Suara.com - Belakangan, viral video pegawai SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) MBG menggunakan baju scrub hingga menuai teguran dari tenaga kesehatan (nakes) di media sosial.
Baju scrub bukan sekedar seragam yang digunakan secara formalitas. Sejarah panjangnya dimulai pada awal abad ke-20, ketika dokter dan perawat di kala itu mengadopsi seragam medis yang praktis digunakan, nyaman, dan mudah dicuci.
Model pakaian ini terus berkembang dan menyesuaikan dengan kebutuhan tenaga kesehatan, serta standar kesehatan yang berlaku.
Apa yang terlihat pada beberapa konten belakangan ini adalah model modern dari baju scrub yang digunakan. Lalu, apa fungsi asli baju scrub ini?
Fungsi Asli Baju Scrub dalam Dunia Medis
Baju scrub adalah seragam khusus yang dikenakan oleh tenaga medis, seperti dokter, perawat, serta tenaga kesehatan lain.
Meski bentuknya sederhana, baju scrub berfungsi untuk mendukung kesehatan, keamanan, dan keselamatan pasien serta nakes pada pekerjaannya.
Fungsi utama dari baju ini adalah sebagai lapisan pelindung antara tenaga medis dan lingkungan tempat mereka bekerja.
Bahan yang digunakan adalah bahan tahan cairan yang mudah dicuci, sehingga dapat lekas dibersihkan setelah digunakan.
Baju scrub juga akan membantu mencegah penyebaran kuman dan mikroorganisme, menjaga kebersihan selama prosedur medis berlangsung, dan memberikan kenyamanan dan mengakomodir gerakan bebas yang diperlukan nakes dalam pekerjaannya.
Secara ringkas, fungsi utamanya adalah sebagai berikut:
- Mencegah kontaminasi silang dan kontrol infeksi.
- Menjaga sterilitas.
- Identifikasi mudah pada tenag kesehatan.
- Kenyamanan dan mobilitas tinggi.
- Kemudahan dalam perawatan dan pencucian.
- Memiliki kantung fungsional.
- Membantu visualisasi dalam banyak kondisi yang kontras dengan warna merah darah.
Viral Diduga Petugas MBG Menggunakan Baju Scrub
Beberapa waktu belakangan viral sebuah video yang memperlihatkan petugas SPPG MBG yang menggunakan seragam, yang menyerupai baju scrub yang umum digunakan tenaga kesehatan.
Sejumlah pegawai ini terlihat menggunakan baju tersebut saat menjalankan tugasnya, dan praktis memantik tanggapan dari berbagai kalangan. Kalangan yang paling vokal sepertinya adalah kalangan medis.
Tidak sedikit tenaga kesehatan dan kalangan medis yang merasa bahwa baju scrub bukan sekedar seragam biasa, tapi memiliki makna profesional dan simbol perjuangan tersendiri.
Salah satu tenaga medis yang cukup terkenal, dr. Rinal Dhuhri, menyampaikan pendapat pribadinya terkait pemilihan baju scrub sebagai seragam petugas MBG ini.
Ia secara langsung menyatakan tidak melarang, namun merasa tidak cocok karena pakaian ini identik dengan para dokter.