Sementara itu, HOKA lebih halus dan lembut dalam responsnya. Transisi langkah terasa stabil, tapi tidak secepat atau seagresif Saucony.
Saucony unggul kalau kamu suka sepatu yang terasa cepat dan efisien, sementara HOKA memberi rasa yang lebih halus dan santai.
5. Stabilitas
Stabilitas penting untuk mencegah cedera dan menjaga ritme lari. Saucony menawarkan stabilitas yang cukup baik, terutama pada model yang memang berfokus sebagai daily trainer.
HOKA juga stabil karena desain outsolenya lebar dan rocker midsole-nya membantu langkah tetap halus meskipun bantalan sangat tebal.
Keduanya sama-sama stabil, tapi karakter stabilnya beda: Saucony terasa lebih tradisional, HOKA terasa stabil melalui bantalan tebalnya.
Lebih Baik Sepatu Saucony atau HOKA untuk Daily Run?
Jawaban dari pertanyaan ini sebenarnya sangat tergantung pada preferensi dan kebutuhan masing-masing pelari. Tidak ada yang benar atau salah, karena keduanya unggul di sisi yang berbeda.
Pilih HOKA kalau kamu mengutamakan bantalan empuk maksimal, kenyamanan tinggi, dan perlindungan sendi. Sepatu HOKA sangat cocok untuk lari santai, long run, recovery run, atau bagi pelari yang ingin lari terasa lebih ringan di tubuh.
Baca Juga: Jalan di Treadmill Sebaiknya Pakai Sepatu Apa? Jangan Salah Pilih, Ini Penjelasannya
Sementara itu, pilih Saucony kalau kamu menyukai sepatu yang terasa lebih ringan, responsif, dan lincah. Saucony cocok untuk pelari yang ingin daily run terasa lebih dinamis, dengan keseimbangan antara kenyamanan dan performa.
Itulah perbandingan sepatu Saucony dan HOKA untuk daily run yang bisa kamu jadikan pertimbangan sebelum membeli. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas