Heboh! KBBI Definisikan Sawit Sebagai Pohon, Kriterianya Sudah Sesuai?

Yasinta Rahmawati, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 03 Februari 2026 | 17:33 WIB
Heboh! KBBI Definisikan Sawit Sebagai Pohon, Kriterianya Sudah Sesuai?
Ilustrasi sawit. (Freepik)
baca 10 detik
  • KBBI mendefinisikan sawit sebagai pohon menyerupai kelapa yang buahnya mengandung minyak.
  • Definisi baru itu memicu perdebatan publik.
  • Sawit sendiri sejenis palem monokotil, tidak memiliki kulit kayu seperti pohon berkayu sejati.

Suara.com - Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI yang mendefinisikan sawit sebagai pohon memicu perdebatan publik. Ini karena sawit awalnya dikenal sebagai tanaman palma atau palem yang bersifat monokotil.

Melalui aplikasi resmi KBBI yang diakses Suara.com pada Selasa (3/2/2026), sawit didefinisikan sebagai pohon yang menyerupai kelapa, berupa tandan bercabang dengan buah kecil yang banyak.

"Pohon bunganya berupa tandan bercabang dengan buah kecil-kecil dan banyak, berwarna merah kehitam-hitaman, daging dan kulit buahnya mengandung minyak, digunakan sebagai bahan pembuat minyak, mentega, atau sabun; kelapa bali; Elaeis guineensis," tulis KBBI melalui aplikasi resminya.

Situs Britannica mendefinisikan pohon sebagai tumbuhan berkayu abadi dengan batang tunggal berdiri sendiri dan terdiri dari jaringan kayu.

Sedangkan University of Florida menyebut tanaman palem seperti sawit tidak memiliki kulit kayu. Batang sawit yang terlihat seperti kayu, hanyalah jaringan kering seperti pelepah yang disebut pseudobark.

Definisi sawit menurut KBBI. (https://kbbi.kemdikbud.go.id/)
Definisi sawit menurut KBBI. (https://kbbi.kemdikbud.go.id/)

Selain itu tidak seperti pohon yang tumbuh di hutan atau pohon buah pada umumnya, diameter batang sawit tidak bertambah seiring bertambahnya usia pohon tersebut.

Dari sisi penyerapan karbon, Ahli Evaluasi Lahan Bidang Agreteknologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Dr. Ir. Lis Noer Aini, SP, M.Si sempat menyebut pohon di hutan mampu serap karbon lebih besar dari kelapa sawit.

Pada pohon dan keragaman tumbuhan di hutan dengan lapisan kanopi daun memungkinkan penyerapan karbon multi-level.

Sedangkan kelapa sawit di perkebunan, karbon tidak diserap oleh akar dan daun cenderung dilepaskan kembali ke atmosfer.

baca juga

"Ketika karbon dilepaskan ke udara, gas rumah kaca akan meningkat. Pemanasan global pada dasarnya berasal dari penggundulan hutan yang kita lakukan sendiri," ungkap Lis di situs UMY pada 2 Januari 2026.

Di sisi lain dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo Subianto tak ragu menjuluki kelapa sawit sebagai Miracle Crop atau tanaman ajaib.

Di depan para kepala daerah dan pejabat pusat, Presiden menepis keraguan pihak-pihak yang ia sebut sebagai "kelompok nyinyir".

"Kenapa kelapa sawit bagi saya saya katakan itu miracle crop? It is miracle crop," tegas Prabowo di mimbar pidato.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!

Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!

News | Senin, 02 Februari 2026 | 15:48 WIB

Prabowonomics Utamakan Kepentingan Nasional, Tapi Rokok dan Sawit Masih Dijegal Asing

Prabowonomics Utamakan Kepentingan Nasional, Tapi Rokok dan Sawit Masih Dijegal Asing

News | Minggu, 01 Februari 2026 | 12:15 WIB

Kejagung Geledah Rumah Eks Menteri Siti Nurbaya, Terkait Penyidikan Tata Kelola Sawit

Kejagung Geledah Rumah Eks Menteri Siti Nurbaya, Terkait Penyidikan Tata Kelola Sawit

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 17:43 WIB

Terkini

Keracunan MBG Marak Lagi, Bisakah Pengelola dan Pejabat Dipidanakan?

Keracunan MBG Marak Lagi, Bisakah Pengelola dan Pejabat Dipidanakan?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:32 WIB

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

×