- Konsumsi buah dan sayur kaya antioksidan penting untuk menjaga elastisitas kulit selama puasa.
- Penting untuk rutin menggunakan tabir surya dan pelembap serta memastikan durasi tidur minimal 6-7 jam sehari.
- Dehidrasi akibat puasa dapat diatasi dengan asupan air putih yang cukup.
5. Konsumsi Air Putih Cukup
Masalah utama saat puasa adalah dehidrasi. Maka dari itu, penting untuk mengonsumsi air yang cukup karena tidak ada asupan cairan di siang hari. Maksimalkan waktu antara berbuka hingga sahur.
Pastikan minum air cukup, sekitar 2 liter per hari. Kamu bisa menggunakan pola 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur. Langkah sederhana ini adalah kunci utama agar kulit tetap sehat.
6. Batasi Makanan Manis dan Kafein
Kopi dan teh bersifat dapat memicu tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Indeks glikemik tinggi dari makanan manis juga dapat meningkatkan kadar gula darah.
Selain itu, gorengan atau makanan dengan kadar gula tinggi saat berbuka bisa memicu peradangan pada kulit, seperti jerawat. Cobalah menggantinya dengan buah-buahan yang kaya air seperti semangka atau melon.
7. Olahraga Cukup
Selama puasa, kamu juga harus tetap melakukan olahraga ringan untuk menjaga metabolisme tubuh. Metabolisme yang lancar dapat menjaga kulit tetap sehat selama berpuasa.