- Peristiwa Isra Miraj terjadi pada 27 Rajab.
- Peristiwa ini menghasilkan perintah salat lima waktu bagi umat Muslim.
- Umat Islam dianjurkan berpuasa sunnah di bulan Rajab, memperbanyak zikir hingga sedekah.
3. Membaca Doa Khusus Malam 27 Rajab
Para ulama, termasuk yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama, menganjurkan pembacaan doa khusus pada malam Isra Miraj. Doa ini dipanjatkan dengan harapan agar segala hajat dikabulkan oleh Allah SWT.
Melansir artikel NU Online yang ditulis oleh Sunnatullah, Syekh Muhammad bin Abdullah bin Hasan al-Halabi al-Qadiri dalam kitabnya telah mencantumkan sebuah doa khusus untuk malam tersebut. Berikut Teks Doanya:
Allhumma inn as’aluka bi musyhadati asrril muhibbn, wa bil khalwatil lat khashshashta bih sayyidal mursaln hna asraita bih lailatas sbi’i wal ‘isyrn an tarhama qalbiyal hazna wa tujba da‘wat y akramal akramn.
Artinya: "Ya Allah, dengan keagungan diperlihatkannya rahasia-rahasia orang-orang pecinta, dan dengan kemuliaan khalwat (menyendiri) yang hanya Engkau khususkan kepada pimpinan para rasul, ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab, sungguh aku memohon kepada-Mu agar Kau merahmati hatiku yang sedih dan Kau mengabulkan doa-doaku, wahai Yang Maha Memiliki kedermawanan."
4. Memperbanyak Shalawat Nabi
Isra Miraj adalah momentum di mana kedudukan mulia Nabi Muhammad SAW diperlihatkan kepada seluruh penduduk langit. Oleh karena itu, memperbanyak membaca shalawat adalah bentuk cinta (mahabbah) kita kepada Rasulullah SAW.
Membaca shalawat tidak hanya mendatangkan ketenangan, tetapi juga menjadi wasilah agar kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir.
Di malam yang penuh cahaya ini, umat Muslim disarankan untuk meluangkan waktu khusus membaca shalawat sebagai bentuk syukur atas risalah Islam dan perintah salat yang dibawa Nabi Muhammad SAW dari perjalanannya menemui Sang Khalik.
Baca Juga: Bingung Mulai Pidato Isra Miraj 2026? Cek 3 Contoh Teks Singkat untuk Acara RT atau Sekolah
5. Melakukan Sedekah dan Refleksi Diri (Tadabbur)
Amalan yang tak kalah penting adalah berbagi kepada sesama. Sedekah di bulan Rajab memiliki nilai sosial dan spiritual yang tinggi. Dengan bersedekah, kita membersihkan harta dan menunjukkan empati kepada kaum dhuafa.
Selain itu, lakukanlah tadabbur atau refleksi atas peristiwa Isra Miraj. Perjalanan ini mengajarkan kita tentang pentingnya salat sebagai tiang agama.
Jadikan momentum ini untuk memperbaiki kualitas salat lima waktu kita. Sebagaimana Isra Miraj adalah "perjalanan vertikal" Nabi menuju Allah, maka salat adalah "Miraj-nya" orang beriman untuk berkomunikasi langsung dengan Tuhannya.
Memperingati Isra Miraj bukan sekadar seremoni tahunan. Dengan menjalankan amalan-amalan di atas, mulai dari puasa, zikir, doa, shalawat, hingga sedekah, kita berharap dapat memetik hikmah mendalam dari perjalanan agung Rasulullah SAW.
Mari manfaatkan sisa bulan Rajab ini untuk mempertebal iman dan memperbaiki ibadah, agar kita siap menyambut bulan suci Ramadhan yang kian dekat.