Bolehkah Minum Kopi saat Buka Puasa? Ini yang Perlu Diperhatikan

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 20 Februari 2026 | 10:00 WIB
Bolehkah Minum Kopi saat Buka Puasa? Ini yang Perlu Diperhatikan
Ilustrasi kopi latte. (unsplash.com/@olivialu10)

Suara.com - Bagi banyak orang, kopi bukan sekadar minuman, melainkan bagian dari rutinitas harian yang sulit ditinggalkan. Aroma dan rasa pahitnya sering dianggap mampu mengembalikan energi dan memperbaiki suasana hati.

Namun saat bulan Ramadan tiba, muncul satu pertanyaan yang cukup sering diperdebatkan: bolehkah minum kopi saat buka puasa? Apakah aman untuk tubuh yang seharian menahan lapar dan haus, atau justru berisiko bagi kesehatan pencernaan?

Secara umum, minum kopi saat buka puasa tidak dilarang, tetapi ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar kebiasaan ini tidak berdampak buruk bagi tubuh.

Setelah berpuasa sekitar 12–14 jam, tubuh berada dalam kondisi perut kosong, kadar gula darah relatif rendah, dan sistem pencernaan belum sepenuhnya "aktif".

Saat waktu berbuka tiba, tubuh sebenarnya membutuhkan asupan cairan dan nutrisi yang mudah dicerna untuk mengembalikan energi secara bertahap. Inilah alasan mengapa banyak ahli menyarankan berbuka dengan air putih dan makanan manis alami seperti kurma.

Kopi, di sisi lain, mengandung kafein yang bersifat stimulan. Zat ini dapat merangsang produksi asam lambung dan meningkatkan kerja sistem saraf.

Jika dikonsumsi saat perut benar-benar kosong, kopi berpotensi menimbulkan rasa perih, kembung, atau tidak nyaman di lambung, terutama bagi orang yang memiliki riwayat maag atau asam lambung.

Ilustrasi Es Kopi Susu Gula Aren. [AI Imagen 4]
Ilustrasi Es Kopi Susu Gula Aren. [AI Imagen 4]

Dampak Minum Kopi saat Buka Puasa

Minum kopi saat buka puasa sebenarnya bisa memberikan efek positif dan negatif, tergantung kondisi tubuh dan cara konsumsinya. Dari sisi positif, kafein dapat membantu mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan fokus, terutama bagi mereka yang masih harus beraktivitas atau bekerja di malam hari. Kopi juga mengandung antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Namun, efek negatifnya juga tidak bisa diabaikan. Kopi bersifat diuretik ringan, yang dapat memicu tubuh lebih sering buang air kecil.

baca juga

Jika dikonsumsi terlalu cepat saat berbuka, ini bisa mempercepat hilangnya cairan tubuh yang sebenarnya baru saja dipulihkan setelah puasa seharian.

Selain itu, kopi juga dapat memicu lonjakan asam lambung yang menyebabkan rasa tidak nyaman, mual, atau heartburn.

Alih-alih langsung minum kopi saat adzan Magrib, banyak ahli gizi menyarankan untuk memberi jeda waktu setelah berbuka.

Mengonsumsi air putih, makanan ringan, atau makanan utama terlebih dahulu akan membantu melapisi lambung dan menstabilkan kondisi tubuh. Setelah perut terisi dan pencernaan mulai bekerja dengan normal, barulah kopi bisa dikonsumsi dengan risiko yang lebih kecil.

Waktu yang relatif aman untuk minum kopi biasanya setelah makan malam atau setelah salat Tarawih. Pada saat ini, tubuh sudah mendapatkan asupan nutrisi dan cairan yang cukup, sehingga efek samping kopi terhadap lambung bisa diminimalkan.

Tips Aman Minum Kopi saat Ramadan

Agar tetap bisa menikmati kopi tanpa mengganggu kesehatan selama puasa, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan. Pilih kopi dengan kadar asam yang lebih rendah, hindari menambahkan terlalu banyak gula atau krimer, dan batasi jumlahnya agar tidak berlebihan.

Selain itu, pastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi dengan minum air putih yang cukup di antara waktu berbuka hingga sahur.

Bagi orang yang memiliki masalah lambung, gangguan tidur, atau sensitif terhadap kafein, sebaiknya lebih berhati-hati atau bahkan mempertimbangkan untuk mengurangi konsumsi kopi selama Ramadan.

Minum kopi saat buka puasa pada dasarnya boleh, tetapi bukan pilihan terbaik jika dikonsumsi dalam kondisi perut kosong.

Memberi jeda setelah berbuka dan memastikan tubuh sudah mendapatkan cairan serta makanan terlebih dahulu adalah langkah bijak agar kopi tetap bisa dinikmati tanpa menimbulkan masalah kesehatan.

Dengan pengaturan waktu dan jumlah yang tepat, kebiasaan ngopi tetap bisa berjalan selaras dengan ibadah puasa selama Ramadan.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Contoh Takjil yang Sebaiknya Dihindari untuk Buka Puasa, Bikin Perut Kaget

5 Contoh Takjil yang Sebaiknya Dihindari untuk Buka Puasa, Bikin Perut Kaget

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2026 | 17:48 WIB

Ramadhan Hijau 2026 di Masjid Istiqlal! Buka Puasa Massal Hingga Gerakan Tukar Sampah Jadi Uang

Ramadhan Hijau 2026 di Masjid Istiqlal! Buka Puasa Massal Hingga Gerakan Tukar Sampah Jadi Uang

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 17:29 WIB

Buka Puasa Jogja Jam Berapa Hari Ini? Cek Jadwal Resminya Menurut Kemenag

Buka Puasa Jogja Jam Berapa Hari Ini? Cek Jadwal Resminya Menurut Kemenag

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...

Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:11 WIB

DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga

DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit

Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla

Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan

Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi

Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi

Surakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun

Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel

Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:36 WIB

×