2. Pahala Ibadah Dilipatgandakan
Puasa bukan hanya tentang menahan diri dari makan dan minum. Ramadan adalah waktu terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Shalat terasa lebih khusyuk, membaca Al-Qur’an lebih rutin, sedekah lebih ringan dilakukan. Setiap amal baik yang dikerjakan di bulan ini nilainya jauh lebih besar dibandingkan bulan-bulan lainnya.
3. Menguatkan Rasa Kebersamaan
Suasana Ramadan selalu identik dengan kebersamaan. Mulai dari buka puasa bersama, berbagi takjil, hingga saling memberi makanan kepada tetangga.
Tradisi ini menumbuhkan rasa persaudaraan dan solidaritas. Ramadan mengajarkan bahwa kebahagiaan bukan hanya soal diri sendiri, tetapi juga tentang berbagi dengan orang lain.
4. Melatih Empati dan Pengendalian Diri
Dengan berpuasa, kita belajar menahan hawa nafsu dan mengendalikan emosi.
Kita juga bisa lebih merasakan bagaimana rasanya lapar dan haus, seperti yang dialami oleh mereka yang kekurangan setiap hari. Dari sinilah tumbuh rasa empati dan kepedulian sosial.
Singkatnya, Tarhib Ramadan adalah ajakan untuk menyambut bulan suci dengan kesiapan hati dan tekad untuk berubah menjadi lebih baik.
Akan ada beberapa kegiatan yang dilakukan untuk Tarhib ini mulai dari pengajian, pawai, bersedekah dan sebagainya sesuai tradisi masing-masing.
Bahkan di beberapa wilayah, dalam menyambut datangnya bulan Ramadan sering diadakan acara doa bersama dan Padusan.
Padusan sendiri berasal dari kata bahasa Jawa "Adus" alias mandi.
Fungsinya adalah untuk membersihkan diri baik jiwa dan raga sebelum menyambut bulan suci Ramdhan.
Budaya Padusan ini biasanya dilakukan sehari hingga dua hari sebelum masuk ke bulan Ramadan.