- Kabar surat edaran libur Ramadhan 2026 yang beredar luas di media sosial.
- Pemerintah melalui Rapat Tingkat Menteri pada 5 Februari 2026 memutuskan pembelajaran tetap berjalan dengan penyesuaian materi.
- Skema pembelajaran Ramadan 2026 mencakup kegiatan tatap muka hingga libur pasca-Ramadan pada 23 hingga 27 Maret 2026.
Berdasarkan hasil rapat tersebut, pemerintah menyepakati skema pembelajaran selama Bulan Ramadan 2026 sebagai berikut:
18–20 Februari 2026: Pembelajaran di luar satuan pendidikan
23 Februari–16 Maret 2026: Pembelajaran tatap muka di sekolah
23–27 Maret 2026: Libur pasca-Ramadan
Dengan skema ini, siswa tetap menjalani proses belajar selama Ramadan, namun dengan pendekatan yang lebih menekankan nilai keagamaan dan pembentukan karakter.
Selama Ramadan 2026, sekolah didorong menyelenggarakan kegiatan yang mendukung penguatan iman dan akhlak. Bagi siswa Muslim, kegiatan dapat berupa tadarus Alquran, pesantren kilat, dan kajian keislaman. Sementara siswa non-Muslim difasilitasi melalui bimbingan rohani sesuai keyakinan masing-masing.
Selain itu, kegiatan sosial seperti berbagi takjil, santunan, lomba keagamaan, hingga aktivitas edukatif ramah anak juga dianjurkan untuk menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.