Suara.com - Ketegangan di Timur Tengah kembali jadi sorotan dunia, terutama setelah rangkaian serangan yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat pada 28 Februari 2026. Banyak yang bertanya: sebenarnya Iran dan Israel lebih kuat siapa?
Jawabannya tidak sesederhana hitam dan putih. Jika dilihat dari luas wilayah dan jumlah penduduk, Iran jauh lebih besar. Namun dari sisi teknologi militer dan anggaran pertahanan, Israel punya keunggulan signifikan. Simak penjelasan berikut ini.
Besar Negara
![Israel dan AS turut mengebom SD khusus perempuan di Minab, sebuah kota di provinsi Hormozgan, Iran selatan, dalam serangan Sabtu (28/2/2026). [IRNA/Al Jazeera]](https://media.arkadia.me/v2/articles/triasrohmadoni/jVxkOjpJk2rkpBktw11iP5p9AWEkEVS9.png)
Secara geografis, perbandingan Iran dan Israel sangat kontras.
- Luas wilayah Iran: sekitar 1,65 juta km²
- Luas wilayah Israel: sekitar 22.145 km²
Artinya, Iran hampir 75 kali lebih luas dibanding Israel. Bentang alam Iran didominasi pegunungan dan gurun luas yang memberi keuntungan pertahanan alami. Sementara Israel memiliki wilayah kecil dengan kedalaman strategis terbatas.
Dari sisi populasi
- Iran: sekitar 92 juta jiwa
- Israel: sekitar 9,5 juta jiwa
Jumlah penduduk Iran hampir 10 kali lipat Israel sehingga memberikan cadangan tenaga kerja dan militer yang lebih besar.
Kekuatan Militer
![Foto satelit kediaman Pemimpin Besar Iran Ayatolla Ali Khamenei di Teheran yang hancur dirudal Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). [Airbus/Soar Atlas]](https://media.arkadia.me/v2/articles/triasrohmadoni/Z0CsYW19N5w3Hc3Qi6BQUQchmM54GpNT.png)
Peringkat Militer Global: Selisih Tipis
Menurut data terbaru dari Global Firepower tahun 2026:
- Israel: peringkat 15 dunia
- Iran: peringkat 16 dunia
Secara indeks kekuatan, keduanya nyaris seimbang. Namun karakter kekuatan mereka berbeda.
Baca Juga: Kenapa Iran Diserang Israel dan AS? Ini Akar Konflik, Kronologi dan Dampaknya
Perbandingan Anggaran dan Personel
Tentara Aktif:
- Iran: 610.000 personel
- Israel: 169.500 personel
Iran unggul telak dalam jumlah pasukan aktif.
Anggaran Pertahanan:
- Israel: US$34,6 miliar
- Iran: US$9,23 miliar
Meski pasukannya lebih kecil, Israel mengalokasikan hampir empat kali lipat anggaran dibanding Iran. Ini berdampak pada kualitas teknologi dan sistem pertahanan.
Kekuatan Udara: Israel Unggul Teknologi
Israel memiliki:
- 239 pesawat tempur
- 48 helikopter serang
Iran memiliki:
- 188 pesawat tempur
- 13 helikopter serang
Israel dikenal unggul dalam teknologi, termasuk jet tempur generasi terbaru dan sistem pertahanan rudal seperti Iron Dome dan David’s Sling. Dalam perang modern, superioritas udara sering menjadi penentu utama.
Kekuatan Darat: Iran Dominan Jumlah
Di darat, Iran lebih unggul secara kuantitas:
- Tank: Iran 2.675 unit | Israel 1.300 unit
- Kendaraan lapis baja: Iran 75.939 | Israel 62.380
- Self-propelled artillery: Iran 424 | Israel 323
- Mobile rocket projectors: Iran 1.550 | Israel 228
Iran memiliki gudang rudal balistik dan drone terbesar di kawasan.
Kekuatan Laut: Iran Lebih Banyak
Total armada laut:
- Iran: 109 unit
- Israel: 82 unit
Kapal selam:
- Iran: 25 unit
- Israel: 6 unit
Namun Israel unggul dalam kapal patroli cepat dan corvette. Keduanya tidak memiliki kapal induk.
Ekonomi dan Sumber Daya
Israel unggul dalam PDB per kapita (di atas US$50.000), sementara Iran menghadapi tekanan ekonomi akibat sanksi internasional. Namun Iran memiliki cadangan minyak dan gas besar yang menjadi kekuatan strategis jangka panjang.
Rekam Jejak Perang Iran vs Israel
![Asap membubung di Teheran, Iran duga dari serangan rudal Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). [X/Vahid Online]](https://media.arkadia.me/v2/articles/triasrohmadoni/Ndzo0VuySLDnwXiUsh2K2fKMWg8YKETq.png)
Selama bertahun-tahun, konflik Iran–Israel berlangsung dalam bentuk 'shadow war'. Namun sejak 2024, konflik berubah menjadi konfrontasi langsung.
2024: Eskalasi Besar
- April 2024: Israel melancarkan serangan udara yang menghantam gedung konsulat Iran di Damaskus, Suriah.
- Iran membalas dengan ratusan drone dan rudal ke wilayah Israel untuk pertama kalinya.
- Oktober 2024: Iran meluncurkan sekitar 180 rudal balistik sebagai balasan atas tewasnya tokoh Hamas dan Hezbollah.
2025: 'Perang 12 Hari'
Pada 13 Juni 2025, Israel melancarkan Operation Rising Lion, menyerang fasilitas nuklir seperti Natanz dan Fordo. Iran membalas lewat Operation True Promise III, menghujani Tel Aviv dan Haifa dengan sekitar 1.000 drone dan rudal. Konflik berakhir dengan gencatan senjata pada 24 Juni 2025 setelah menelan ratusan korban jiwa.
2026: Ketegangan Kembali Memuncak
Serangan gabungan terbaru pada 28 Februari 2026 memicu balasan Iran sehari setelahnya. Dampaknya terasa global yakni harga minyak melonjak, emas naik tajam, dan pasar keuangan dunia bergejolak.
Jadi, Lebih Kuat Siapa?
Jika bicara jumlah pasukan dan alat tempur, Iran unggul. Namun jika bicara teknologi, anggaran, dan superioritas udara, Israel lebih kuat.
Dalam perang modern, kualitas sering kali mengalahkan kuantitas. Namun faktor aliansi terutama kedekatan Israel dengan Amerika Serikat juga menjadi variabel krusial.
Kesimpulannya kekuatan keduanya relatif seimbang dengan karakter berbeda. Itulah sebabnya setiap eskalasi kecil berpotensi berubah menjadi konflik besar yang mengguncang kawasan, bahkan dunia.
Kontributor : Trias Rohmadoni