- Water Fountain Batavia PIK di kawasan PIK menawarkan hiburan interaktif dengan panorama laut dan sunset saat sore hari.
- Wahana utamanya berfungsi berdasarkan interaksi suara; semakin keras teriakan, semakin tinggi semburan air mancur.
- Destinasi ini populer sebagai tempat bersantai, ngabuburit, dan melepas penat bagi berbagai kalangan pengunjung.
Suara.com - Pesisir utara Jakarta tak pernah kehabisan cara menghadirkan pengalaman liburan yang berbeda. Di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), deretan destinasi tepi laut kini menjadi pilihan favorit warga untuk bersantai, berburu kuliner, hingga menikmati momen ngabuburit menjelang berbuka puasa.
Salah satu spot yang tengah mencuri perhatian adalah Water Fountain Batavia PIK, ruang terbuka yang memadukan hiburan interaktif dengan panorama laut dan sunset yang memanjakan mata.
Menjelang sore, suasana di area ini terasa semakin hidup. Anak-anak berlarian, remaja berkumpul sambil berswafoto, sementara keluarga duduk santai menikmati semilir angin laut. Namun perhatian pengunjung kerap tertuju pada satu wahana unik berbentuk terompet raksasa.
Setiap kali seseorang berteriak ke dalam corong tersebut, air mancur di depannya menyembur tinggi. Semakin keras teriakan, semakin dramatis semburan air yang muncul. Sorak-sorai pun langsung pecah, menciptakan atmosfer penuh tawa dan energi positif.
Konsepnya sederhana, tetapi justru di situlah daya tariknya. Interaksi langsung antara suara dan respons visual membuat pengunjung penasaran untuk mencoba. Tak heran jika antrean kerap mengular, terutama saat sore hari menjelang waktu berbuka.
Bagi Nabila Salsabila, mahasiswa semester akhir, wahana ini menjadi cara efektif melepas penat di tengah kesibukan kuliah.
“Lagi banyak tugas, jadi pas teriak itu kayak ngeluarin semua stres. Apalagi pas airnya langsung naik, puas banget,” tuturnya sambil tertawa.
Menurutnya, sensasi melihat air melonjak tinggi setelah berteriak memberikan kepuasan tersendiri, seolah semua beban pikiran ikut terangkat bersama semburan air.
Hal senada disampaikan Arif Pratama, pekerja kantoran di sektor logistik, yang datang untuk menikmati suasana sore bersama rekan-rekannya.
Baca Juga: Ngabuburit di Ujung Jempol: Kala Menunggu Magrib Berpindah ke Ruang Digital
“Bukan cuma wahananya, tapi view laut dan sunset-nya juga dapet. Jadi bukan sekadar teriak, tapi sekalian refreshing,” ujarnya.
Memang, daya tarik Water Fountain Batavia PIK bukan hanya pada wahana interaktifnya. Lokasinya yang berada di tepi laut menjadikan tempat ini spot ideal untuk menikmati langit senja berwarna jingga.
Sambil menunggu azan magrib, pengunjung dapat duduk santai, berbincang, atau sekadar menikmati pemandangan kapal-kapal kecil di kejauhan.
Perpaduan hiburan sederhana, ruang terbuka yang luas, serta panorama pesisir membuat kawasan ini cocok untuk semua kalangan.
Mulai dari mahasiswa yang ingin melepas stres, pekerja yang butuh rehat sejenak, hingga keluarga yang mencari destinasi ngabuburit yang ramah anak.
Di tengah hiruk-pikuk ibu kota, Water Fountain Batavia PIK menawarkan satu hal yang kerap dicari banyak orang: ruang untuk tertawa lepas. Dan di sini, bahkan teriakan pun bisa berubah menjadi air mancur yang menyegarkan.