Cara Aman Pakai Perbankan Digital di Era Serba Online

Vania Rossa

Kamis, 12 Februari 2026 | 18:20 WIB
Cara Aman Pakai Perbankan Digital di Era Serba Online
Viola Meiryan, Indonesia Country Director VisionLabs. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Perbankan digital populer karena kemudahan, namun masyarakat memprioritaskan keamanan data dan uang tersimpan.
  • Kepercayaan dibangun melalui teknologi kuat seperti pengenalan wajah dan deteksi keaslian (liveness detection).
  • Viola Meiryan menekankan pentingnya menambahkan deteksi deepfake untuk perlindungan data nasabah lebih lanjut.

Suara.com - Di tengah gaya hidup yang serba cepat, perbankan digital sudah jadi bagian dari rutinitas banyak orang. Mulai dari bayar tagihan, kirim uang, sampai buka rekening, semuanya bisa dilakukan lewat ponsel. Praktis, efisien, dan hemat waktu.

Namun di balik kemudahan itu, satu hal yang paling dicari masyarakat sebenarnya sederhana: rasa aman.

Kepercayaan terhadap perbankan digital bukan hanya soal tampilan aplikasi yang canggih atau fitur yang lengkap, tapi tentang keyakinan bahwa data pribadi dan uang yang disimpan benar-benar terlindungi.

Kepercayaan Jadi Fondasi Utama

Dalam dunia perbankan digital, kepercayaan dibangun dari dua sisi: teknologi yang kuat dan pemahaman pengguna yang baik. Bank dan penyedia teknologi kini berlomba menghadirkan sistem keamanan yang makin cerdas, terutama dalam proses verifikasi identitas nasabah.

Teknologi seperti pengenalan wajah, liveness detection, hingga deteksi manipulasi wajah berbasis AI kini mulai banyak diterapkan. Tujuannya sederhana: memastikan bahwa orang yang mengakses akun benar-benar pemiliknya.

Dalam forum industri perbankan digital baru-baru ini, Viola Meiryan, Indonesia Country Director VisionLabs, menekankan bahwa keamanan digital kini tidak bisa lagi setengah-setengah.

“Transformasi perbankan digital bukan hanya soal kecepatan dan kemudahan, tetapi juga tentang kepercayaan. Kebutuhan penggunaan biometrik saat ini bukan hanya face recognition dan liveness detection saja, tetapi juga perlu ditambahkan deepfake detection agar mencegah penyalahgunaan data pribadi,” jelas Viola.

VisionLabs, perusahaan teknologi global di bidang biometrik, menjadi salah satu contoh bagaimana inovasi diarahkan untuk memperkuat lapisan keamanan digital.

baca juga

Teknologi mereka banyak digunakan untuk membantu sistem mengenali wajah asli, mendeteksi upaya penipuan berbasis foto, video, hingga manipulasi digital yang semakin canggih.

Teknologi presentation attack detection milik VisionLabs juga telah memenuhi standar ISO/IEC 30107-3, yang merupakan tolak ukur global dalam pencegahan penipuan biometrik, serta mampu mengidentifikasi serangan liveness maupun deepfake secara efektif.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa masa depan perbankan digital tidak hanya bertumpu pada kenyamanan, tetapi juga pada perlindungan identitas pengguna secara menyeluruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hidup di Bawah Algoritma, Siapa yang Mengendalikan Selera Publik?

Hidup di Bawah Algoritma, Siapa yang Mengendalikan Selera Publik?

Your Say | Senin, 09 Februari 2026 | 13:05 WIB

Urusan Hukum di Era Digital: Lebih Simpel dan Transparan Buat Masyarakat Umum

Urusan Hukum di Era Digital: Lebih Simpel dan Transparan Buat Masyarakat Umum

Lifestyle | Senin, 05 Januari 2026 | 19:39 WIB

Menuju 2026, Clara Hsu Soroti 4 Sinyal Penting yang Tak Boleh Diabaikan Para Pemimpin

Menuju 2026, Clara Hsu Soroti 4 Sinyal Penting yang Tak Boleh Diabaikan Para Pemimpin

Lifestyle | Rabu, 31 Desember 2025 | 20:24 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×