Suara.com - Seiring bertambahnya usia, pemilihan alas kaki menjadi faktor penting untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan lansia. Banyak orang bertanya, apakah lansia boleh memakai Crocs untuk aktivitas harian?
Pertanyaan ini wajar, mengingat Crocs dikenal ringan dan empuk. Namun, kenyamanan saja tidak cukup jika menyangkut keamanan dan stabilitas kaki lansia.
Apa Lansia Boleh Pakai Crocs?
Secara umum, lansia tidak disarankan menggunakan Crocs untuk aktivitas harian yang intensif. Desain tumit terbuka membuat kaki kurang stabil, terutama saat berjalan di permukaan tidak rata. Selain itu, material plastik yang ringan dapat meningkatkan risiko sandal terlepas, tergelincir, atau membuat langkah kurang seimbang.
Meski terasa empuk dan praktis untuk pemakaian singkat di dalam rumah, Crocs kurang memberikan dukungan lengkungan kaki (arch support) dan pengunci tumit yang kuat. Untuk lansia yang memiliki risiko jatuh, nyeri sendi, atau gangguan keseimbangan, pilihan sandal dengan struktur lebih kokoh jelas lebih aman.
Yuk simak rekomendasi sandal yang lebih aman untuk lansia berikut ini.
1. Sandal dengan Strap Belakang (Backstrap)

Sandal dengan strap belakang membantu mengunci tumit agar tidak mudah terlepas saat berjalan. Model ini sangat bermanfaat untuk lansia karena meningkatkan stabilitas langkah dan mengurangi risiko tersandung. Desain backstrap juga membantu distribusi beban tubuh lebih merata pada telapak kaki.
Salah satu merek yang dikenal memiliki kualitas backstrap terbaik adalah Birkenstock. Seri seperti Milano atau Florida dilengkapi footbed berkontur dari gabus-lateks yang menopang lengkungan kaki secara optimal dan menjaga postur saat berjalan.
Harga: Sandal Birkenstock Milano sekitar Rp1,8 jutaan di Zalora Indonesia.
2. Sandal Ortopedi

Sandal ortopedi dirancang khusus untuk mendukung struktur kaki, terutama pada lansia yang mengalami nyeri tumit, telapak kaki, atau lutut. Model ini membantu mengurangi tekanan berlebih serta menjaga posisi kaki tetap sejajar saat melangkah.
Merek Scholl dikenal luas di dunia alas kaki kesehatan. Sandal ortopedi Scholl memiliki arch support yang baik dan sol empuk yang mendukung kenyamanan jangka panjang, sehingga cocok digunakan untuk aktivitas harian ringan.
Harga: Sandal ortopedi Scholl sekitar Rp700 ribuan di Shopee Indonesia.
3. Sandal dengan Alas Karet Anti-Selip

Risiko terpeleset menjadi salah satu penyebab cedera paling umum pada lansia. Oleh karena itu, sandal dengan sol karet anti-selip sangat dianjurkan, terutama untuk penggunaan di area licin seperti kamar mandi atau lantai keramik.
FitFlop menghadirkan teknologi sol seperti Microwobbleboard yang mampu menyerap guncangan sekaligus memberikan cengkeraman kuat. Selain aman, desainnya juga tetap modern dan nyaman digunakan.
Harga: FitFlop Relieff Recovery Toe-Post Sandals sekitar Rp900 ribuan di Zalora Indonesia.
4. Sandal Ringan dengan Perekat Velcro

Kaki lansia sering mengalami pembengkakan, sehingga membutuhkan sandal yang mudah disesuaikan. Sistem perekat Velcro memudahkan pemakaian tanpa perlu membungkuk atau mengikat tali, sekaligus memberikan fleksibilitas ukuran.
Skechers menawarkan sandal ringan dengan bantalan empuk dan Velcro yang praktis. Materialnya fleksibel, mengikuti bentuk kaki, dan nyaman dipakai dalam waktu lama.
Harga: Skechers GO WALK Arch Fit Sandal sekitar Rp950 ribuan di Sckechers Indonesia.
5. Sandal dengan Sol Empuk (Cushioned Footbed)

Sol empuk membantu meredam tekanan saat kaki menapak, sehingga mengurangi beban pada sendi lutut dan tumit. Ini sangat penting bagi lansia yang sering mengalami nyeri sendi atau arthritis.
Merek Hush Puppies dikenal dengan kenyamanan alas kakinya. Sandal dengan cushioned footbed dari Hush Puppies menggunakan bahan lembut dan ringan, cocok untuk pemakaian sehari-hari di luar maupun dalam rumah.
Harga: Sandal Hush Puppies Miller Slide sekitar Rp799 ribuan di Zalora Indonesia.
Kontributor : Trias Rohmadoni