Hindari Sial! Ini 15 Pantangan Tahun Baru Imlek agar Hoki Sepanjang Tahun

Yasinta Rahmawati

Rabu, 11 Februari 2026 | 12:30 WIB
Hindari Sial! Ini 15 Pantangan Tahun Baru Imlek agar Hoki Sepanjang Tahun
Warga keturunan Tionghoa bersembahyang di Vihara Amurva Bhumi (Hok Tek Tjeng Sin), Karet Semanggi, Jakarta, Selasa (28/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Tahun Baru Imlek memuat berbagai pantangan untuk menjaga keberuntungan.
  • Ada sejumlah pantangan yang dipercaya bisa membawa bad luck jika dilakukan.
  • Larangan populer mencakup menyapu rumah, keramas, memotong rambut, serta penggunaan benda tajam pada hari pertama perayaan.

Suara.com - Masyarakat Tionghoa di Indonesia akan merayakan Tahun Baru Imlek 2026 pada 17 Februari besok. Imlek sendiri bukan sekadar perayaan meriah dengan lampion merah dan pertunjukan barongsai.

Bagi masyarakat Tionghoa, Imlek adalah titik awal yang menentukan nasib dan keberuntungan selama satu tahun ke depan.

Karena alasan inilah, muncul berbagai tradisi unik berupa larangan atau pantangan yang harus dipatuhi.

Kepercayaan masyarakat Tionghoa menyebutkan bahwa apa yang dilakukan seseorang pada awal tahun akan memengaruhi sisa bulan di tahun tersebut.

Mengutip dari China Highlights, terdapat daftar panjang mengenai hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama momen spesial ini. Jika Anda melanggarnya, dipercaya keberuntungan (hoki) Anda akan hilang atau justru mengundang kemalangan.

Berikut adalah panduan lengkap mengenai pantangan Tahun Baru Imlek untuk menjaga kelancaran rezeki dan kebahagiaan.

1. Menyapu dan Membuang Sampah

Ini adalah salah satu pantangan yang paling populer. Menyapu pada hari pertama Imlek dianggap sebagai simbol "menyapu kekayaan" keluar dari rumah.

Begitu pula dengan membuang sampah, yang melambangkan membuang keberuntungan dari kediaman Anda.

baca juga

Jika terpaksa harus membersihkan lantai, masyarakat biasanya menyapu dari luar ke arah dalam rumah sebagai simbol mengumpulkan rezeki.

Ilustrasi seseorang sedang keramas (Freepik/freepik)
Ilustrasi seseorang sedang keramas (Freepik/freepik)

2. Keramas dan Memotong Rambut

Dalam bahasa Mandarin, kata "rambut" (fa) memiliki pengucapan dan karakter yang sama dengan kata "makmur" (facai).

Oleh karena itu, keramas pada hari pertama Imlek dianggap seperti mencuci habis kemakmuran Anda.

Selain itu, memotong rambut juga sangat dilarang karena dianggap bisa "memotong" jalan keberuntungan.

3. Mencuci Pakaian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya

Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 11:18 WIB

Lebih dari Sekadar Barongsai: Deretan Mal Ini Jadi Destinasi Rayakan Imlek Penuh Budaya dan Hiburan

Lebih dari Sekadar Barongsai: Deretan Mal Ini Jadi Destinasi Rayakan Imlek Penuh Budaya dan Hiburan

Lifestyle | Selasa, 10 Februari 2026 | 20:02 WIB

25 Contoh Ucapan Selamat Imlek 2026 untuk Keluarga dan Kerabat Dekat

25 Contoh Ucapan Selamat Imlek 2026 untuk Keluarga dan Kerabat Dekat

Lifestyle | Selasa, 10 Februari 2026 | 19:18 WIB

Terkini

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:26 WIB

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:12 WIB

BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan

BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:11 WIB

×