- Rizky Ridho menekankan bahwa bermain kotor di luar rumah penting membentuk mental tangguh dan jiwa sosial sejak kecil.
- Kampanye #Mainkan oleh Rinso mengajak orang tua mendukung aktivitas eksplorasi anak di luar ruangan tanpa khawatir pakaian kotor.
- Sebuah Friendly Match diadakan mempertemukan Ridho dengan pemenang kampanye sebagai simbol dorongan berani bergerak aktif di luar.
Suara.com - Di tengah kekhawatiran orang tua masa kini tentang baju kotor dan anak yang terjatuh, kisah Rizky Ridho justru mengingatkan bahwa lumpur, debu, dan luka kecil adalah bagian dari proses tumbuh yang berharga.
Jauh sebelum mengenakan seragam tim profesional dan bermain di stadion megah, Ridho adalah anak yang lebih sering menghabiskan waktu di luar rumah, bermain bola bersama teman-temannya.
“Waktu kecil dulu saya lebih sering di luar rumah daripada di rumah saja. Orangtua juga support untuk main di luar, salah satunya main sepak bola. Jatuh, kotor-kotoran itu biasa,” kata Ridho saat ditemui di Stadion ASIOP, Jakarta Pusat, Sabtu (24/1/2026).
Bermain bola di gang sempit, dengan kondisi seadanya, justru menjadi pengalaman paling membekas dalam hidupnya. Tanpa lapangan hijau yang rapi, tanpa sepatu mahal, Ridho kecil menemukan kebebasan, kegembiraan, dan mimpi.
“Saya sangat bersyukur diberi kebebasan oleh orangtua untuk main di luar rumah. Kegiatan yang paling bikin saya senang ya main sepak bola bareng teman-teman di gang. Justru saya yang sering ngompor-ngomporin teman-teman buat main bareng,” ujarnya sambil tersenyum.
Kebiasaan bermain di luar rumah tersebut, menurut nek Persija Jakarta ini, bukan hanya mengasah kemampuan fisik, tetapi juga membentuk mental tangguh, kemampuan komunikasi, serta jiwa sosial yang kuat.
Berinteraksi langsung dengan teman sebaya, belajar bekerja sama, bersaing secara sehat, hingga menghadapi konflik kecil di lapangan, semuanya menjadi bekal penting dalam perjalanannya sebagai atlet.
“Sekarang banyak anak-anak yang lebih suka di rumah saja. Beda sama zaman saya. Kalau saran saya, lebih sering lagi untuk kegiatan di luar karena itu bisa membentuk komunikasi dan jiwa sosial teman-teman,” katanya.
Pesan inilah yang kemudian sejalan dengan kampanye #Mainkan yang diluncurkan oleh Rinso, brand deterjen di bawah naungan PT Unilever Indonesia Tbk.
Baca Juga: Profil Pemain Kesayangan Shin Tae-yong yang Curi Perhatian John Herdman
Kampanye ini mengajak orang tua untuk kembali mendorong anak-anak bermain dan bereksplorasi di luar ruangan tanpa rasa khawatir akan noda dan kotoran pada pakaian.
Dalam rangkaian kampanye tersebut, Friendly Match digelar mempertemukan Rizky Ridho dengan 22 anak pemenang kampanye digital dari berbagai daerah di Indonesia. Momen ini menjadi simbol ajakan nyata agar anak-anak berani bergerak aktif dan bermain di luar.
“Saya sangat senang bisa terlibat dalam kampanye #Mainkan bersama Rinso. Sebagai atlet, saya tahu betul bahwa untuk menjadi hebat, kita harus berani kotor saat latihan dan bermain. Pesan kampanye ini sangat penting untuk anak-anak Indonesia agar mereka tidak takut bergerak dan beraktivitas. Biarkan mereka bermain sepuasnya, karena dari situlah mereka belajar dan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh,” ujar Ridho.
Kampanye #Mainkan juga merespons fenomena global. Data UNICEF (2025) menunjukkan bahwa anak-anak di berbagai belahan dunia kini semakin jarang bermain di luar ruangan, dan kecenderungan ini meningkat seiring bertambahnya usia.
Padahal, aktivitas luar ruangan memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak di setiap tahap usia—baik secara fisik, emosional, maupun sosial.
Ita Karo Karo, Fabric Clean & Unilever Professional Marketing Lead, menegaskan bahwa Rinso ingin mengubah cara pandang orang tua terhadap “kotor” pada anak.