- Kooza, diperkenalkan tahun 2007, menonjolkan esensi sirkus klasik seperti akrobat dan badut dengan balutan teater modern Cirque du Soleil.
- Nama Kooza terinspirasi kata Sanskerta bermakna "kotak harta karun", melambangkan gerbang imajinasi yang terbuka oleh Trickster pada Innocent.
- Produksi ini membawa narasi emosional tentang perjalanan hidup Innocent, melibatkan 53 performer internasional dan menampilkan aksi sirkus tradisional.
Di akhir perjalanan, Innocent menyadari bahwa dunia memang penuh ketidakpastian, tetapi juga penuh kemungkinan. Pesan sederhana namun kuat: segala sesuatu mungkin terjadi.
Kembali ke Akar Sirkus
Secara artistik, Kooza dikenal sebagai salah satu pertunjukan Cirque du Soleil yang paling dekat dengan format sirkus tradisional.
Di dalamnya ada berbagai disiplin klasik seperti aksi high wire (tali tinggi), teeterboard yang memacu adrenalin, kontorsionis dengan kelenturan ekstrem, hingga badut dengan humor fisik yang segar.
Namun semuanya dikemas dengan tata cahaya dramatis, musik live yang dinamis, kostum penuh detail, serta narasi visual yang kuat.
Produksi ini melibatkan ebih dari 120 kru tur, 53 performer internasional, sekitar 175 kostum unik, serta lebih dari 1.200 elemen kostum termasuk topi, sepatu, dan property lainnya.
Kata Juie, setiap kostum dirancang bukan hanya untuk estetika, tetapi juga keamanan dan kenyamanan — seperti “kulit kedua” bagi para artis.
Tur Dunia yang Mendunia

Sejak debutnya, Kooza telah menjelajah berbagai belahan dunia dan menjadi salah satu produksi tur Cirque du Soleil yang paling dicintai.
Pertunjukan ini tak hanya telah tampil di puluhan kota besar dunia dan menjangkau berbagai benua, sera ditonton jutaan penonton dari berbagai latar belakang. Lebih dari itu, daya tarik utamanya terletak pada keseimbangan antara nostalgia sirkus klasik dan kemegahan pertunjukan modern.
Di balik aksi berbahaya dan visual memukau, ada perhatian besar terhadap kesejahteraan para artis.
"Dalam setiap tur, terdapat tim khusus yang terdiri dari pelatih kebugaran dan terapis untuk menjaga kondisi fisik para performer," jelas Julie.
Beberapa artis bahkan telah berkarier di dunia sirkus selama puluhan tahun.
"Kita tak akan menyangka ada performer yang sudah berusia 60 tahun, tapi banyak orang mengira ia berusia 40 tahun," kata Julie lagi.
Ini menunjukkan bahwa dengan disiplin, teknik yang tepat, dan dukungan tim, seni pertunjukan akrobatik bisa menjadi karier jangka panjang.