Mengapa Menulis Memoar seperti Aurelie Moeremans Bisa Sembuhkan Trauma Masa Lalu?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:07 WIB
Mengapa Menulis Memoar seperti Aurelie Moeremans Bisa Sembuhkan Trauma Masa Lalu?
buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)
baca 10 detik
  • Aurelie Moeremans rilis buku Broken Strings sebagai terapi penyembuhan trauma.

  • Menulis memoar membantu otak mengatur emosi melalui proses cognitive reappraisal.

  • Riset membuktikan terapi menulis dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Suara.com - Aktris cantik Aurelie Moeremans menuangkan semua pengalamannya mengalami child grooming melalui bukun Broken Strings bukan tanpa alasan.

Aurelie Moeremans lewat konten Youtube-nya sempat mengungkapkan dirinya menulis buku tersebut, karena disarankan oleh terapisnya sebagai bentuk terapi untuk menyembuhkan trauma masa lalunya.

Sebab, istri Dr Tyler Bigenho ini mengaku masih merasakan trauma child grooming yang pernah dialaminya sewaktu remaja meskipun sudah 16 tahun lalu berlalu.

Lantas, benarkah menulis memoar benar-benar efektif untuk menyembuhkan trauma mendalam?

Mengubah Luka Menjadi Kata-kata

Ilustrasi menulis (pexels.com)
Ilustrasi menulis (pexels.com)

Menulis memoar, seperti yang dilakukan Aurelie Moeremans adalah bentuk nyata dari writing therapy atau terapi menulis.

Langkah ini bukan sekadar curhat di atas kertas, melainkan proses mendalam untuk memproses trauma, mengelola stres, dan meningkatkan kesadaran diri.

Secara psikologis dilansir dari laman Kemenkes, menulis memberikan ruang aman bagi seseorang untuk mencurahkan perasaan yang sulit diucapkan secara lisan.

Saat seseorang merangkai narasinya, mereka sebenarnya sedang mengubah luka menjadi kekuatan dan pemahaman baru.

baca juga

Apa yang Terjadi pada Otak saat Kita Menulis?

Laboratorium neurosains dilansir dari laman Universitas Gunadarma, mengungkapkan fakta menarik.

Saat kita teringat kenangan buruk, bagian otak bernama amygdala atau pusat emosi dan kewaspadaan akan aktif, yang membuat kita merasa cemas atau takut seolah kejadian itu baru saja terjadi.

Namun, saat pengalaman tersebut dituangkan ke dalam kata-kata, korteks prefrontal atau wilayah otak yang mengatur logika dan kendali eksekutif mulai bekerja.

Otak dipaksa untuk menilai, memilah, dan memberi nama pada perasaan tersebut.
Hasilnya, aktivitas amygdala menurun dan emosi yang tadinya meledak-ledak menjadi lebih tenang karena otak beralih ke mode pengaturan diri.

Proses ini disebut dengan cognitive reappraisal, yaitu mengubah cara kita memaknai suatu peristiwa tanpa mengubah faktanya.

Dari yang tadinya merasa sebagai korban yang hancur, seseorang bisa melihat dirinya sebagai penyintas yang tangguh melalui tulisan.

Dr. James W. Pennebaker, psikolog pelopor terapi menulis melalui karyanya Opening Up: The Healing Power of Expressing Emotion, menyebutkan bahwa menulis tentang hal-hal negatif justru memberikan pelepasan emosional yang melegakan.

Bahkan, riset Pennebaker menunjukkan hal yang luar biasa, yakni orang yang mampu menuliskan pikiran dan perasaan terdalam mereka mengenai pengalaman traumatis mengalami peningkatan kekebalan tubuh dibandingkan mereka yang hanya menulis hal-hal remeh.

Kuncinya, seseorang harus menulis dengan jujur, terbuka, dan jangan mengkhawatirkan tata bahasa atau ejaan.

Menulis memoar membantu kita menyusun kembali ingatan yang terfragmentasi menjadi cerita yang utuh.

Seperti kata para ahli, tulisan tidak memanipulasi masa lalu, tapi memperbarui pengertian kita sehingga alarm trauma di otak tidak lagi berbunyi terlalu keras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rieke Diah Pitaloka Emosi Bahas Kasus Aurelie Moeremans di DPR, Minta Diusut Serius

Rieke Diah Pitaloka Emosi Bahas Kasus Aurelie Moeremans di DPR, Minta Diusut Serius

Entertainment | Kamis, 15 Januari 2026 | 18:35 WIB

Buntut Kasus Aurelie Moeremans, Komisi XIII DPR Akan Gelar Rapat Gabungan Bahas 'Child Grooming'

Buntut Kasus Aurelie Moeremans, Komisi XIII DPR Akan Gelar Rapat Gabungan Bahas 'Child Grooming'

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 18:33 WIB

Nikita Willy Akui Pernah Minta Ganti Lawan Main, Benarkah Aurelie Moeremans?

Nikita Willy Akui Pernah Minta Ganti Lawan Main, Benarkah Aurelie Moeremans?

Entertainment | Kamis, 15 Januari 2026 | 18:15 WIB

Video Lawas Aurelie Moeremans Viral Lagi: Blak-blakan Soal Memar dan Ancaman dari Roby Tremonti

Video Lawas Aurelie Moeremans Viral Lagi: Blak-blakan Soal Memar dan Ancaman dari Roby Tremonti

Entertainment | Kamis, 15 Januari 2026 | 16:08 WIB

Rieke 'Oneng' Desak Negara Serius Tangani Isu Child Grooming, Singgung E-Book Aurelie Moeremans

Rieke 'Oneng' Desak Negara Serius Tangani Isu Child Grooming, Singgung E-Book Aurelie Moeremans

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 15:25 WIB

Jerome Polin Parodikan Klarifikasi Kuis Dadakan Roby Tremonti: Ajarin Aku

Jerome Polin Parodikan Klarifikasi Kuis Dadakan Roby Tremonti: Ajarin Aku

Your Say | Kamis, 15 Januari 2026 | 18:10 WIB

Terkini

Tingkatkan Kenyamanan Peserta, BPJS Kesehatan Resmikan Layanan PIONIR di Kantor Cabang Mataram

Tingkatkan Kenyamanan Peserta, BPJS Kesehatan Resmikan Layanan PIONIR di Kantor Cabang Mataram

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:33 WIB

Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan

Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30 WIB

Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik

Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik

Jakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:25 WIB

Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem

Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:25 WIB

Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix

Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:25 WIB

Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?

Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:23 WIB

Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia

Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:22 WIB

Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara

Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:20 WIB

Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia

Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:20 WIB

Investor Enggan Masuk, Proyek Storage Minyak Nasional Jalan di Tempat

Investor Enggan Masuk, Proyek Storage Minyak Nasional Jalan di Tempat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:17 WIB

×