandara Soetta yang Berakhir Manis

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Anime Disney Twisted-Wonderland Umumkan Jadwal Tayang Episode of Savanaclaw

Anime Disney Twisted-Wonderland Umumkan Jadwal Tayang Episode of Savanaclaw

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:30 WIB

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

×