Aplikasi Buy Now Paylater Bukan Sekadar Tren Tapi Kebutuhan

Fabiola Febrinastri

Rabu, 28 Januari 2026 | 15:03 WIB
Aplikasi Buy Now Paylater Bukan Sekadar Tren Tapi Kebutuhan
Ilustrasi menggunakan Aplikasi Buy Now Paylater. (Dok: Kredivo)

Suara.com - Perubahan gaya hidup digital membuat cara masyarakat mengelola keuangan ikut berevolusi. Jika dulu belanja identik dengan pembayaran tunai atau kartu kredit, kini muncul solusi yang lebih fleksibel dan mudah diakses oleh banyak orang. Salah satu yang paling menonjol adalah aplikasi Buy Now Paylater, layanan pembayaran yang memungkinkan transaksi dilakukan sekarang dan dibayar kemudian dengan skema cicilan.

Menariknya, layanan ini tidak lagi sekadar mengikuti tren belanja online. Di banyak situasi, PayLater justru berperan sebagai alat bantu pengelolaan arus kas, terutama bagi generasi produktif yang hidup di tengah kebutuhan cepat dan pemasukan yang datang berkala. Inilah alasan mengapa Paylater kini mulai dipandang sebagai kebutuhan, bukan sekadar gaya hidup.

Dari Tren Digital ke Alat Finansial Harian

Pada awal kemunculannya, Paylater sering diasosiasikan dengan belanja impulsif atau kebutuhan tersier. Namun, seiring meningkatnya literasi keuangan dan penggunaan fintech, persepsi ini mulai bergeser. Banyak pengguna kini memanfaatkan Paylater untuk kebutuhan yang lebih rasional, mulai dari belanja bulanan, isi pulsa, pembayaran tagihan, hingga pembelian perangkat kerja.

Faktor kemudahan menjadi pendorong utama. Proses pendaftaran yang cepat, tanpa kartu kredit, serta transparansi cicilan membuat layanan ini lebih inklusif. Bagi masyarakat yang belum memiliki akses ke produk perbankan konvensional, PayLater menjadi pintu masuk ke ekosistem keuangan digital yang lebih terstruktur.

Perbandingan Sebelum dan Setelah Hadirnya Aplikasi Buy Now Paylater

Perubahan perilaku finansial masyarakat terlihat jelas jika dibandingkan dengan kondisi sebelum layanan ini hadir.

Ilustrasi tabel penjelasan manfaat Paylater. (Dok: Kredivo)
Ilustrasi tabel penjelasan manfaat Paylater. (Dok: Kredivo)

Dari tabel tersebut terlihat bahwa Paylater bukan hanya mempermudah transaksi, tetapi juga mengubah cara orang merencanakan pengeluaran. Pengguna dapat menyesuaikan pembayaran dengan siklus pemasukan mereka, tanpa harus menunda kebutuhan penting.

Kenapa Paylater Dianggap Kebutuhan di Era Digital

baca juga

Kebutuhan finansial saat ini bersifat cepat dan dinamis. Banyak pengeluaran muncul di luar rencana, sementara pemasukan tidak selalu datang secara harian. Dalam kondisi seperti ini, PayLater berfungsi sebagai penyeimbang arus kas jangka pendek.

Selain itu, meningkatnya aktivitas digital membuat transaksi non-tunai semakin dominan. Mulai dari belanja online, layanan transportasi, hingga pembayaran hiburan, semuanya membutuhkan metode pembayaran yang praktis. Kehadiran Paylater menjawab kebutuhan ini dengan memberikan opsi pembayaran yang tetap terkontrol.

Beberapa laporan industri fintech juga menunjukkan bahwa penggunaan Paylater cenderung meningkat di kalangan pengguna yang sudah lebih sadar perencanaan keuangan, bukan hanya untuk konsumsi impulsif. Artinya, fungsi Paylater mulai bergeser menjadi alat bantu manajemen keuangan.

Bukan Sekadar Soal Menunda Bayar, Tapi Mengatur Prioritas

Kesalahan umum dalam memahami Paylater adalah menganggapnya sebagai “utang konsumtif”. Padahal, ketika digunakan dengan bijak, layanan ini justru membantu pengguna memprioritaskan kebutuhan. Misalnya, saat harus membeli perangkat kerja atau membayar kebutuhan mendesak, Paylater memungkinkan transaksi tetap berjalan tanpa mengganggu pos keuangan lain.

Kunci utamanya ada pada kontrol pengguna. Memahami tenor, jumlah cicilan, dan kemampuan bayar menjadi faktor penting agar Paylater benar-benar berfungsi sebagai solusi, bukan beban. Di sinilah peran edukasi dan fitur transparansi dari penyedia layanan menjadi sangat krusial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reshuffle Kabinet: Menkomdigi Meutya Hafid Dikabarkan Diganti Angga Raka Prabowo

Reshuffle Kabinet: Menkomdigi Meutya Hafid Dikabarkan Diganti Angga Raka Prabowo

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:21 WIB

Dari Inovasi hingga Keamanan Siber, Arah Baru Bisnis Digital

Dari Inovasi hingga Keamanan Siber, Arah Baru Bisnis Digital

Tekno | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:57 WIB

Indonesia Diprediksi Jadi Pasar Digital Terbesar di Asia Tenggara, Potensinya 600 Miliar USD

Indonesia Diprediksi Jadi Pasar Digital Terbesar di Asia Tenggara, Potensinya 600 Miliar USD

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 11:27 WIB

Ketika Akses Ditutup, Risiko Tak Hilang: Pelajaran dari Larangan Media Sosial

Ketika Akses Ditutup, Risiko Tak Hilang: Pelajaran dari Larangan Media Sosial

Tekno | Selasa, 27 Januari 2026 | 12:45 WIB

ITSEC Asia Gandeng Infinix Perkuat Keamanan Digital

ITSEC Asia Gandeng Infinix Perkuat Keamanan Digital

Tekno | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:51 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini 6 Perbedaan Utama Paylater dan Kartu Kredit

Jangan Salah Pilih! Ini 6 Perbedaan Utama Paylater dan Kartu Kredit

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 11:32 WIB

Terkini

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Surakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:06 WIB

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:04 WIB

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Jakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:43 WIB

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:38 WIB

×