Prabowo Gagas Gerakan Gentengisasi, Ini Plus Minus Genteng Tanah Liat vs Baja Ringan

Yasinta Rahmawati

Kamis, 05 Februari 2026 | 19:49 WIB
Prabowo Gagas Gerakan Gentengisasi, Ini Plus Minus Genteng Tanah Liat vs Baja Ringan
Ilustrasi genteng.
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo menggaungkan "gentengisasi" untuk penggunaan genteng tanah liat pada hunian rakyat.
  • Gerakan tersebut bertujuan mengembalikan estetika arsitektur tropis sekaligus menghidupkan industri genteng rumahan lokal.
  • Genteng tanah liat unggul sebagai isolator panas dan peredam suara.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menarik perhatian publik dengan menggaungkan "Gerakan Gentengisasi".

Program ini bertujuan untuk menyeragamkan kembali penggunaan genteng tanah liat pada hunian masyarakat, terutama dalam proyek-proyek perumahan rakyat dan renovasi desa.

Langkah ini dipandang sebagai upaya mengembalikan jati diri arsitektur tropis Indonesia sekaligus menghidupkan kembali industri genteng rumahan yang mulai tergerus oleh tren atap metal atau seng.

Sebelum Anda memutuskan untuk merenovasi atap, mari bedah plus minus antara genteng tanah liat vs atap baja/seng berikut ini.

Mengenal Gerakan Gentengisasi Prabowo

Gerakan ini bermula dari keprihatinan Presiden Prabowo terhadap kondisi pemukiman yang terlihat kumuh atau tidak seragam di beberapa wilayah.

Dengan Gentengisasi, diharapkan rumah-rumah penduduk memiliki standar estetika yang lebih baik serta awet. Dan yang paling penting mendukung ekonomi pengrajin genteng lokal di daerah-daerah seperti Soka, Kebumen, atau Majalengka.

Namun, di balik gerakan ini, muncul pertanyaan, apakah genteng tanah liat masih relevan di tengah gempuran material modern? Mari simak ulasan di bawah.

1. Genteng Tanah Liat

Genteng tanah liat adalah material legendaris yang sudah teruji selama berabad-abad di iklim tropis.

baca juga

Kelebihan:

  • Lebih Adem: Tanah liat memiliki sifat isolator panas yang sangat baik. Ia mampu menyerap panas matahari tanpa menyalurkannya ke dalam ruangan, sehingga rumah terasa sejuk meski di siang bolong.
  • Kedap Suara: Saat hujan deras, suara rintikan air tidak akan terdengar bising. Ini memberikan kenyamanan ekstra dibandingkan atap logam.
  • Tahan Lama: Genteng tanah liat yang berkualitas bisa bertahan hingga puluhan bahkan ratusan tahun. Ia tidak berkarat dan tahan terhadap cuaca ekstrem.
  • Estetika Klasik: Memberikan kesan rumah yang kokoh, elegan, dan membumi.

Kekurangan:

  • Beban Berat: Genteng ini sangat berat, sehingga memerlukan konstruksi rangka atap (kuda-kuda) yang sangat kuat, biasanya kayu berkualitas tinggi atau baja ringan kelas berat.
  • Risiko Kebocoran: Jika pemasangannya tidak presisi atau sudut kemiringannya salah, air mudah merembes melalui celah antar genteng.
  • Perawatan: Rentan ditumbuhi lumut jika area rumah sangat lembap atau tertutup pohon.

2. Atap Baja Ringan / Seng (Metal)

Dalam satu dekade terakhir, penggunaan atap metal berpasir atau seng gelombang meningkat pesat karena alasan efisiensi.

Kelebihan:

  • Proses Pasang Cepat: Karena ukurannya yang berupa lembaran besar, pemasangan atap metal jauh lebih cepat dan hemat biaya tukang.
  • Sangat Ringan: Tidak membebani struktur bangunan. Ini menjadi pilihan utama di daerah rawan gempa karena meminimalisir risiko keruntuhan atap.
  • Harga Terjangkau: Secara keseluruhan, biaya material dan pemasangan seringkali lebih murah dibanding genteng tanah liat.
  • Anti Bocor & Anti Lumut: Karena sistem pengunciannya yang rapat dan materialnya yang licin, risiko bocor akibat celah sangat minim.

Kekurangan:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata

Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 18:05 WIB

Prabowo Gagas Program 'Gentengisasi': Atap Indonesia Pakai Genteng, KMP Merah Putih Jadi Motornya

Prabowo Gagas Program 'Gentengisasi': Atap Indonesia Pakai Genteng, KMP Merah Putih Jadi Motornya

News | Senin, 02 Februari 2026 | 14:38 WIB

5 Rekomendasi Cat Genteng Waterproof Terbaik, Anti Bocor dan Tahan Cuaca Ekstrem

5 Rekomendasi Cat Genteng Waterproof Terbaik, Anti Bocor dan Tahan Cuaca Ekstrem

Lifestyle | Rabu, 29 Oktober 2025 | 15:49 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×