Puasa Mulai Hari Rabu atau Kamis? Sudahi Perdebatan Rukyat dan Hisab, Ini Kata Gus Baha

Farah Nabilla

Rabu, 18 Februari 2026 | 10:58 WIB
Puasa Mulai Hari Rabu atau Kamis? Sudahi Perdebatan Rukyat dan Hisab, Ini Kata Gus Baha
Ilustrasi ceramah Gus Baha soal rukyat dan hisab [AI]
baca 10 detik
  • Pemerintah dan NU menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, menggunakan rukyatul hilal; Muhammadiyah menetapkannya Rabu, 18 Februari 2026, melalui hisab.
  • Ulama Gus Baha meminta masyarakat tidak memperuncing perbedaan penetapan Ramadan antara metode rukyat yang berdasar hadis dan hisab yang berdasar Al-Qur'an.
  • Perbedaan penetapan awal puasa merupakan ranah ijtihad karena kedua metode (rukyat dan hisab) memiliki landasan dalil masing-masing yang harus seimbang.

Suara.com - Penetapan awal Ramadan 2026 kembali memunculkan pertanyaan klasik di tengah masyarakat tentang puasa mulai hari Rabu atau Kamis?

Pemerintah bersama Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 melalui metode rukyatul hilal. Sementara itu, Muhammadiyah lebih dulu menetapkan 1 Ramadan 1447 H pada Rabu, 18 Februari 2026 berdasarkan metode hisab.

Perbedaan ini bukan hal baru. Hampir setiap tahun, sebagian masyarakat di Indonesia dihadapkan pada dua pilihan awal puasa. Lantas, bagaimana sebaiknya menyikapi perbedaan tersebut?

Salah satu ulama yang turut memberikan pandangan menyejukkan adalah Gus Baha. Dalam sebuah ceramahnya, ia mengajak masyarakat untuk tidak memperuncing perbedaan antara metode rukyat dan hisab.

"Ini saya mohon kepada yang biasa NU atau biasa Muhammadiyah. Itu jangan gemar gusur hukum tapi ya jangan anti ilmu."

Gus Baha menegaskan bahwa perbedaan dalam penetapan awal Ramadan seharusnya tidak menjadi sumber perpecahan. Ia bahkan mengaku prihatin jika perbedaan metode ini justru menimbulkan polemik berkepanjangan.

"Saya itu menyesal betul kalau perkhilafan Isbatul Ramadhan (penetapan ramadan), yang satu percaya rukyat yang satu percaya hisab."

Dalam penjelasannya, Gus Baha mengutip referensi dalam kitab klasik yang membahas persoalan isbat Ramadan. Ia menyebut bahwa praktik rukyat memang memiliki dasar hadis yang jelas.

"Dalam I’anatut Thalibin syarah-nya Fathul Muin itu biasa. Kalau isbatul ramadhan atau isbatul awal memang Nabi dawuh, ‘Puasalah ketika melihat rukyah dan lebaranlah ketika melihat rukyah,’ jelas Nabi percaya rukyah dengan praktek," kata Gus Baha.

baca juga

Namun, ia juga menegaskan bahwa ilmu hisab tidak boleh diabaikan. Menurutnya, hisab memiliki landasan kuat dalam Al-Qur’an.

"Tapi ilmu hisab ya jangan dibunuh. Ilmu hisab itu ada Quran-nya. ‘Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya. Dan dialah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya agar kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (QS. Yunus:5)’."

Gus Baha pun mengingatkan bahwa menolak hisab sama saja dengan menolak ilmu.

"Jadi kalau kamu nggak percaya hisab ya anti ilmu."

Ia menutup pesannya dengan kalimat yang menegaskan keseimbangan antara hukum fikih dan perkembangan ilmu pengetahuan.

"Ilmu tidak boleh membunuh hukum, hukum nggak boleh mematikan ilmu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masjid Gedhe Kauman Siapkan 1.500 Takjil Setiap Hari, Gulai Kambing Jadi Menu Wajib Tiap Kamis

Masjid Gedhe Kauman Siapkan 1.500 Takjil Setiap Hari, Gulai Kambing Jadi Menu Wajib Tiap Kamis

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 10:40 WIB

Tata Cara Mandi Padusan Sebelum Ramadan dalam Tradisi Jawa dan Niatnya dalam Bahasa Arab

Tata Cara Mandi Padusan Sebelum Ramadan dalam Tradisi Jawa dan Niatnya dalam Bahasa Arab

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 10:27 WIB

Berapa Bayar Zakat Fitrah Tahun Ini? Cek Nilainya Dalam Rupiah Menurut BAZNAS

Berapa Bayar Zakat Fitrah Tahun Ini? Cek Nilainya Dalam Rupiah Menurut BAZNAS

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 10:14 WIB

Apakah Boleh Puasa Pakai Obat Tetes Mata? Ini 5 Rekomendasi yang Aman

Apakah Boleh Puasa Pakai Obat Tetes Mata? Ini 5 Rekomendasi yang Aman

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 10:04 WIB

Niat Keramas Sebelum Puasa Ramadan 2026 Bahasa Arab dan Latin

Niat Keramas Sebelum Puasa Ramadan 2026 Bahasa Arab dan Latin

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 09:49 WIB

13 Ide Jualan Bulan Puasa Kekinian, dari Takjil hingga Kue Kering

13 Ide Jualan Bulan Puasa Kekinian, dari Takjil hingga Kue Kering

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 08:29 WIB

Terkini

BRI Bersama KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

BRI Bersama KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:36 WIB

JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Roy Suryo, Lanjutkan Persidangan Kasus Ijazah Jokowi!

JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Roy Suryo, Lanjutkan Persidangan Kasus Ijazah Jokowi!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Treatment Wajah Makin Hemat, BRI Kasih Cashback Perawatan di SOZO Clinic!

Treatment Wajah Makin Hemat, BRI Kasih Cashback Perawatan di SOZO Clinic!

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:35 WIB

BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi

BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi

Kaltim | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:34 WIB

LBH Yogyakarta di BET 2026: Krisis Ekologi Picu Kekerasan Gender

LBH Yogyakarta di BET 2026: Krisis Ekologi Picu Kekerasan Gender

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:32 WIB

BRI-KPK Dorong Agen Perubahan Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

BRI-KPK Dorong Agen Perubahan Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Dikasih Numpang Nginap 2 Hari, Pria di Tamansari Malah Gondol Motor Teman Demi HP Baru!

Dikasih Numpang Nginap 2 Hari, Pria di Tamansari Malah Gondol Motor Teman Demi HP Baru!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Kekerasan Seksual Dominasi Kasus di Sekolah, Pelaku Didominasi Orang Dewasa

Kekerasan Seksual Dominasi Kasus di Sekolah, Pelaku Didominasi Orang Dewasa

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Review Reborn Rookie: Ketika Kehilangan Segalanya Membawa Perubahan Baik

Review Reborn Rookie: Ketika Kehilangan Segalanya Membawa Perubahan Baik

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:30 WIB

PELOPOR 2026, BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Antikorupsi

PELOPOR 2026, BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Antikorupsi

Sumbar | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:29 WIB

×