suara mereka

Kolak Pisang vs Biji Salak, Mana Takjil yang Lebih Sehat untuk Buka Puasa?

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Minggu, 01 Maret 2026 | 15:46 WIB
Kolak Pisang vs Biji Salak, Mana Takjil yang Lebih Sehat untuk Buka Puasa?
Ilustrasi Kolak (Freepik/tyasindayanti)
Baca 10 detik
  • Kolak Pisang dianggap sebagai ikon Ramadan Indonesia dengan rasa manis gula merah dan gurih santan, kaya akan kalium.
  • Biji Salak merupakan hidangan khas Betawi dari ubi jalar yang menawarkan tekstur kenyal saat disantap.
  • Kedua takjil populer ini memiliki perbedaan nutrisi.

Suara.com - Bagi masyarakat Indonesia, momen buka puasa rasanya belum lengkap tanpa kehadiran "takjil" yang manis dan hangat. Di antara sekian banyak pilihan, dua menu selalu menempati kasta tertinggi dalam daftar favori adalah kolak pisang dan biji salak.

Pertarungan antara keduanya bukan sekadar soal rasa, melainkan soal tekstur, tradisi, dan selera personal yang sering kali memicu perdebatan seru di meja makan.

Lantas, jika harus memilih satu, mana yang sebenarnya menjadi juara di lidah maupun nutrisi? Mari kita bedah perbandingannya secara mendalam.

Kolak Pisang: Sang Legenda yang Tak Tergantikan

Ilustrasi kolak pisang dan ubi untuk berbuka puasa (Freepik/ikarahma)
Ilustrasi kolak pisang dan ubi untuk berbuka puasa (Freepik/ikarahma)

Kolak pisang bisa dibilang sebagai "wajah" dari bulan Ramadan di Indonesia. Hidangan ini menawarkan perpaduan rasa manis dari gula merah dan gurih dari santan yang meresap hingga ke dalam potongan buah pisang.

Karakteristik Utama

Keunggulan utama kolak pisang terletak pada pemilihan jenis pisangnya. Biasanya, pisang kepok atau pisang tanduk menjadi pilihan utama karena teksturnya yang tetap kokoh meski telah direbus lama.

Aroma daun pandan yang kuat dan tambahan pelengkap seperti kolang-kaling atau potongan nangka membuat kolak pisang memiliki profil rasa yang sangat kaya dan aromatik.

Mengapa Banyak yang Memilihnya?

Banyak orang memilih kolak pisang karena faktor nostalgia. Selain itu, pisang dikenal sebagai sumber kalium dan energi instan yang sangat baik untuk mengembalikan kebugaran tubuh setelah seharian berpuasa.

Baca Juga: Berapa Nisab dan Haul Zakat Mal 2026? Ini Perhitungannya

Tekstur pisang yang lembut namun berserat memberikan sensasi kenyang yang pas sebelum berlanjut ke hidangan utama.

Biji Salak: Sensasi Kenyal yang Menggoda

Kolak Biji Salak dan Bubur Sumsum (Cookpad/Steffiana Willyus)
Kolak Biji Salak dan Bubur Sumsum (Cookpad/Steffiana Willyus)

Jangan terkecoh dengan namanya. Biji salak sama sekali tidak mengandung biji dari buah salak. Hidangan khas Betawi ini terbuat dari adonan ubi jalar yang dihaluskan, dicampur tepung tapioka, lalu dibentuk bulat menyerupai biji salak.

Karakteristik Utama

Biji salak memenangkan hati banyak orang melalui teksturnya yang chewy atau kenyal. Berbeda dengan kolak pisang yang buahnya menyatu dengan kuah, biji salak biasanya disajikan dengan dua komponen terpisah: bola-bola ubi dalam kuah gula merah yang kental, lalu disiram dengan santan kental yang asin-gurih di bagian atasnya.

Keistimewaan Tekstur

Bagi pencinta tekstur, biji salak adalah pemenangnya. Perpaduan antara kelembutan ubi dan kekenyalan tepung tapioka menciptakan sensasi makan yang lebih interaktif.

Ubi ungu atau ubi kuning yang digunakan juga memberikan warna-warna cerah yang secara estetika sangat menggugah selera.

Perbandingan Nutrisi: Mana yang Lebih Sehat?

Jika kita melihat dari sisi kesehatan, keduanya memiliki profil yang cukup mirip karena sama-sama mengandung karbohidrat tinggi, gula, dan lemak dari santan. Namun, ada sedikit perbedaan:

Kolak Pisang: Unggul dalam serat alami dari buah dan kandungan mikronutrisi seperti Vitamin B6 dan Kalium. Jika dimasak dengan santan encer dan sedikit gula, ini bisa menjadi pilihan yang lebih "alami".

Biji Salak: Mengandung ubi jalar yang kaya akan Beta-Karoten (terutama ubi kuning/oranye) dan antioksidan (ubi ungu). Namun, penggunaan tepung tapioka meningkatkan indeks glikemik, sehingga perlu diwaspadai oleh penderita diabetes atau mereka yang sedang menjaga berat badan.

Kesimpulan: Kolak Pisang atau Biji Salak untuk Buka Puasa?

Keputusan antara kolak pisang vs biji salak pada akhirnya kembali ke selera masing-masing. Jika Anda mendambakan takjil dengan aroma tradisional yang kuat dan buah segar, kolak pisang adalah jawabannya.

Namun, jika Anda lebih menyukai sensasi kenyal dengan perpaduan kuah santan yang kental dan gurih, biji salak tidak akan pernah mengecewakan.

Bahkan, tren terkini di banyak kedai takjil adalah menyatukan keduanya dalam satu mangkuk: "Kolak Campur". Sebuah solusi diplomatis bagi Anda yang tidak ingin memilih dan ingin menikmati kemewahan rasa keduanya sekaligus.

Jadi, untuk buka puasa sore ini, mana yang akan mendarat di mangkuk Anda? 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI