Penting dipahami bahwa Epstein Files bukan kumpulan dokumen yang seluruh isinya berkaitan langsung dengan relasi personal Jeffrey Epstein. Arsip ini merupakan berkas hukum besar yang mencakup berbagai dokumen pendukung dari banyak institusi.
Di dalamnya terdapat email internal organisasi, dokumen kebijakan, laporan resmi, serta materi komunikasi dari berbagai lembaga internasional. Dokumen World Bank Group yang memuat nama Sri Mulyani termasuk dalam kategori arsip institusional tersebut.
Oleh karena itu, keberadaan nama pejabat publik dalam Epstein Files tidak serta-merta menunjukkan keterlibatan pribadi, hubungan bisnis, atau koneksi dengan jaringan Epstein.
Tokoh Indonesia Lain yang Disebut
Selain Sri Mulyani, beberapa tokoh Indonesia juga muncul dalam dokumen Epstein Files dengan konteks yang berbeda-beda. Nama Hary Tanoesoedibjo tercantum dalam dokumen yang membahas relasi bisnisnya dengan Donald Trump, termasuk proyek Trump Residences Indonesia.
Nama Eka Tjipta Widjaja muncul dalam dokumen terkait transaksi properti mewah Donald Trump pada 2009. Sementara itu, nama Joko Widodo dan Sri Mulyani juga muncul dalam dokumen lain berupa kliping pemberitaan atau laporan analisis kondisi politik dan ekonomi Indonesia.
Adapun nama Presiden ke-2 RI Soeharto tercantum secara tidak langsung dalam dokumen usulan penulisan buku tentang dirinya, yang diajukan kepada Epstein oleh seorang penulis.
Demikian itu informasi kemunculan nama Sri Mulyani di Dokumen Jeffrey Epstein Files. Secara keseluruhan, kemunculan nama Sri Mulyani dalam Epstein Files bersifat administratif dan institusional, tanpa keterkaitan personal maupun substantif dengan Jeffrey Epstein.
Kontributor : Mutaya Saroh
Baca Juga: Link Download Epstein Files PDF yang Diduga Berjumlah 3 Juta Halaman