Baca 10 detik
- Presiden Prabowo menggaungkan "gentengisasi" untuk penggunaan genteng tanah liat pada hunian rakyat.
- Gerakan tersebut bertujuan mengembalikan estetika arsitektur tropis sekaligus menghidupkan industri genteng rumahan lokal.
- Genteng tanah liat unggul sebagai isolator panas dan peredam suara.
- Panas: Material logam adalah konduktor panas. Tanpa tambahan peredam (insulasi) yang mahal, ruangan di bawahnya akan terasa sangat gerah.
- Bising saat Hujan: Suara "drumband" saat hujan deras sering kali mengganggu kenyamanan penghuni rumah.
- Risiko Korosi: Jika lapisan pelindungnya terkelupas, atap ini bisa berkarat dalam waktu beberapa tahun saja, terutama di daerah dekat pantai.
Gerakan Gentengisasi yang digagas Presiden Prabowo nampaknya ingin menekankan pada aspek kenyamanan jangka panjang dan kemandirian ekonomi.
Jika Anda mengutamakan kesejukan alami di dalam rumah tanpa harus terus-menerus menyalakan AC, genteng tanah liat adalah pemenang mutlak.
Namun, jika Anda memiliki budget terbatas dan menginginkan proses pembangunan yang kilat, atap metal berpasir bisa menjadi opsi, asalkan Anda siap menambah biaya untuk memasang aluminium foil peredam panas di bawahnya.
Jadi, apakah Anda siap mendukung gerakan Gentengisasi untuk rumah Anda selanjutnya?