Kekayaan Ali Khamenei Diduga Tembus Rp 3.400 Kuadriliun, Lebih Kaya dari Indonesia?

Ruth Meliana

Selasa, 03 Maret 2026 | 10:48 WIB
Kekayaan Ali Khamenei Diduga Tembus Rp 3.400 Kuadriliun, Lebih Kaya dari Indonesia?
Ayatollah Ali Khamenei (Wikimedia Commons/4nn1l2)
baca 10 detik
  • Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dikabarkan tewas akibat serangan udara gabungan AS dan Israel.
  • Kekayaan Khamenei diperkirakan mencapai 95 hingga 200 miliar dolar AS melalui kendali Setad.
  • Aset Setad, yang dikendalikan Khamenei, setara beberapa kali lipat Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Suara.com - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel. Di tengah kabar tewasnya pemimpin tertinggi Iran, harta kekayaan Ali Khamenei pun ikut disorot.

Konon, total harta kekayaan Ali Khamenei berlipat-lipat lebih banyak ketimbang aset negara Indonesia. Benarkah Ali Khamenei lebih kaya dari Indonesia?

Harta Kekayaan Ayatollah Ali Khamenei

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. [khamenei.ir]
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. [khamenei.ir]

 

Di balik citra sederhananya sebagai seorang ulama Syiah, muncul pertanyaan besar tentang harta kekayaan Ali Khamenei.

Banyak laporan investigasi internasional mengungkap bahwa Khamenei mengendalikan kerajaan finansial yang luar biasa besar, meskipun secara pribadi ia sering digambarkan hidup sederhana di sebuah rumah di Tehran.

Estimasi kekayaan ini sering dikaitkan dengan organisasi seperti Setad (Markas Pelaksana Perintah Imam), yang didirikan berdasarkan aset yang disita setelah revolusi.

Menurut berbagai sumber terpercaya, kekayaan Ali Khamenei diperkirakan mencapai antara 95 miliar dolar AS hingga 200 miliar dolar AS.

Laporan dari Reuters pada tahun 2013, yang merupakan salah satu investigasi paling mendalam, menyatakan bahwa Setad memiliki aset senilai sekitar 95 miliar dolar AS, termasuk properti real estate, saham perusahaan, dan investasi lainnya.

Organisasi ini awalnya dibentuk untuk mengelola properti yang ditinggalkan atau disita dari rezim Pahlavi dan kelompok minoritas seperti Baha'i.

Namun, seiring waktu, Setad berkembang menjadi konglomerat raksasa yang beroperasi di berbagai sektor, seperti perbankan, telekomunikasi, minyak, dan farmasi.

baca juga

Aset-aset ini tidak secara langsung atas nama Khamenei secara pribadi, tetapi ia memiliki kendali penuh atasnya sebagai Pemimpin Tertinggi, yang memungkinkannya mendanai proyek-proyek negara tanpa pengawasan parlemen.

Beberapa sumber lain memperkuat estimasi ini. Misalnya, laporan dari Hindustan Times baru-baru ini membandingkan kekayaan Khamenei dengan pemimpin dunia lain seperti Donald Trump dan Benjamin Netanyahu.

Hasilnya, empire finansialnya bernilai antara 95 miliar hingga 200 miliar dolar AS, menjadikannya salah satu yang terkaya di dunia.

Situs seperti Celebrity Net Worth menyebutkan bahwa kekayaan pribadinya mungkin hanya sekitar 50 ribu dolar AS, tetapi kendali atas Setad bisa membuat nilai totalnya mencapai ratusan miliar.

Hasil investigasi juga menemukan empire senilai sekitar 95 miliar dolar AS, dengan anaknya Mojtaba Khamenei memiliki kekayaan pribadi lebih dari 3 miliar dolar AS.

Angka-angka ini sering dikaitkan dengan tuduhan korupsi, pencucian uang, dan perdagangan narkoba, meskipun pemerintah Iran membantahnya sebagai propaganda Barat.

Untuk mengonversi estimasi ini ke dalam rupiah Indonesia, kita perlu menggunakan kurs terkini.

Berdasarkan data terbaru pada Maret 2026, 1 dolar AS setara dengan sekitar 16.860 rupiah Indonesia (rata-rata dari sumber seperti Wise, Xe, dan Bloomberg).

Jika kita ambil estimasi bawah yaitu 95 miliar dolar AS, maka nilai tersebut setara dengan sekitar 1.602 kuadriliun rupiah (95.000.000.000 x 16.860 = 1.601.700.000.000.000 rupiah).

Sementara itu, untuk estimasi atas 200 miliar dolar AS, konversinya mencapai sekitar 3.372 kuadriliun rupiah (200.000.000.000 x 16.860 = 3.372.000.000.000.000 rupiah).

Angka-angka ini sangat fantastis, mengingat PDB Indonesia pada 2025 diperkirakan sekitar 1.500 triliun rupiah. Artinya, kekayaan Khamenei bisa setara dengan beberapa kali lipat ekonomi negara kita.

Kontroversi seputar kekayaan Ali Khamenei tidak berhenti di situ. Sanksi dari Departemen Keuangan AS pada 2019 menargetkan Setad karena diduga membantu Iran menghindari sanksi internasional dan menghasilkan pendapatan untuk kepemimpinan.

Kritikus, termasuk oposisi Iran di luar negeri, menuduh bahwa kekayaan ini digunakan untuk memperkaya keluarga Khamenei dan mendukung milisi seperti Hizbullah atau Houthis, bukan untuk kesejahteraan rakyat.

Khamenei sendiri sering menekankan gaya hidup sederhana, dengan keluarganya yang terdiri dari istri Khojaste Bagherzadeh dan empat anak laki-laki serta dua anak perempuan.

Namun, laporan seperti dari BBN Times menyebutkan bahwa putra Ali Khamenei memiliki aset di bank Eropa dan Iran senilai ratusan juta dolar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Gaji Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei?

Berapa Gaji Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei?

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:21 WIB

Harta Kekayaan Ali Khamenei yang Tewas dalam Serangan AS-Israel

Harta Kekayaan Ali Khamenei yang Tewas dalam Serangan AS-Israel

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:03 WIB

Siapa Istri Ali Khamenei? Ikut Tewas dalam Serangan AS-Israel

Siapa Istri Ali Khamenei? Ikut Tewas dalam Serangan AS-Israel

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 09:56 WIB

Terkini

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital

Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:33 WIB

The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan

The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel

Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:28 WIB

GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore

GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:24 WIB

×