suara mereka

Mandi Wajib Setelah Subuh Bikin Puasa Tidak Sah? Ternyata Begini Faktanya

Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:04 WIB
Mandi Wajib Setelah Subuh Bikin Puasa Tidak Sah? Ternyata Begini Faktanya
Ilustrasi mandi wajib sebelum melakukan puasa ramadan.
Baca 10 detik
  • Puasa tetap sah meskipun Anda baru melakukan mandi wajib setelah azan Subuh berkumandang. 
  • Rasulullah SAW pernah mengalami kondisi junub saat fajar, lalu mandi dan melanjutkan puasa. 
  • Mimpi basah di siang hari Ramadhan tidak membatalkan puasa karena terjadi tanpa kesengajaan.

Suara.com - Bulan Ramadan selalu membawa rutinitas baru yang terkadang membuat kita bingung jika dihadapkan pada situasi tak terduga. Salah satu skenario yang paling sering memicu kepanikan adalah terbangun setelah azan Subuh, namun masih dalam keadaan junub (belum mandi wajib).

Pertanyaan ini sangat sering muncul, terutama bagi pasangan suami istri atau seseorang yang mengalami mimpi basah menjelang Subuh: "Apakah puasa saya tetap sah jika belum mandi wajib saat azan Subuh berkumandang?"

Jika Anda pernah atau sedang berada di situasi ini, buang jauh-jauh rasa panik Anda. Mari kita bedah hukumnya secara mendalam menurut syariat Islam.

Hukum Mandi Wajib Setelah Subuh di Bulan Ramadan

Kabar baiknya, seseorang yang masih dalam keadaan junub saat azan Subuh berkumandang tetap boleh berpuasa dan puasanya dihukumi sah.

Hal ini berlaku asalkan penyebab junub tersebut (misalnya hubungan suami istri) terjadi di malam hari sebelum fajar menyingsing, bukan di siang hari.

Ketetapan ini bukan tanpa dasar. Dalil kuatnya berasal dari hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah dan Ummu Salamah radhiyallahu 'anhuma seperti dilansir dari rumahzakat.org.

Mereka menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah memasuki waktu fajar (Subuh) dalam keadaan junub. Kemudian, beliau segera mandi wajib dan tetap melanjutkan puasanya hari itu.

Berdasarkan teladan ini, para ulama sepakat bahwa menunda mandi wajib hingga masuk waktu Subuh tidak merusak keabsahan puasa seseorang.

Baca Juga: Doa agar Tidak Haus saat Puasa Ramadan, Amalkan agar Ibadah Lebih Khusyuk

Tata Cara Mandi Wajib di Bulan Puasa (Unsplash)
Tata Cara Mandi Wajib di Bulan Puasa (Unsplash)

Mengapa Puasa Tetap Dihukumi Sah?

Untuk memahaminya, kita perlu melihat definisi puasa itu sendiri. Puasa adalah ibadah menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan (termasuk berhubungan biologis) sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Status junub bukanlah hal yang membatalkan puasa. Junub adalah hadas besar yang hanya menghalangi seseorang untuk mendirikan salat atau membaca Al-Qur'an sebelum bersuci.

Jadi, meskipun puasa Anda sah, Anda tetap harus segera mandi wajib untuk bisa melaksanakan shalat Subuh. Jangan sampai penundaan mandi membuat Anda kehilangan waktu salat yang wajib hukumnya.

Bagaimana Jika Terjadi Mimpi Basah Setelah Subuh?

Lalu, bagaimana kasusnya jika seseorang tertidur setelah Subuh atau di siang hari Ramadhan, lalu terbangun karena mimpi basah? Jawabannya: Puasa Anda tetap sah tanpa perlu diganti (qadha).

Dalam Islam, mimpi basah adalah respons fisiologis tubuh yang terjadi di alam bawah sadar dan sama sekali tidak ada unsur kesengajaan.

Agama Islam sangat adil dan tidak membebani umatnya atas sesuatu yang berada di luar kendali mereka. Jika ini terjadi, Anda cukup segera mandi wajib agar bisa melaksanakan salat fardhu pada waktunya, lalu lanjutkan puasa hingga Maghrib.

Pahami Bedanya: Junub vs Pembatal Puasa

Sebagai catatan penting agar ibadah Ramadhan makin maksimal, kita harus bisa membedakan antara keadaan junub dan hal yang membatalkan puasa:

  • Keadaan Junub: Suatu kondisi yang mewajibkan mandi besar. Jika terbawa hingga Subuh, puasa tetap sah.
  • Pembatal Puasa: Melakukan tindakan sadar dan sengaja di siang hari (setelah azan Subuh hingga Maghrib), seperti makan, minum, atau berhubungan suami istri.

Mandi wajib setelah Subuh di bulan Ramadhan sama sekali tidak membatalkan puasa. Puasa Anda akan tetap sah meskipun air belum menyentuh tubuh saat azan Subuh berkumandang.

Meski begitu, segeralah mandi agar kewajiban salat Subuh tidak terlewatkan.

Dengan memahami ilmu dan hukum ini, Anda kini bisa menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang. Ramadhan pun akan terasa lebih nyaman, jauh dari keraguan, dan penuh dengan keyakinan.

Selamat menjalankan ibadah puasa!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI