- Emas Antam diproduksi BUMN dengan sertifikat internasional LBMA yang sangat likuid.
- Emas UBS produksi swasta menawarkan harga lebih terjangkau dan desain variatif.
- Kedua logam mulia memiliki kadar kemurnian sama sebesar 99,99 persen.
Suara.com - Emas atau Logam Mulia (LM) masih menjadi primadona investasi bagi masyarakat Indonesia.
Selain harganya yang cenderung stabil, logam mulia atau emas dianggap sebagai safe haven atau penyelamat nilai aset saat ekonomi sedang tidak menentu.
Namun bagi pemula, seringkali bingung dihadapkan dengan pilihan antara logam mulia Antam atau UBS.
Walaupun keduanya sama-sama memiliki kadar kemurnian 99,99 persen alias 24 karat, ternyata ada perbedaan mendasar yang wajib Anda tahu biar tak salah pilih.
Berikut ini, perbedaan Logam Mulia Antam dan UBS serta mana yang paling menguntungkan untuk investasi jangka panjang.

1. Produsennya BUMN dan Swasta
Perbedaan paling mencolok di antara keduanya terletak pada produsennya seperti berikut ini.
- Antam: Diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk, perusahaan pelat merah atau BUMN. Karena statusnya ini, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Antam sangat tinggi.
- UBS: Diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera, sebuah perusahaan swasta asal Surabaya yang sudah berdiri sejak 1981. Selain emas batangan, UBS juga dikenal sebagai produsen perhiasan ternama.
2. Sertifikatnya Nasional dan Internasional
Kedua logam mulia itu juga mengantongi sertifikat yang kelasnya berbeda seperti berikut ini.
Baca Juga: KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
- Antam: Punya sertifikat internasional dari LBMA (London Bullion Market Association). Artinya, emas Antam diakui dan bisa Anda jual di negara mana pun di dunia. Sertifikatnya pun kini menyatu dengan kemasan (CertiCard) yang bisa kamu cek keasliannya lewat aplikasi CertiEye.
- UBS: Memiliki sertifikat nasional yang dikeluarkan oleh PT UBS sendiri. Meski begitu, emas UBS tetap diakui di seluruh Indonesia.
3. Harganya
Jika Anda hanya memiliki dana terbatas untuk investasi, Anda bisa memilih emas UBS daripada Antam karena alasan berikut ini.
- Harga Beli: Umumnya, harga emas Antam lebih mahal dibanding UBS. Ini dikarenakan biaya sertifikasi internasional dan biaya cetak yang lebih tinggi.
- Harga Jual Kembali (Buyback): Selisih antara harga beli dan jual kembali (spread) keduanya cenderung mirip. Namun, harga buyback Antam biasanya sedikit lebih tinggi di butik resminya dibandingkan emas merek lain.
4. Bentuk Fisik dan Ukuran
Emas Antam dan UBS juga memiliki bentuk fisik dan ukuran yang berbeda seperti berikut ini.
- Antam: Secara dimensi, emas batangan Antam cenderung lebih kecil tapi tebal. Antam menyediakan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1 kg.
- UBS: Ukurannya cenderung lebih lebar dan tipis. Pilihan gramasinya sangat beragam, bahkan sering mengeluarkan edisi khusus yang lucu-lucu seperti karakter kartun atau edisi hari raya.
5. Kemudahan Penjualannya
Logam mulia Antam sangat likuid, karena Anda bisa menjualnya di butik Antam, toko emas mana pun, pegadaian dan di luar negeri sekalipun.