Ziarah Kubur Sebelum Puasa Namanya Apa? Ini Hukumnya dalam Islam

Farah Nabilla

Kamis, 12 Februari 2026 | 13:44 WIB
Ziarah Kubur Sebelum Puasa Namanya Apa? Ini Hukumnya dalam Islam
Ziarah kubur sebelum puasa atau Nyadran lintas agama di Dusun Krecek dan Gletuk, Desa Getas, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung. [Suara.com/ Angga Haksoro Ardi]
baca 10 detik
  • Ziarah kubur sebelum Ramadan adalah tradisi masyarakat Nusantara mengunjungi makam untuk mendoakan arwah.
  • Tradisi ini memiliki beragam sebutan lokal dan merupakan persiapan spiritual.
  • Menurut ulama, hukum ziarah kubur sebelum puasa adalah sunnah, bukan kewajiban, sebagai pengingat akan akhirat dan penghormatan leluhur.

Suara.com - Menjelang bulan Ramadan, tradisi ziarah kubur sebelum puasa kembali ramai dilakukan masyarakat di berbagai daerah. Namun, ziarah kubur sebelum puasa namanya apa? Ternyata, setiap daerah di Indonesia memiliki sebutan dan cara pelaksanaan yang berbeda.

Tujuan ziarah kubur di berbagai daerah ini sama-sama mendoakan keluarga yang telah meninggal sekaligus menyambut bulan suci dengan hati yang bersih.

Tradisi ini sudah mengakar kuat dalam budaya masyarakat Muslim Nusantara dan menjadi bagian dari rangkaian persiapan spiritual sebelum memasuki Ramadan.

Secara umum, ziarah kubur sebelum puasa adalah kegiatan mengunjungi makam keluarga atau kerabat untuk mendoakan arwah mereka menjelang datangnya bulan Ramadan. Biasanya dilakukan pada akhir bulan Syaban.

Dalam praktiknya, keluarga akan membersihkan makam, menabur bunga, serta membaca doa dan ayat-ayat Al-Qur’an. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, tradisi ini juga menjadi momen refleksi diri sebelum menjalankan ibadah puasa.

Sejumlah warga mengarak ingkung dan tumpeng dalam prosesi Upacara Nyadran Punggawa Raja menjelang bulan suci Ramadan di sepanjang Jalan Mataram, Kelurahan Suryatmajan, Kemantren Danurejan, Kota Jogja, Sabtu (18/3/2022). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]
Sejumlah warga mengarak ingkung dan tumpeng dalam prosesi Upacara Nyadran Punggawa Raja menjelang bulan suci Ramadan di sepanjang Jalan Mataram, Kelurahan Suryatmajan, Kemantren Danurejan, Kota Jogja, Sabtu (18/3/2022). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

Sebutan Ziarah Kubur Sebelum Puasa di Berbagai Daerah

Berikut beberapa nama tradisi ziarah kubur sebelum puasa di sejumlah daerah di Indonesia:

1. Nyadran (Jawa Tengah dan DIY)
Nyadran merupakan tradisi masyarakat Jawa menjelang Ramadan yang dilakukan pada bulan Ruwah (Syaban dalam kalender Hijriah). Selain ziarah kubur, Nyadran juga diisi dengan doa bersama dan kenduri atau makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.

2. Ruwahan (Jawa)
Ruwahan berasal dari kata “arwah” dan dilakukan sepanjang bulan Syaban. Kegiatan ini identik dengan ziarah makam keluarga, pembacaan tahlil, serta doa bersama. Tradisi ini bertujuan mengirim doa kepada leluhur sekaligus mengingatkan diri akan kematian.

baca juga

3. Munggahan (Jawa Barat)
Munggahan lebih dikenal sebagai tradisi makan bersama keluarga atau kerabat sebelum Ramadan. Namun, sebagian masyarakat juga mengisinya dengan ziarah kubur. Maknanya adalah “naik” ke bulan yang lebih suci, yakni Ramadan.

4. Megengan (Jawa Timur)
Megengan biasanya dilakukan menjelang awal Ramadan. Tradisi ini identik dengan pembagian kue apem sebagai simbol permohonan maaf. Sebagian masyarakat juga menyempatkan ziarah kubur sebagai bagian dari persiapan spiritual.

5.Balimau dan Ziarah Kubur (Sumatera Barat dan Riau)
Di Sumatera Barat dan Riau, tradisi menyambut Ramadan dikenal dengan Balimau, yakni mandi menggunakan air jeruk nipis sebagai simbol penyucian diri. Selain itu, masyarakat juga melakukan ziarah kubur sebelum puasa untuk mendoakan keluarga yang telah wafat.

6. Mattunu Solong dan Ziarah (Sulawesi Selatan)
Di beberapa daerah Sulawesi Selatan, masyarakat melakukan tradisi penyambutan Ramadan yang disertai ziarah makam keluarga. Meski namanya berbeda, esensinya tetap sama, yakni mempersiapkan diri secara lahir dan batin.

Apakah Ziarah Kubur Sebelum Puasa Wajib? Ini Hukumnya Menurut Ulama

Banyak yang bertanya, apakah ziarah kubur sebelum puasa wajib dilakukan oleh umat Islam? Jawabannya, ziarah kubur sebelum Ramadan tidak bersifat wajib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Surat Edaran Libur Ramadhan 2026 Apakah Sudah Terbit? Ini Keputusan Pemerintah

Surat Edaran Libur Ramadhan 2026 Apakah Sudah Terbit? Ini Keputusan Pemerintah

Lifestyle | Kamis, 12 Februari 2026 | 13:21 WIB

Apakah Harus Minta Maaf Sebelum Puasa? Ini Hukumnya

Apakah Harus Minta Maaf Sebelum Puasa? Ini Hukumnya

Lifestyle | Kamis, 12 Februari 2026 | 13:02 WIB

Kapan Sidang Isbat Puasa 2026? Ini Jadwalnya

Kapan Sidang Isbat Puasa 2026? Ini Jadwalnya

Lifestyle | Kamis, 12 Februari 2026 | 12:50 WIB

Ramadan di Depan Mata, Pramono Anung Wanti-wanti Warga DKI Tak Gadai KJP Buat Penuhi Kebutuhan

Ramadan di Depan Mata, Pramono Anung Wanti-wanti Warga DKI Tak Gadai KJP Buat Penuhi Kebutuhan

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 11:37 WIB

30 Ucapan Mohon Maaf Lahir dan Batin Sebelum Puasa, Bisa Dijadikan Caption Media Sosial

30 Ucapan Mohon Maaf Lahir dan Batin Sebelum Puasa, Bisa Dijadikan Caption Media Sosial

Lifestyle | Kamis, 12 Februari 2026 | 10:52 WIB

Terkini

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

News | Senin, 28 September 2026 | 13:39 WIB

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:37 WIB

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

News | Senin, 28 September 2026 | 13:33 WIB

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:31 WIB

DPR Soroti Ditjenpas Hanya Sebut Ferdy Sambo dalam Pemeriksaan Lapas Cibinong

DPR Soroti Ditjenpas Hanya Sebut Ferdy Sambo dalam Pemeriksaan Lapas Cibinong

News | Senin, 28 September 2026 | 13:30 WIB

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:23 WIB

8 Perbedaan Pompa Pendorong vs Pompa Isap Biasa untuk Rumah Tangga

8 Perbedaan Pompa Pendorong vs Pompa Isap Biasa untuk Rumah Tangga

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:22 WIB

Greenpeace Pertanyakan BPGMN: Apa Bedanya dengan BRGM yang Dibubarkan?

Greenpeace Pertanyakan BPGMN: Apa Bedanya dengan BRGM yang Dibubarkan?

News | Senin, 28 September 2026 | 13:21 WIB

Hari Kesetaraan Upah: Sudahkah Kerja Perempuan Dihargai Setara?

Hari Kesetaraan Upah: Sudahkah Kerja Perempuan Dihargai Setara?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:20 WIB

Gibran Terancam Lengser? Ini Skenario Konstitusi Jika Gugatan di MK Dikabulkan Hakim

Gibran Terancam Lengser? Ini Skenario Konstitusi Jika Gugatan di MK Dikabulkan Hakim

News | Senin, 28 September 2026 | 13:16 WIB

×