Furnitur Lokal Naik Kelas, Siap Jadi Bagian dari Tren Desain Global

Vania Rossa

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11 WIB
Furnitur Lokal Naik Kelas, Siap Jadi Bagian dari Tren Desain Global
Ilustrasi Desain Rumah Minimalis (pixabay)
baca 10 detik
  • Perubahan gaya hidup konsumen Indonesia mendorong permintaan furnitur fungsional dan hemat ruang di pasar domestik.
  • Ekspor furnitur nasional memiliki potensi besar tumbuh signifikan di pasar global ratusan miliar dolar AS.
  • Indonesia Materials, Manufacturing & Furniture Connect akan menyatukan ekosistem industri dari 23–27 September 2026 di Jakarta.

Suara.com - Cara orang Indonesia menata rumah sedang berubah. Hunian makin ringkas, ruang makin fleksibel, dan furnitur tak lagi sekadar pelengkap, tapi bagian dari gaya hidup. Di tengah tren itu, industri furnitur nasional justru menemukan momentumnya untuk naik kelas — bukan hanya di dalam negeri, tapi juga di pasar global.

Data menunjukkan, ekspor mebel Indonesia terus menunjukkan potensi besar. Namun, di pasar furnitur dunia yang nilainya mencapai ratusan miliar dolar AS per tahun, porsi Indonesia masih tergolong kecil. Artinya, ruang untuk tumbuh masih sangat luas. Tantangannya kini bukan lagi sekadar produksi, melainkan bagaimana desain, material, dan manufaktur Indonesia bisa terhubung lebih kuat dengan selera dan jaringan pasar dunia.

Di sisi lain, pasar domestik ikut mendorong perubahan gaya hidup ini. Lonjakan pembelian rumah berukuran kecil di berbagai kota memicu kebutuhan akan furnitur yang lebih fungsional, hemat ruang, dan estetik. Bukan cuma Jakarta, kota-kota seperti Pekanbaru dan Pontianak pun menunjukkan pertumbuhan pasar properti yang signifikan. Hunian baru berarti kebutuhan baru — dari kursi kerja ergonomis untuk WFH, hingga furnitur modular yang bisa menyesuaikan ruang.

Furnitur kini berbicara tentang kenyamanan, identitas, dan cara hidup. Dan di titik inilah industri nasional mencoba menyambungkan potensi hulu—material dan teknologi—dengan hilir berupa desain dan pasar.

Momentum itu akan terlihat dalam gelaran Indonesia Materials, Manufacturing & Furniture Connect yang dijadwalkan berlangsung pada 23–27 September 2026 di NICE PIK 2 dan JIExpo Kemayoran, Jakarta. Ajang ini mempertemukan ekosistem industri dari bahan baku, teknologi produksi, hingga produk furnitur jadi dalam satu platform terpadu.

Indonesia Materials, Manufacturing & Furniture Connect. (Ist)
Indonesia Materials, Manufacturing & Furniture Connect. (Ist)

“Dengan menyatukan material, manufaktur, dan furnitur dalam satu ekosistem terkoordinasi, Indonesia memperkuat efisiensi industrinya sekaligus meningkatkan daya saing sebagai pusat manufaktur regional,” ujar Mathias Küpper, Managing Director dan Regional President Asia Pacific Koelnmesse Pte Ltd.

Pameran ini bukan sekadar ruang transaksi bisnis. Ia menjadi titik temu antara produsen, desainer, pelaku UMKM, hingga pembeli internasional yang mencari produk dengan karakter kuat dan sentuhan lokal. Sekitar 800 peserta pameran dari puluhan negara ditargetkan hadir, bersama 15.000 pengunjung dari berbagai segmen industri.

Bagi pelaku furnitur dalam negeri, terutama UMKM, ajang ini membuka peluang untuk menembus pasar ekspor tanpa harus berjalan sendiri. Sekitar setengah peserta pada salah satu pameran di dalam rangkaian ini bahkan berasal dari pelaku usaha kecil dan menengah.

“Penyelarasan ini menyatukan berbagai platform industri utama sesuai dengan cara industri furnitur bekerja saat ini. Inisiatif ini mendukung pengembangan bisnis dan perluasan akses pasar melalui platform industri yang menyeluruh dari hulu ke hilir,” kata Dedy Rochimat, Ketua ASMINDO.

baca juga

Lebih jauh, pergerakan ini mencerminkan perubahan wajah furnitur Indonesia. Bukan lagi hanya dikenal sebagai produsen bahan mentah atau produk massal, tetapi sebagai bagian dari percakapan global tentang desain, keberlanjutan, dan gaya hidup modern.

Ketika rumah menjadi pusat aktivitas — bekerja, beristirahat, hingga bersosialisasi — furnitur ikut naik peran menjadi elemen penting yang membentuk kualitas hidup. Lewat kolaborasi lintas sektor dan panggung internasional, furnitur Indonesia kini sedang menapaki jalur baru: dari ruang tamu lokal menuju etalase dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 HP Murah Rp1 Jutaan Desain Premium, Kamera Apik Anti Ketinggalan Zaman di 2026

7 HP Murah Rp1 Jutaan Desain Premium, Kamera Apik Anti Ketinggalan Zaman di 2026

Tekno | Sabtu, 31 Januari 2026 | 08:07 WIB

7 Tablet Memori 512 GB Murah RAM Melimpah, Desain dan Multitasking Enteng

7 Tablet Memori 512 GB Murah RAM Melimpah, Desain dan Multitasking Enteng

Tekno | Rabu, 28 Januari 2026 | 19:29 WIB

5 Tablet Samsung untuk Desain Grafis, Nyaman saat Menggambar

5 Tablet Samsung untuk Desain Grafis, Nyaman saat Menggambar

Tekno | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:02 WIB

Terkini

PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!

PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?

Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Indonesia-Thailand Luncurkan Roadmap Kemitraan Strategis 2026-2030

Indonesia-Thailand Luncurkan Roadmap Kemitraan Strategis 2026-2030

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran

Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:30 WIB

18 Bank Segera Bangkrut, Ini Bocoronnya

18 Bank Segera Bangkrut, Ini Bocoronnya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:29 WIB

XL Ultra 5G+ Rebut Takhta Jaringan Terbaik di Indonesia, Kecepatan Tembus 500 Mbps!

XL Ultra 5G+ Rebut Takhta Jaringan Terbaik di Indonesia, Kecepatan Tembus 500 Mbps!

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:24 WIB

7 Sisi Gelap Zodiak Scorpio Saat Marah dan Cemburu, Emosinya Sulit Ditebak

7 Sisi Gelap Zodiak Scorpio Saat Marah dan Cemburu, Emosinya Sulit Ditebak

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:23 WIB

Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan

Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:19 WIB

Hino Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi di GIIAS 2026

Hino Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi di GIIAS 2026

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun

Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:10 WIB

×