Kapan Cap Go Meh 2026? Mengenal Sejarah dan Perayaannya di Indonesia

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 14 Februari 2026 | 14:20 WIB
Kapan Cap Go Meh 2026? Mengenal Sejarah dan Perayaannya di Indonesia
Ilustrasi Cap Go Meh (Freepik)

Suara.com - Kapan Cap Go Meh 2026 di Indonesia? Buat Anda yang belum tahu, Cap Go Meh adalah perayaan penting dalam tradisi Tionghoa yang menandai hari ke-15 atau puncak dari rangkaian Tahun Baru Imlek menurut penanggalan Lunar.

Nama Cap Go Meh sendiri berasal dari bahasa Hokkien yang berarti “malam ke-lima belas”, yakni saat bulan purnama pertama di tahun baru muncul.

Festival ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya perayaan Imlek, tetapi juga sarat makna karena dianggap waktu yang tepat untuk menyampaikan harapan, berkumpul bersama keluarga, dan berdoa agar tahun yang datang membawa berkah dan keberuntungan.

Sejarah Cap Go Meh

Perayaan Cap Go Meh sudah dilakukan selama lebih dari dua ribu tahun dan pada awalnya dipengaruhi oleh kebiasaan Buddhis di zaman Dinasti Han.

Tertama ketika orang menyalakan lentera di malam bulan purnama sebagai bentuk penghormatan spiritual. Seiring waktu, tradisi ini berkembang menjadi ajang budaya besar yang diikuti berbagai lapisan masyarakat.

Budaya dan Perayaan Cap Go Meh di Indonesia

Di Indonesia, Cap Go Meh dirayakan dengan berbagai acara khas yang meriah dan unik di tiap daerah.

Misalnya, ada kirab budaya dan arak-arakan patung dewa di tempat seperti Singkawang, Tangerang, dan Semarang, lengkap dengan barongsai, tarian naga, serta tabuhan alat musik tradisional.

baca juga

Selain itu, pertunjukan seni seperti barongsai dan liong menjadi bagian rutin dalam perayaan ini, dipercaya membawa keberuntungan dan keseruan bagi warga dan wisatawan.

Aspek kuliner juga tidak kalah menarik. Banyak keluarga dan komunitas menyajikan makanan khas, seperti Lontong Cap Go Meh yang merupakan adaptasi lokal dari tradisi Tionghoa bersama beberapa hidangan Nusantara.

Ada pula sajian tangyuan, bola-bola kacang ketan yang melambangkan kebersamaan dan keharmonisan keluarga ketika disantap bersama.

Beberapa daerah juga memiliki ritual unik, misalnya Tatung di Singkawang, di mana para peserta melakukan atraksi ekstrem yang diyakini memiliki makna spiritual tertentu.

Tradisi lain seperti Ci Suak di Semarang dilakukan dengan membakar replika perahu untuk melambangkan pembersihan energi negatif.

Kapan Cap Go Meh 2026?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imlek Perayaan untuk Agama Apa? Begini Makna Aslinya

Imlek Perayaan untuk Agama Apa? Begini Makna Aslinya

Lifestyle | Jum'at, 13 Februari 2026 | 15:52 WIB

7 Lipstik yang Tidak Luntur Saat Makan Hidangan Imlek

7 Lipstik yang Tidak Luntur Saat Makan Hidangan Imlek

Lifestyle | Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:46 WIB

4 Jenis Pakaian Adat China untuk Wanita dan Pria, Sarat Makna Budaya

4 Jenis Pakaian Adat China untuk Wanita dan Pria, Sarat Makna Budaya

Lifestyle | Sabtu, 14 Februari 2026 | 06:50 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×