Waspada Virus Nipah: Penyebab, Gejala, dan Cara Pencegahan yang Penting Diketahui

Nur Khotimah, Dita Alvinasari

Selasa, 27 Januari 2026 | 11:10 WIB
Waspada Virus Nipah: Penyebab, Gejala, dan Cara Pencegahan yang Penting Diketahui
Ilustrasi virus Nipah (Freepik)
baca 10 detik
  • Virus Nipah dapat menular dari hewan ke manusia dan melalui kontak dengan cairan tubuh orang atau hewan yang terinfeksi.
  • Belum ada vaksin atau obat khusus, dan tingkat kematian bisa mencapai 40–75%.
  • Pencegahan termasuk menghindari buah terkontaminasi, menjaga kebersihan, serta segera periksa ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala setelah bepergian ke daerah terdampak.
  1. Kontak langsung dengan darah, feses, urine, atau percikan air liur hewan atau orang yang terinfeksi.
  2. Mengonsumsi hewan ternak yang terinfeksi.
  3. Mengonsumsi buah atau makanan yang terkontaminasi virus.
  4. Riwayat bepergian ke daerah yang sedang mengalami wabah virus Nipah.

Gejala Virus Nipah

Gejala infeksi virus Nipah pada manusia bervariasi, tergantung tingkat keparahannya. Kasus ringan bisa bersifat asimtomatik, artinya tidak menimbulkan gejala.

Sementara itu, kasus sedang hingga berat biasanya menunjukkan gejala awal 4–14 hari setelah terinfeksi, yang menyerupai flu biasa, antara lain sebagai berikut.

  1. Demam
  2. Batuk
  3. Nyeri kepala
  4. Nyeri otot dan kelemahan
  5. Nyeri tenggorokan
  6. Mual dan muntah
  7. Sesak napas
  8. Diare

Infeksi yang semakin parah dapat memicu radang otak (ensefalitis), dengan gejala berat seperti di bawah ini.

  1. Mengantuk berat
  2. Sulit berkonsentrasi
  3. Disorientasi (kebingungan mengenai waktu dan tempat)
  4. Otot lemas atau berjalan tidak stabil
  5. Kejang
  6. Penurunan kesadaran hingga koma
  7. Pengucapan tidak jelas (slurred speech)
  8. Sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS)

Penanganan dan Pencegahan Virus Nipah

Menurut WHO, virus Nipah termasuk pathogen prioritas karena potensi penyebaran yang cepat dan dampaknya yang serius bagi kesehatan manusia.

Infeksi virus Nipah dapat menyebabkan gangguan pernapasan berat hingga radang otak (ensefalitis) yang fatal.

Hingga saat ini, belum ada vaksin atau pengobatan khusus untuk virus Nipah. Berdasarkan catatan wabah sebelumnya, tingkat kematian akibat virus ini dilaporkan antara 40-75%.

Di Indonesia, Kemenkes melalui situs infeksiemerging.kemkes.go.id telah mengeluarkan peringatan dini terkait kasus virus Nipah di India pada 13 Januari 2026.

baca juga

Peringatan ini mencakup beberapa langkah pencegahan penting bagi masyarakat, di antaranya sebagai berikut.

  1. Hindari mengonsumsi buah yang terdapat bekas gigitan kelelawar.
  2. Selalu cuci bersih dan kupas buah sebelum dikonsumsi.
  3. Jika bepergian ke India atau negara yang melaporkan kasus Nipah, terapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta patuhi protokol kesehatan setempat.
  4. Segera periksa kesehatan ke fasilitas medis jika muncul gejala virus Nipah dalam 14 hari setelah pulang dari wilayah terdampak. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Baru Virus Nipah: Tingkat Kematian 75%, Thailand Waspada, Apa Gejalanya?

Ancaman Baru Virus Nipah: Tingkat Kematian 75%, Thailand Waspada, Apa Gejalanya?

News | Senin, 26 Januari 2026 | 13:06 WIB

Bukan Virus Baru, Ini 7 Hal yang Perlu Diketahui tentang Super Flu di Indonesia

Bukan Virus Baru, Ini 7 Hal yang Perlu Diketahui tentang Super Flu di Indonesia

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 14:09 WIB

Waspada! Ini 12 Gejala Super Flu pada Anak, Virus Mulai Merebak di Indonesia

Waspada! Ini 12 Gejala Super Flu pada Anak, Virus Mulai Merebak di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 02 Januari 2026 | 16:15 WIB

Apa Itu EEHV? Virus Herpes Gajah yang Dikenal Mematikan, Begini Cara Penularannya

Apa Itu EEHV? Virus Herpes Gajah yang Dikenal Mematikan, Begini Cara Penularannya

Lifestyle | Minggu, 07 Desember 2025 | 13:08 WIB

Terkini

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×